Era serba teknologi seperti sekarang ini, seorang guru dituntut memiliki keluasan beragam ilmu pengetahuan. Termasuk pengetahuan tentang bagaimana menggunakan kecanggihan teknologi sebagai alat untuk membantu mempermudah proses belajar-mengajar di sekolah.
Guru yang profesional benar-benar sangat dibutuhkan di zaman sekarang ini. Zaman di mana anak-anak sudah begitu lihai menggunakan perangkat teknologi dan memiliki rasa ingin tahu yang begitu tinggi terhadap sesuatu.
Dalam buku ‘Menjadi Guru Hebat Zaman Now’ dijelaskan, kita terpanggil menjadi guru hebat karena kita berhadapan dengan generasi milenial yang sangat hebat. Dengan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, kesejahteraan, tingkat kecerdasan siswa menjadi lebih tinggi. Tuntutan pun menjadi sangat besar untuk guru.
Seorang guru yang baik didefinisikan sebagai orang yang mampu memahami realitas diri dan terus memantaskan dirinya, baik ilmu, sikap, maupun tindakan. Ia juga sanggup menyampaikan apa yang ada dalam pikiran dan pengalamannya kepada siswa. Selanjutnya, tingkat pemahaman itu dapat diukur melalui tes yang dilaksanakan (hlm. iv).
Guru yang hebat dan profesional dapat ditandai, salah satunya dari kebiasaannya membaca. Yang jadi pertanyaan, seberapa banyak guru-guru di negeri ini yang memiliki kegemaran atau hobi membaca buku?
Banyak membaca buku adalah salah satu modal penting bagi seorang guru. Tentu saja, membaca di sini tak sekadar membaca tanpa makna, akan tetapi juga disertai dengan pemahaman terhadap buku-buku yang dibacanya. Dengan banyak membaca, guru akan memiliki keluasan ilmu yang sangat berguna untuk diajarkan kepada para peserta didiknya.
Hal yang paling penting dalam pemahaman konsep pendidikan adalah membekali diri dengan kemampuan membaca. Inilah yang menjadikan seorang guru mengetahui dan memahami konsep keilmuan yang diperoleh. Dengan kemampuan membaca, seseorang bisa mencapai tingkat pemahaman yang lebih baik (hlm. 6).
Guru profesional juga dapat dilihat dari kepiawaiannya mengajak para murid untuk menggali bakat atau potensi yang ada dalam diri mereka. Setelah itu berusaha membantu untuk mengembangkannya.
Setiap orang terlahir dengan kemampuan dasar yang khas dan butuh disibak. Guru adalah salah satu orang yang berperan untuk menyibak potensi setiap anak agar dapat lebih berkembang. Guru dikatakan hebat bukan karena mengajarkan anak-anak yang sudah pintar dan hebat, tetapi guru yang dapat menyibak kemampuan tersembunyi dan menjadikan anak yang tadinya biasa-biasa saja menjadi siswa yang hebat (hlm. 24).
Buku ‘Menjadi Guru Hebat Zaman Now’ karya Robert Bala yang diterbitkan oleh penerbit Grasindo (Jakarta) ini layak dibaca oleh para guru, sebagai salah satu upaya untuk membantu menjadi seorang guru yang hebat dan profesional.
Baca Juga
-
Dari Batagor Bang Agus Hingga Pindang Bandeng: Menelusuri Ragam Kuliner di Jakarta
-
Review Buku Fobia Cewek: Kumpulan Kisah Lucu dari Pesantren hingga Jadi Penulis
-
Cinta Itu Fitrah, Tapi Sudahkah Kamu Menaruhnya di Tempat yang Tepat?
-
Berhenti Takut Merasa Sepi! Ini Rahasia Mengubah Kesendirian Menjadi Penyembuhan Diri
-
Menyorot Tradisi Membaca Buku di Negara Jepang di Buku Aneh Tapi Nyata
Artikel Terkait
-
Mau Lolos Tes Awal Paket Modul 3 Guru Penggerak? Intip Kisi-kisi dan Contoh Soalnya Disini!
-
Ulasan Buku Burung Nuri dan Semut: Perihal Kebaikan akan Dibalas Kebaikan
-
Ulasan Buku Rinduku Sederas Hujan Sore Itu, Kisah yang Hangat dan Bermakna
-
Memahami Dunia Anak dari Perspektif Orang Dewasa Lewat Buku The World Called Children
-
Ulasan Buku 'Jawaban Untuk Kecemasanmu', Temukan Kedamaian di Tengah Kecemasan
Ulasan
-
Ulasan The Auditors, Kisah Seru Tim Audit yang Bekerja Layaknya Detektif
-
Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Ego Anak, Penyesalan, dan Air Mata di Panti Jompo
-
Hospitality: Seni Memanusiakan Pelanggan di Tengah Persaingan Bisnis
-
Ketika Darah Rakyat Mengakhiri Takhta: Sumatera dalam Kacamata Anthony Reid
-
Seni Menganyam Horor Gotik: Menyelami Jiwa Kreatif di Film I Am Frankelda
Terkini
-
Turki vs Amerika Serikat: Ujian Mental di Akhir Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Hikayat Tanah yang Berkhianat
-
Tumbang Lagi, Pelatih Korea Selatan Buka Suara soal Rumor Keracunan Makanan
-
Saat Jam Tidur Dilonggarkan: Nostalgia Masa Kecil Menonton Piala Dunia dengan Keluarga
-
5 Drama China Populer Bulan Juni 2026, Ada The First Jasmine!