‘80 for Brady’, film komedi yang bukan hanya menghibur, tapi juga memberi kita pelajaran berharga tentang persahabatan, semangat hidup, dan bagaimana usia bukanlah halangan untuk berpetualang.
Film 80 for Brady' diproduksi Tom Brady (ya, dia yang terkenal sebagai quarterback NFL), film ini disutradarai Kyle Marvin dan dibintangi para legenda Hollywood, di antaranya: Jane Fonda, Lily Tomlin, Sally Field, dan Rita Moreno.
Mereka mengemban karakter wanita lansia yang penuh semangat untuk mengejar impian, dan itu adalah hal yang sangat menarik untuk dibahas!
Buat kamu yang masih asing dengan istilah quarterback. Istilah quarterback sebenarnya adalah posisi dalam olahraga sepak bola Amerika (American Football) yang kebanyakan pakai tangan saat melempar atau menangkap bola.
Eh, iya, bolanya bentuknya oval ya. Nah, quarterback itu, pemain yang memimpin serangan tim dan bertugas ngasih bola pada rekan satu tim (melalui passing atau handing off), atau kadang-kadang, membawa bola sendiri untuk mendapatkan yard atau mencetak poin. Posisi ini sering dianggap sebagai yang paling penting di lapangan karena quarterback adalah "otak" dari serangan tim.
Kalau dikaitkan dengan Tom Brady, dia adalah quarterback legendaris. Sudah paham ya?
Sinopsis Film 80 for Brady
Film 80 for Brady terinspirasi kisah nyata tentang empat wanita lansia yang mengagumi quarterback Tom Brady. Namun, lebih dari itu, mereka pun menunjukkan persahabatan sejati yang bertahan melewati waktu.
Di sini, kita nggak hanya melihat para perempuan itu berperan sebagai ibu-ibu baik hati dalam kisah modern yang menghangatkan hati, tapi juga sebagai sosok yang memperlihatkan bagaimana mereka tetap berani menghadapi segala ketidakpastian hidup.
Kehebatan Karakter Perempuan dalam 80 for Brady
Keempat karakter utama yang diperankan Fonda, Tomlin, Field, dan Moreno, masing-masing punya cerita dan tantangan hidup yang berbeda, tapi semua dipersatukan persahabatan yang kuat dan keberanian untuk keluar dari zona nyaman.
Trish (Jane Fonda) adalah penulis fiksi erotis yang mencari cinta tapi sering banget patah hati, Lou (Lily Tomlin) yang berjuang dengan kanker, Betty (Sally Field) yang merasa terabaikan oleh suaminya, dan Maura (Rita Moreno) yang masih berduka atas kehilangan suaminya.
Mereka tuh memutuskan berpetualang ke Super Bowl 2017, untuk melihat Tom Brady, sebagai bentuk pelarian dari kehidupan mereka yang penuh lika-liku.
Apa yang membuat karakter-karakter ini menarik, tentunya bagaimana mereka menghidupkan perasaan manusiawi yang universal. Meskipun mereka sudah berusia lanjut, bukan berarti mereka harus puas dengan rutinitas hidup yang monoton.
Mereka membuktikan, hidup masih bisa dinikmati dan penuh petualangan meski usia sudah nggak lagi muda. Pesannya kuat banget, nggak ada kata terlambat untuk mengejar kebahagiaan atau mencoba hal-hal baru.
Dengan chemistry yang kuat antara para aktris, terutama Fonda dan Tomlin yang sudah terbiasa bekerja bersama di Series Grace and Frankie, film ini jadi terasa seperti perayaan reuni yang menular ke penontonnya.
Fonda, Tomlin, Field, dan Moreno seriusan masih punya pesona dan kemampuan akting yang luar biasa. Masing-masing ngasih warna berbeda pada karakter yang mereka perankan.
Beberapa Klise
Meskipun film ini sangat menghibur, ada beberapa elemen yang terasa klise, seperti karakter-karakter terlalu stereotipikal, misalnya Trish yang terlalu jatuh cinta dengan mudah atau Lou yang penyakitan. Nasib mereka sangat bisa ditebak, tapi berkat aktingnya, hal itu nggak terlalu mengganggu.
Dalam beberapa bagian, ceritanya berjalan sangat cepat, kadang-kadang terlalu terburu-buru untuk mengejar momen-momen komedi atau plot yang sebenarnya bisa dikembangkan lebih dalam. Hal ini membuat beberapa sub-plot nggak dieksplorasi secara maksimal, meskipun tetap bisa dinikmati secara keseluruhan.
Okelah kalau begitu. Jika kamu sedang mencari film yang menghibur sekaligus menginspirasi, film 80 for Brady jelas layak untuk ditonton! Film ini sudah tersedia di Netflix. Selamat nonton ya.
Skor: 3,5/5
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Film War Machine: Latihan Militer Mendadak Berubah Jadi Teror Robot
-
Menelisik Satir Horor yang Unik meski Nggak Sempurna dalam Film Setan Alas!
-
Empat Nasi Box Menjelang Puasa
-
Keseruan Film Hoppers yang Bereksperimen Melalui Cerita dan Perpaduan Genre
-
Mendalami Sensualitas dan Cinta Paling Liar dalam Film Wuthering Heights
Artikel Terkait
-
Ada Suzy, Ini Para Pemeran Film 7 Am Breakfast Meeting for The Heartbroken
-
Aktor Laga Sandy Permana Meninggal Dunia, Intip Film yang Pernah Diperankan
-
Ulasan Film Rocky: Kisah Petinju Lokal Meraih Kesuksesan di Dunia Tinju
-
Ulasan Before I Fall: Kisah Seorang Gadis yang Mengalami Absurditas Hidup
-
Film Anime Tooi-san dari Strawberry Prince Akan Rilis dalam Wake Dekat Ini
Ulasan
-
Digarap 5 Tahun, Pelangi di Mars Jadi Film Sci-Fi Indonesia yang Dinanti
-
Menemukan Kembali Arah Hidup di Novel Antara Berjuang dan Menyerah 2
-
Film War Machine: Latihan Militer Mendadak Berubah Jadi Teror Robot
-
Rumah yang Hampir Runtuh: Pelajaran Hidup dari Cicilan Rumah yang Menjerat
-
Novel The Case We Met: Romansa, Teka-teki Hukum, dan Realitas Dunia Medis
Terkini
-
Premium ala Flagship, Harga Tetap Bersahabat: Vivo V70 Kini Lebih Sempurna
-
70% Perempuan Alami Kekerasan di Tempat Kerja, Ini Saatnya Benahi Sistem
-
Politisi Baperan: Dikit-dikit Somasi, Lama-lama Lupa Cara Diskusi
-
Misi Menembus Meja Humas: Saat UAS Jadi Saksi Bisu Mahasiswi Pantang Menyerah
-
I.O.I Buka Akun Media Sosial Resmi Baru Jelang Comeback Anniversary ke-10