Di dunia yang penuh dengan kisah cinta, terkadang kebohongan jadi jalan pintas untuk meraih hati seseorang. Nah, Film The Love Scam mengangkat tajuk demikian melalui tangan dingin Sutradara Umberto Riccioni Carteni. Sudah terbayang kisah film ini macam apa kan? Ingin tahu banyak detailnya? Fokus saja di sini dan baca sampai tuntas ya.
Sinopsis Film The Love Scam
Mengisahkan dua bersaudara, Vito (Antonio Folletto) dan Antonello (Vincenzo Nemolato), tengah berjuang menyelamatkan rumah keluarga mereka, yang terancam dijual seorang pengembang kaya raya. Di tengah situasi sulit itu, Vito berusaha mendapatkan hak asuh anaknya, Napoleon, setelah pasangannya pergi ke luar negeri. Dalam usaha yang tengah diperjuangkan, mereka merencanakan sebuah tipu daya: Vito menyamar jadi Carlo, pria kaya yang ingin menarik perhatian Marina (Laura Adriani), putri dari sosok pengembang tersebut. Kelanjutannya gimana? Harus nonton dong!
Premisnya Klasik tapi Asyik
Cerita tentang penyamaran demi memenangkan hati seseorang sudah sangat umum dalam genre komedi romantis. Namun, Film The Love Scam agak beda ya. Walaupun premisnya klasik banget, film ini tetap terasa menyenangkan buat diikuti. Ya, ini berkat karakter-karakter yang kuat dan chemistry apik antara para pemain.
Antonio Folletto, yang berperan sebagai Vito dan juga Carlo, mampu membawakan dua peran dengan sangat baik, dari sosok ayah bertanggung jawab hingga pria yang memalsukan identitasnya. Laura Adriani sebagai Marina pun, menampilkan penampilan menariknya. Marina mungkin di awal-awal terlihat serius dan kaku, tapi perlahan-lahan berkembang jadi karakter yang lebih manusiawi dan hangat.
Selain dari karakter-karakternya, aku juga suka penggambaran suasana Italia Selatan yang indah. Seriam frame-nya, berhasil menangkap keindahan alam dan arsitektur di sekitar Naples.
Dan, meskipun alur cerita mudah ditebak, masih ada banyak momen yang bikin senyum-senyum kok. Bahkan, momen-momen romantis yang tulus antara Vito dan Marina terasa menyentuh, bahkan jika kita sudah tahu bagaimana akhirnya.
Okelah, biarpun nggak menawarkan sesuatu yang benar-benar baru, film ini tetap berhasil menyentuh hati penonton (diriku). Film ini sudah tersedia di Netflix dan kamu bisa menonton ya.
Skor: 3/5
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Review Why Did I Get Married Again?: Biasa dan Mudah Ditebak
-
Review Cold Storage: Ketika Ruang Penyimpanan Berubah Jadi Perangkap
-
Simbolisme Angel dan Lucifer, Detective Conan: Fallen Angel of the Highway
-
Review Hope: Ketika Ketidaktahuan Manusia Jadi Kekacauan yang Mematikan
-
Review Chronovisor: Saat Kebenaran dan Teori Konspirasi Sulit Dibedakan
Artikel Terkait
-
When the Stars Gossip, Drama Baru Lee Min-ho Turun Rating hingga 2 Persen
-
Trailer Serial Apple Cider Vinegar: Kisah Influencer Kesehatan yang Menipu
-
Review Film Vesper, Jangan Capek Sayangi Bumi!
-
Midnight in Bali, Mengulik Representasi LGBTQ+ di Perfilman Indonesia
-
Definisi Cantik dalam Film The Most Beautiful Girl in the World
Ulasan
-
Bukan Hanya Romance: Bagaimana Trilogi 'Before' Memotret Realisme Hubungan
-
Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan
-
Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!
-
Through the Darkness: Mengurai Criminal Profiling dan Psikologi Kejahatan
-
5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap
Terkini
-
Bye-Bye Muka Tomat! Ini 4 Soothing Gel Mugwort Khusus Kulit Berminyak, Cuma 30 Ribuan
-
Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026
-
Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
-
Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?