Selain bermain dengan berbagai media untuk sarana bersenang-senang, orang tua juga perlu mencoba untuk mengajak anak beraktivitas yang dapat menumbuhkan potensi-potensi baik yang ada di diri anak. Salah satunya dengan melatih anak untuk menceritakan kembali mengenai kisah yang baru saja ia baca.
Dalam menyampaikan cerita, banyak unsur yang harus dipenuhi, mulai dari memilih cerita, hingga memperhatikan bagaimana penyampaian ceritanya. Dengan kegiatan ini, anak dapat belajar memilih cerita yang paling ia suka, lalu belajar menceritakannya kembali kepada orang lain.
Terdapat buku yang cocok bagi anak-anak untuk menumbuhkan semangat berliterasi sejak dini, pentingnya membaca, dan menghargai buku. Buku yang dimaksud bertajuk Seri Dendang Kencana: Festival Buku Favorit.
Buku ini dapat membawa pembaca cilik ke dalam petualangan penuh warna dan imajinasi. Cerita di dalamnya mengisahkan semangat seorang anak yang ingin mengikuti peringatan Hari Buku Sedunia yang digelar di sekolah.
Dengan penuh antusias, siswa bernama Nara, Damar dan Agam mencari buku favorit yang dapat diceritakan kembali sekaligus menginspirasi teman-temannya. Sepanjang cerita, ketiga anak tersebut belajar tentang pentingnya membaca, kreativitas, dan bagaimana buku dapat membuka wawasan dunia.
Untuk menyambut Hari Buku Sedunia itu, Nara, Damar dan Agam akan tampil di depan kelas dengan berbeda ekspresi juga kreasi. Nara akan berbagi cerita kepada teman-temannya dari buku yang sudah selesai ia baca. Namun, malam harinya, Nara sempat bingung mencari-cari bukunya. Setelah ia menenangkan diri dan mengingat-ingat lagi buku yang baru dibelinya kemarin, akhirnya perlahan-lahan ia mengurutkan kejadian kemarin saat terakhir melihat bukunya.
Setelah berpikir beberapa saat, Nara baru ingat, kemarin ia sempat membaca bukunya di halaman belakang. Benar saja, rupanya kemarin setelah Nara membacanya, ia lupa membawanya kembali ke kamar.
Usai bukunya ditemukan, Nara mulai membaca ulang buku barunya dan berlatih menceritakannya di depan cermin. Sementara itu, di malam yang sama, Damar juga berlatih menceritakan buku yang paling disukainya di depan adiknya.
Sedangkan Agam, ia tak mau menceritakan buku favoritnya biasa-biasa saja. Ia ingin beda dari yang lain. Setelah Agam membolak-balikkan bukunya sampai benar-benar paham isi ceritanya, lalu mengambil kertas karton, gunting, krayon warna, lem, dan stik penyangga untuk membuat dua ekor naga sebagai alat pendukung cerita.
Disampaikan melalui bahasa yang sederhana, sehingga buku ini cocok untuk anak-anak. Ilustrasi yang ceria dan penuh warna mendukung suasana cerita, membantu anak-anak terhubung dengan isi cerita sekaligus meningkatkan daya tarik visual.
Buku yang ideal untuk mengenalkan anak-anak pada pentingnya membaca sejak dini. Sangat cocok pula digunakan oleh orang tua dan guru untuk membangun kebiasaan membaca pada anak. Sangat direkomendasikan untuk anak-anak usia 4-8 tahun sebagai bacaan ringan yang mendidik dan menyenangkan. Selamat membaca!
Identitas Buku
Judul: Seri Dendang Kencana - Festival Buku Favorit
Penulis: Watiek Ideo dan Nindia Maya
Penerbit: Bhuana Ilmu Populer
Cetakan: I, Februari 2020
Tebal: 36 Halaman
ISBN: 978-623-216-867-1
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Membaca Kelakar Madura Buat Gus Dur: Sebuah Buku Tentang Indonesia yang Menggelitik
-
Kentut Kosmopolitan: Catatan Nakal tentang Jakarta ala Seno Gumira Ajidarma
-
iQOO 16: Monster Performa dengan Kamera Periskop 50MP dan Chip 2nm Terbaru
-
Honor Win Turbo, HP Gaming Baru dengan Tenaga dan Baterai Tak Masuk Akal
-
Trump T1: HP dengan Spesifikasi Premium, Buatan Perusahaan Donald Trump
Artikel Terkait
-
Kisah Haru Para Pendidik Demi Mencerdaskan Generasi Bangsa dalam Guru Cinta
-
Ulasan Buku Ikan Selais dan Kuah Batu: Kisah Persahabatan Manusia dan Ikan
-
Bongkar Pasang Kurikulum Pendidikan: Jangan Sampai Siswa dan Guru jadi Kelinci Percobaan!
-
Menjadi Pemuda yang Semangat Bekerja Keras dalam Buku Kakap Merah Ajaib
-
Program Edukatif Ajak Anak-anak Menonton Film Lokal, Ini Deretan Manfaatnya
Ulasan
-
Film Swapped dan Cara Unik Mengajarkan Empati Lewat Pertukaran Tubuh
-
Maju Dengan Berani atau Tidak Sama Sekali! Meminang Asa di Zero to Hero
-
Membongkar Sisi Kelam Orde Baru dalam 'Larung': Sastra yang Menolak Dibungkam
-
Novel Misteri Kota Tua, Petualangan Beno Menyusuri Sejarah Kota Tangerang
-
Man on Fire, Series yang Sibuk Jadi Thriller Politik Sampai Lupa Rasa
Terkini
-
5 Toner AHA BHA untuk Atasi Jerawat dan Bruntusan, Kulit Jadi Lebih Mulus!
-
Live Action BLUE LOCK Rilis Visual 20 Karakter Utama Jelang Tayang Agustus
-
Ketika Keresahan Masyarakat Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Nggak Pakai Dolar"
-
Turun Stasiun, Langsung Jalan-Jalan! 5 Rekomendasi Destinasi Wisata Praktis di Purwakarta
-
Berhenti Merasa Nyaman dalam Ketidaktahuan: Mengapa Istri Wajib Tahu Keuangan Keluarga