Fase menuju kedewasaan baik secara fisik maupun psikis seringkali menjadi perjalanan yang tidak mudah bagi seseorang. Terlebih jika mulai mendapati bahwa ekspektasi yang dimiliki ternyata tidak seindah realita yang ada.
Terkadang cita-cita dan harapan kita dibenturkan oleh kenyataan yang sulit untuk diterima. Dan di fase ini lah, kita mulai mencari jati diri kita yang sesungguhnya. Yakni mengenai siapa diri kita dan apa yang benar-benar kita inginkan dalam kehidupan. Untuk menemani proses pencarian jati diri tersebut, berikut ini 4 rekomendasi buku yang bisa menjadi referensi!
1. Ketika Aku Tak Tahu Apa yang Aku Inginkan Karya Jeon Seunghwan
Ketika mulai dibenturkan dengan kenyataan hidup yang pahit, tak jarang seseorang akan didera perasaan hampa. Tampaknya segala sesuatu terlihat berjalan tidak semestinya.
Jika kamu merasa demikian, buku yang satu ini cocok untuk jadi bacaan. Pasalnya, buku ini memuat sekumpulan gagasan yang bakal relate dengan sejumlah permasalahan yang boleh jadi kamu alami saat sedang merasa kehilangan jati diri.
2. Man's Search For Meaning Karya Viktor Frankl
Selanjutnya, saya amat merekomendasikan buku karya seorang psikiater sekaligus mantan tawanan Nazi ini bagi kamu yang merasa berada di titik terendah dalam hidup.
Ketika membaca tentang betapa peliknya kehidupan para tawanan yang diperlakukan sangat tidak manusiawi ini, pembaca bisa berkaca dan mengambil pelajaran bahwa betapa pun sulitnya hidup, kita masih bisa menemukan makna di dalamnya.
3. The Alchemist Karya Paulo Coelho
Rekomendasi berikutnya adalah novel yang menceritakan perjalanan seorang pemuda bernama Santiago ke Mesir dengan tujuan hendak menemukan harta karun.
Namun alih-alih menemukan harta karun, perjalanan tersebut justru membuatnya berhasil menemukan kekuatan terpendam dalam dirinya sendiri berupa kegigihan memperjuangkan impian.
Bagi kamu yang kehilangan jati diri dan merasa nyaris putus asa dengan tujuan hidupmu, buku yang satu ini semoga bisa menginspirasimu kembali!
4. You Do You Karya Fellexandro Ruby
Terakhir adalah buku non-fiksi yang bisa memandumu untuk menemukan versi hidup yang benar-benar sesuai dengan jati dirimu sendiri.
Jika kamu sering merasa terjebak dengan pilihan-pilihan yang salah, atau mungkin belum menemukan keseimbangan dalam menjalani setiap aspek kehidupan, buku ini layak untuk menjadi bacaan yang bisa memotivasimu!
Demikianlah 4 rekomendasi buku yang bisa membantumu saat berada di fase pencarian jati diri. Bagi kamu yang saat ini bimbang dalam menjalani kehidupan, buku-buku di atas bisa menjadi bacaan yang semoga mampu menginspirasimu!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Atasi Kecanduan Gadget Anak Lewat Baca Nyaring dalam The Book of Read Aloud
-
Sharing Literasi Keuangan dari Ayah Milenial di Buku Kamu Tidak Sendirian
-
Buku Perjalanan Menerima Diri, Wujudkan Self Love dengan Latihan Journaling
-
Buku Obat Sedih Dosis Tinggi, Refleksi agar Semangat Menjalani Hidup
-
Buku Home Learning, Belajar Seru Meski dari dalam Rumah
Artikel Terkait
-
3 Rekomendasi Sunscreen Gel Brand Lokal, Anti Whitecast danTidak Lengket
-
4 Rekomendasi Film Korea Bergenre Komedi, Dijamin Bikin Ketawa!
-
Ulasan Buku Jangan Pusingkan Omongan Orang: Kiat Hidup Tenang dan Bahagia
-
Memahami Pentingnya Arti Keluarga dengan Buku Before We Were Yours
-
Ulasan Buku I Heard you Paint Houses: Kisah Nyata Pembunuh Berantai
Ulasan
-
Ulasan If Wishes Could Kill: Saat Permohonan Berubah Jadi Teror Kematian
-
Sambal Seruit Simpang Kopi, Primadona Pedas Lampung yang Menggetarkan Jambi
-
Sinisme Ghost in the Cell, Saat Kematian Disulap Jadi Karya Seni
-
Mengulik Petrova Line, Garis Ancaman Kiamat dalam Film Project Hail Mary
-
Hitung Mundur Mimpi Buruk dalam Something Very Bad is Going to Happen
Terkini
-
Hak yang Dikhianati: Ketika Pendidikan Dibiarkan Jadi Privilege
-
HP Paling Worth It 2026? iQOO 15R Bawa Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Jumbo
-
Misteri Lampu Petromax, Siapakah Lelaki Pengantar Makanan Tengah Malam Itu?
-
Sambut Takdir Cinta dengan Tulus, TWS Resmi Comeback Lewat Lagu 'You, You'
-
Biaya Tak Tertulis Sekolah Gratis: Catatan Sunyi dari Meja Operator