Memilih buku yang tepat untuk anak-anak terkadang susah-susah gampang. Selain memperhatikan visual dan ilustrasi yang menarik minat baca anak, cerita yang memantik imajinasi serta nilai edukasi juga menjadi faktor terpenting dalam bacaan tersebut.
Salah satu buku yang memenuhi kriteria di atas saya temukan dalam buku berjudul 'Berbagi Cerita Berbagi Cinta'. Buku ini ditulis oleh Clara Ng, alumnus Ohio State University yang beberapa karyanya pernah memenangkan penghargaan Adikarya Ikapi untuk kategori buku anak terbaik.
Adapun ilustrasi yang sangat eye-catching didesain oleh Verdi, seorang ilustrator alumni Columbus College Arts, Ohio.
Di dalam buku ini, terdapat 7 kisah yang mengangkat cerita menarik dengan tokoh utama Pascal si singa, Benji si singa laut, keluarga kuda nil, Nana si naga, Ulil si unta, Lupi si manusia pelupa, dan Dini si bebek.
Selain menggunakan tokoh-tokoh dengan ilustrasi yang lucu dan menggemaskan, cerita-cerita di atas juga mengajarkan mengenai nilai-nilai keseharian yang patut diketahui anak-anak yang dikemas dalam format bilingual, bahasa Inggris-Indonesia.
Misalnya pada cerita berjudul Gaya Rambut Pascal. Pascal si singa sangat bangga dengan rambut lebatnya yang panjang alami.
Namun, saat akan menghadiri acara malam festival hutan rimba, ia kebingungan untuk memilih tatanan rambut yang pas. Karena ia terpilih untuk memimpin kegiatan parade, Pascal terpikir untuk mengubah tatanan rambutnya. Namun saat beberapa kali diubah, Pascal tidak menemukan gaya rambut yang pas.
Saat kelelahan memilih itulah, akhirnya ia sadar bahwa gaya rambut terbaik adalah membiarkannya sebagaimana adanya.
Lewat cerita ini, kita diajarkan agar tidak mesti mengikuti gaya dan penampilan orang lain demi dinilai keren. Cerita mengenai Gaya Rambut Pascal ini memberi pesan kepada anak agar memiliki rasa percaya diri dan bangga menjadi dirinya sendiri.
Saat mungkin ada banyak pengaruh dari lingkungan entah baik atau buruk, godaan tren FOMO (Fear of Missing Out) atau takut ketinggalan, insecurity di kalangan remaja, hingga sederet citra yang ditampilkan para idola di media sosial, ajaran-ajaran untuk meyakini kekuatan yang ada pada diri sendiri sebagaimana kisah Pascal di atas bisa menjadi hal yang menginspirasi tidak hanya bagi anak-anak, tapi juga orang dewasa.
Selain cerita di atas, masih ada cerita menarik lainnya yang tak kalah seru. Bagi yang sedang mencari bacaan yang ramah bagi anak, buku Berbagi Cerita Berbagi Cinta ini adalah salah satu rekomendasi bacaan yang sayang untuk dilewatkan!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Buku Ya Tuhan, Desain Grafis, Deadline, Doa: Curhat Absurd Pekerja Kreatif
-
Refleksi Idul Adha dalam Pendidikan Anak di Buku Kiat Menjadi Guru Keluarga
-
Dear You: Antara Cinta, Patah hati, dan Kisah yang Tak Pernah Usai
-
Keyakinan yang Mengubah Realitas dalam Buku Spontaneus Healing of Belief
-
Productivity Hack: 80 Inspirasi untuk Mendongkrak Produktivitas Pribadi
Artikel Terkait
-
Kembalikan Dirimu yang Hilang Lewat Buku 'Aku yang Sudah Lama Hilang'
-
Pentingnya Menggali Bakat dalam Buku Cara Gampang Menemukan Bisnis Hebat
-
Ulasan Buku 'Hidup Satu Kali Lagi', Menyadari Hidup untuk Kehidupan setelah Mati
-
Ulasan Buku 'Welcoming Feelings', Ketika Kelemahan Menjadi Kekuatan
-
Tanamkan Jiwa Tolong Menolong dalam Buku 'Persahabatan Burung dan Gajah'
Ulasan
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Pulang dan Kisah Eksil yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai
-
Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran
-
Review Film Batwara 1947: Kisah Haru di Balik Perpecahan Dua Bangsa Besar
Terkini
-
Bikin Matte Seharian! 4 Sunscreen Korea Oil Control untuk Kulit Berminyak
-
NTT Belum Tenang: Jangan Biarkan Seremoni Mengalahkan Kemanusiaan
-
Desil 10 dan Fakta yang Berbeda: Ketika Data Pemerintah Dipertanyakan Warga
-
5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!
-
Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?