Penyuka genre teen fiction mungkin kalian juga akan suka "Factory Reset". Novel karya Nara Lahmusi ini berkisah tentang Naya yang selamat dari aksi bunuh dirinya berkat bantuan Raja, si malaikat magang.
Jadi selain teen, kalian juga akan menemui misteri ringan dalam novel ini. Lalu sesuai judulnya, Naya akan mengalami hilang ingatan kecuali nama Patih. Naya dan Raya pun harus menjalani banyak teka-teki yang sangat misterius.
Menurut saya, idenya luar biasa banget. Pantes aja novel ini menjadi salah satu pemenang di konten Belia Writing Marathon dari Penerbit Bentang Pustaka, dan berhasil dibukukan.
Novel ini juga cocok untuk referensi buat penulis pemula yang mau menerbitkan buku di Bentang Belia milik Bentang Pustaka.
Karena sebelum membaca buku ini, saya tidak pernah terpikir kalau ada tempat untuk me-reset ingatan kayak gini. Andai kenangan buruk juga bisa di-reset kayak ponsel.
Ide segar ini buat cerita ini jadi berbeda dan menarik untuk diikuti. Semua Misteri tentang Naya dan hal yang mengancamnya, sulit ditebak dan semua tebakan saya meleset.
Meski kita nggak ada yang tahu, kejadian ini benar ada di dunia nyata atau tidak. Namun, di dunia medis, ada kondisi saar pasien yang mengalami lamakoma, mereka bisa saja kehilangan ingatan.
Selain ide keren dan cemerlangnya, semua karakternya juga terasa berkesan. Semua tokohnya punya peran penting dan yang paling penting, mereka nggak cuma tempelan.
Seiring bertambahnya jumlah bab, petunjuk akhirnya mulai terungkap dan terlihag jelas mendekati ending. Jadi endingnya terasa memuaskan. Karena membuat ending yang berkesan juga tidak mudah dan tidak semua penulis berhasil melakukannya.
Akhir dari para penjahatnya cukup bikin senyum pas baca. Namun bukan berarti novel ini tidak punya kekurangan. Akhir kisah tokoh utama di luar dugaanku tapi karena masih masuk akal jadi saya pikir tidak masalah.
Saya merekomendasikan buku ini sebagai teman mengisi waktu luang karena ceritanya ringan dan seru.
Identitas Buku
Judul: Factory Reset
Penulis: Nara Lahmusi
Penerbit: Bentang Belia (PT. Bentang Pustaka)
ISBN: 978-602-430-731-8
Sumber: iPusnas
BACA BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Tak Hanya Sesama Teman, Saat Guru dan Dosen Juga Jadi Pelaku Bully
-
Kisah Relawan Kebersihan di Pesisir Pantai Lombok
-
Viral Tumbler KAI: Bahaya Curhat di Medsos Bagi Karier Diri dan Orang Lain
-
Ricuh Suporter Bola hingga War Kpopers, Saat Hobi Tak Lagi Terasa Nyaman
-
Budaya Titip Absen: PR Besar Guru Bagi Pendidikan Bangsa
Artikel Terkait
Ulasan
-
Gie dan Surat-Surat yang Tersembunyi: Belajar Integritas dari Sang Legenda
-
Malang Dreamland Tawarkan Liburan Mewah Dengan View Instagenic
-
Belajar Tentang Cinta dan Penerimaan Lewat 'Can This Love Be Translated?'
-
Pendidikan Kaum Tertindas: Saat Sekolah Tak Lagi Memanusiakan
-
Seri Kedua Novel Na Willa: Konflik dan Kisah Lama Masa Kanak-Kanak
Terkini
-
Fresh Graduate Jangan Minder! Pelajaran di Balik Fenomena Open To Work Prilly Latuconsina
-
Misi Damai di Luar, Kegelisahan di Dalam: Menggugat Legitiminasi Diplomasi
-
Hadapi Sengketa Pajak Rp230 Miliar, Cha Eun Woo Gandeng Firma Hukum Kondang
-
Transformasi AI dalam Ekonomi Kreatif Indonesia: Peluang Emas atau Ancaman?
-
4 Ide Outfit Simpel ala Ranty Maria, Nyaman dan Tetap Modis