Cinta Paling Rumit merupakan buku antologi cerpen karya Boy Candra yang pertama kali diterbitkan oleh Penerbit KataDepan pada tahun 2018. Buku ini berisi 28 cerpen yang tiap-tiap ceritanya mengisahkan persoalan tentang cinta.
Sementara itu, Boy Candra tidak mendefinisikan cinta secara sempit karena pada kenyataannya, ekspresi cinta dalam novel ini ditujukan untuk banyak hal, seperti kepada sesama manusia, pekerjaan, dan kehidupan. Di samping mengusung tema percintaan yang romantis dan mengharukan, buku ini juga menyentil realitas terhadap karier, politik, ketimpangan sosial, kisah mistik, hingga tragedi.
Pembaca seolah diajak untuk menyelami kembali makna cinta yang sesungguhnya melalui kisah dalam cerpen Cinta Paling Rumit, Kau adalah Bahaya yang Sengaja Kumasuki, dan Hari Paling Pahit. Hubungan antara sesama manusia disusun depan apik sehingga kita bisa merefleksikan ikatan manusia yang rumit.
Meskipun memang beberapa cerita terkesan lovey dovey atau penuh kasih sayang, lebih jauh Boy Candra juga tampaknya ingin memperlihatkan hubungan percintaan dewasa yang sehat. Dalam hal ini, kisah asmara mereka tidak hanya ditampilkan sisi mesranya saja, melainkan ada konflik dan penyelesaian masalahnya.
Sejalan dengan judul bukunya yang berbunyi "Cinta Paling Rumit", makna cinta dalam buku ini pun tak kalah ruwet untuk dipahami. Oleh sebab definisi cinta yang abstrak, tetapi sekaligus luas. Maka, buku ini memperlihatkan pula persoalan-persoalan yang jauh lebih kompleks.
Misalnya dalam cerpen berjudul Lima Belas Wasiat Ibu, Dasar Jurang, dan Anak Lelaki yang Dilahirkan dan Dibesarkan oleh Kesepian, berhasil menyentil kondisi sosial yang memprihatinkan. Beberapa cerpen tersebut, mengisahkan tentang perjuangan tokoh untuk bertahan hidup dan mengatasi ketidakadilan yang diterimanya.
Maka dalam hal ini, pemaknaan cinta meluas kepada perasaan cinta terhadap hidup dan keadaan di sekitarmu. Bahwa cinta memanglah tidak selamanya merah muda dan menggembirakan.
Mengingat ada lebih dari 20 judul cerpen di buku ini, sebenarnya banyak pula isu lain yang disinggung Boy Candra, seperti perjuangan dan semangat menegakkan keadilan untuk bangsa, kisah ngeri dalam bentuk cerita kematian dan kehilangan, hingga idealisme mahasiswa.
Buku ini cukup berhasil merangkum berbagai ekspresi cinta yang terkadang sulit diartikan. Narasi yang digunakan juga lugas dan indah sehingga mood pembaca bisa langsung menyesuaikan isi cerita yang berbeda-beda topik.
Identitas buku
Judul: Cinta Paling Rumit
Penulis: Boy Candra
Penerbit: KataDepan
Tahun terbit: 2018
Tebal buku: 340 halaman
Baca Juga
-
The Exorcism of Emily Rose: Film Horor Gabungkan Fakta Ilmiah dan Spiritual
-
Novel The Old Man and the Sea: Memaknai Perjuangan Hidup sang Nelayan Tua
-
Novel Le Petit Prince: Potret Kehidupan Dewasa dari Kacamata Pangeran Cilik
-
Buku If All the World Were: Refleksi Lembut Soal Kepergian Orang Terkasih
-
Novel Kencan Kilat: Lika-Liku Mencari Jodoh Lewat Aplikasi Dating
Artikel Terkait
-
Buku Loving The Wounded Soul: Panduan Menghadapi Depresi
-
Mengurai Makna Rezeki dalam Buku Rezekimu Sudah Dijamin
-
Valentine's Day: Mengkritisi Dampak Perayaan Terhadap Identitas Muslim
-
Menyelami Novel Sunset Bersama Rosie, Memahami Arti Cinta, Kehilangan, dan Persahabatan
-
Ulasan Buku Aku Pantang Menyerah, Cara Menyikapi Sebuah Kegagalan
Ulasan
-
Novel Perempuan Bersampur Merah: Kisah Nyata Dukun Suwuk yang Difitnah
-
"Hidup Hanya Menunda Kekalahan": Jejak Filosofis Chairil Anwar dalam Aransemen Musik Banda Neira
-
Menelisik Satir Horor yang Unik meski Nggak Sempurna dalam Film Setan Alas!
-
Politik Pembangunan dan Marginalisasi Warga Pesisir dalam Si Anak Badai
-
Teka-teki Rumah Aneh: Misteri Kamar Tanpa Jendela dan Pergelangan Tangan yang Hilang
Terkini
-
Idulfitri Jalur Zen: Strategi Ibu-Ibu Hadapi Pertanyaan "Mana Calon Menantunya?".
-
Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi
-
Bingung Pilih Skincare? Yoursay Class Bareng Mydervia Punya Jawabannya
-
Bye Kulit Kering! 4 Cleanser Glycerin Bikin Lembap Tahan Lama Selama Puasa
-
Ramadan Connect by Yoursay: Diskusi New Media Jogja soal Niche dan Cuan