Buku Rumah Si Jack adalah buku seri cerita anak dan remaja. Seri cerita ini mengisahkan perihal rumah Jack dan segala kegiatannya. Gambar-gambar menarik di dalamnya mampu mengantarkan anak-anak (selaku pembaca) memahami kehidupan sekeliling dengan baik melalui daya khayal.
Terdapat dua judul cerita dalam buku terjemahan ini, yaitu Rumah Si Jack dan Hansel dan Gretel. Dalam cerita Rumah Si Jack diawali dengan pengenalan kondisi rumah Jack, seperti bangunan rumah tampak dari depan, serta harta benda yang terdapat di dalam rumah.
Rumah Jack juga dihuni banyak tikus. Tikus-tikus tersebut memakan gandum sebagai persediaan makanan pokok keluarga Jack. Selain tikus, ada pula kucing pembunuh tikus-tikus yang suka makan gandum. Anjing si Jack juga digambarkan sebagai pengganggu kucing. Lalu terdapat pula sapi bertanduk lusuh.
Pengarang kemudian menampilkan tokoh gadis sedih, seorang laki-laki berpakaian robek, pendeta berkepala plontos, ayam jantan dan petani penebar jagung.
Tokoh-tokoh yang disebut itu lantas dirangkai menjadi satu paragraf.
Ini adalah petani penebar jagung, yang memberi makan ayam jantan yang berkokok di pagi hari, yang membangunkan pendeta berkepala plontos, yang menikahkan laki-laki berpakaian robek dan compang-camping, yang mencium gadis sedih, yang memerah susu sapi bertanduk lusuh, yang mengusir anjing, yang mengganggu kucing pembunuh tikus, yang memakan gandum, yang ada di rumah bangunan Jack.
Begitulah. Sambung menyambung. Jika diurut dari kalimat terakhir, di dalam rumah Jack terdapat gandum. Gandum itu dimakan oleh tikus. Tikus dibunuh oleh kucing. Kucing diganggu oleh anjing.
Sapi bertanduk lusuh diperah susunya oleh gadis sedih. Gadis sedih dinikahi oleh laki-laki berpakaian robek. Keduanya lalu dinikahkan oleh pendeta berkepala plontos. Pendeta dibangunkan oleh ayam jantan yang berkokok di pagi hari. Dan ayam jantan itu diberi makan jagung oleh petani.
Sedangkan dalam cerita bertajuk Hansel dan Gretel mengisahkan sepasang anak yang dibuang ke hutan oleh ayah kandungnya lantaran terjerat kemiskinan. Di dalam hutan itu, Hansel dan Gretel hanya memakan buah arbei.
Beberapa saat kemudian, ketika keduanya hendak memetik buah arbei, mereka didekati oleh burung putih. Burung putih berjambul itu lalu terbang rendah seakan mengajak keduanya ke suatu tempat.
Hansel dan Gretel dibawa ke sebuah rumah yang seluruh atapnya terbuat dari kembang gula, kue dan hal-hal lain yang enak untuk dimakan. Sejak itulah, anak-anak yang kelaparan itu merasakan kebahagiaan yang tak terbilang.
Namun, akhirnya mereka dijebak oleh nenek tukang sihir yang ingin mencelakakan keduanya. Tapi, Tuhan masih berpihak kepada mereka. Hansel dan Gretel selamat dari jebakan nenek sihir. Keduanya pun pulang dengan membawa perhiasan yang mereka temukan di dalam rumah indah itu.
Perhiasan yang mereka dapatkan, kemudian dijual untuk membangun rumah. Mulai saat itu, Hansel dan Gretel menjadi kaya raya dan tidak pernah jatuh miskin lagi.
Identitas Buku
Judul: Rumah Si Jack (Seri Cerita Anak)
Penulis: Tim Nuansa
Penerbit: Nuansa Cendekia
Cetakan: I, 2009
Tebal: 34 Halaman
ISBN: 978-602-8023-82-5
Baca Juga
-
Acer GI0 Resmi Hadir, Kacamata Pintar AI dengan Kamera 12 MP dan Penerjemah Real-Time
-
Memang Sesuai Namanya, PERTAMINA: Pertahun Minyak Naik
-
Lenovo Legion Y900 2026: Tablet Gaming Premium dengan Layar 13 Inci 4K dan Performa Kelas Flagship
-
Paket Datang, Bahaya Tak Terbilang: Sisi Gelap Sampah Belanja Online
-
Di Balik Misteri Nabi Khidir: Mengapa Kisahnya Tidak Pernah Usai untuk Dibahas?
Artikel Terkait
Ulasan
-
Review Teach You a Lesson: Keadilan Datang dengan Cara yang Tidak Biasa
-
Ulasan Dating in the Kitchen, Drama Kuliner yang Dibintangi Zhao Lusi
-
What's Wrong With Secretary Kim: Sinematografi Romansa dan Misteri Menyatu
-
Nothing Uncovered: Kisah Jurnalis yang Kehilangan Kendali atas Kebenaran
-
Dibalik Estetika yang Memanjakan Mata, Another World Mengajarkan Cara Berdamai dengan Masa Lalu
Terkini
-
4 Tone Up Cream Rice Water, Solusi Instan untuk Dapatkan Wajah Cerah Merata
-
Ironi Rupiah Rp18.000: Turis Malaysia Borong Barang, Warga Lokal Menjerit
-
Sedotan Kertas Makin Banyak Digunakan, Benarkah Lebih Ramah Lingkungan?
-
Di Bawah Rp1 Juta, FiiO EH13 Punya Fitur yang Ada di Headphone Rp2 Jutaan!
-
Harga Pertamax Rp16.250: Akankah Layanan GoRide Hemat Segera Dihapus?