Buku Saya Bersyukur, Saya Bahagia ini merupakan kumpulan opini dengan tema yang beragam. Di dalamnya memuat banyak pembahasan yang up to date serta cocok dengan perkembangan zaman masa kini.
Terdapat 34 judul opini yang menarik untuk disimak dan diamalkan. Salah satunya Menjadi Guru yang Menyenangkan, Guru yang Hobi Membaca dan Menulis, Jadilah Guru yang Gemar Membaca, Mendidik Anak Menjadi Pribadi Kreatif, Seni Menjaga Lidah, Menebar Kebaikan Lewat Media Sosial, Cerdas dan Bijak Menggunakan Media Sosial, Sebenarnya Menulis Itu Menyenangkan, Saling Menasihati dengan Cara Santun, dan lain sebagainya.
Dalam mengurai kiat menjadi guru yang menyenangkan, Sam Edy Yuswanto menyatakan seorang guru harus sesekali menyelingi dengan humor yang mendidik agar proses belajar mengajar tidak membuat murid didera stres dan tegang berada terlalu lama di dalam kelas.
Di dalam mengajar juga disarankan menggunakan metode pembelajaran yang variatif. Jangan monoton menyampaikan materi pelajaran dengan cara konservatif. Sesekali guru dituntut untuk berjalan di antara bangku para murid agar bisa mengetahui kondisi murid hingga bangku belakang.
Guru yang baik dan menyenangkan juga harus memiliki hobi membaca buku di rumah, terlebih buku-buku cerita. Menyelingi mata pelajaran dengan cerita atau kisah-kisah positif yang mampu membangkitkan motivasi dan inspirasi bagi murid tentu sangat diperlukan oleh setiap guru.
Banyak manfaat yang dapat dipetik dari sebuah cerita. Antara lain, dengan cerita, manusia bisa mengamati bagaimana cara memecahkan masalah yang sama dengan yang dihadapinya, menemukan gagasan dan kehidupan yang tampak diperlukan oleh manusia lain yang bisa disesuaikan dengan kehidupan mereka, dan lain sebagainya.
Berikutnya, Sam Edy Yuswanto menjelaskan mengenai manfaat membaca dan menulis bagi guru. Bagi seseorang yang berprofesi sebagai guru, harusnya akrab dengan aktivitas membaca dan menulis. Sebab, bagaimana mungkin seorang guru bisa mentransfer ilmu pengetahuan kepada murid-muridnya bila ilmu yang dimilikinya sangatlah minim akibat tidak gemar membaca buku?
Menulis juga menjadi salah satu kegiatan yang tidak boleh diabaikan oleh seorang guru. Dengan menulis, guru dapat menuangkan ide atau gagasan yang dimilikinya. Lebih sederhana lagi, menulis juga dapat dijadikan sebagai sarana menghibur diri setelah seharian melakukan aktivitas yang begitu padat.
Membaca buku ini dapat dijadikan sebagai sarana introspeksi diri dan renungan bagi siapa saja yang membacanya. Terutama bagi kita yang berprofesi sebagai guru, yang kerapkali berselancar di media sosial agar tetap cerdas dan bijaksana, dan lain seterusnya.
Selamat membaca dan mempraktikkan!
Identitas Buku
Judul: Saya Bersyukur, Saya Bahagia
Penulis: Sam Edy Yuswanto
Penerbit: Elex Media Komputindo
Cetakan: I, Maret 2021
Tebal: 188 halaman
ISBN: 978-602-04-9670-2
Baca Juga
-
Modal 2 Juta Bisa Punya "Laptop" Mini? Cek 5 Rekomendasi Tablet Kece Buat Nulis
-
Menimbang Ulang Sekolah Daring di Tengah Krisis Global
-
Ketika Setan Bicara Jujur: Membaca Ulang Kegelapan dalam Buku Curhat Setan
-
4 HP Gaming Murah Rasa Flagship: Layar AMOLED, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
HP Gaming Rp2 Jutaan Gak Kaleng-kaleng! AnTuTu Tembus 400 Ribu, Siap Libas Genshin Impact?
Artikel Terkait
-
Cerita dan Canda dalam Sehimpun Puisi 'Malam Ini Aku Akan Tidur di Matamu'
-
3 Rekomendasi Buku Sains Populer tentang Alam Semesta Karya Carl Sagan
-
Ulasan Buku 'Kamu Gak Sendiri', Bacaan yang Jadi Teman Berbagi Keresahan
-
Ulasan Buku Bapakku Indonesia, Bahan Bacaan yang Klop dengan Momen Agustus
-
Siswa SD Menulis Pengalaman Unik dalam Buku 'Aku dan Kambing Kesayanganku'
Ulasan
-
Dari Perpustakaan ke Hamburg: Manis-Pahit Kisah Alster Lake
-
Dunia Milik Siapa? Bedah Rahasia Penguasa Bareng Noam Chomsky
-
Kenapa Luka Batin Tidak Pernah Hilang? Mengungkap 'Kerak' Trauma yang Membentuk Diri Anda
-
Ketika Setan Bicara Jujur: Membaca Ulang Kegelapan dalam Buku Curhat Setan
-
Bukan Pengikutmu yang Sempurna: Saat Iman Menabrak Tembok Logika
Terkini
-
Modal 2 Juta Bisa Punya "Laptop" Mini? Cek 5 Rekomendasi Tablet Kece Buat Nulis
-
Menimbang Ulang Sekolah Daring di Tengah Krisis Global
-
4 Toner Lokal Ukuran 200-500 ML, Solusi Awet Andalan Kulit Cerah dan Lembap
-
Selat Hormuz Ditutup, Laptop Dibuka: Apakah WFH Solusi Penghematan BBM Nasional?
-
Imajinasi Saja Tidak Cukup, Menulis Fiksi Juga Butuh Riset