Bicara tentang definisi rezeki memiliki cakupan makna yang sangat luas. Tidak hanya sebatas berbentuk uang atau harta yang berlimpah belaka. Melainkan lebih dari itu. Kesehatan yang masih kita rasakan hingga saat ini juga termasuk rezeki yang harus selalu disyukuri.
Bahkan kesehatan adalah rezeki yang tak bernilai. Artinya tak bisa diukur dengan segunung harta sekali pun. Oleh karenanya, jangan pernah kita menjadi manusia yang kufur dan mengingkari beragam nikmat yang telah diberikan Tuhan kepada kita.
Bicara tentang keragaman rezeki, dalam buku ‘Rezekimu Sudah Dijamin’ diterangkan bahwa rezeki yang diberikan oleh Allah bermacam-macam bentuknya. Waktu yang lapang, anak yang saleh dan salehah, badan yang sehat, jiwa yang bahagia dan seterusnya adalah berbagai rezeki dari Allah. Meskipun seringkali manusia mengidentikkan rezeki hanya dengan sesuatu yang berupa harta dan kekayaan.
Hal yang perlu digarisbawahi bahwa rezeki yang berupa harta benda itu harus kita upayakan. Kita harus berusaha meraihnya dengan cara, misalnya bekerja. Carilah pekerjaan yang sesuai dengan bidang yang kita kuasai, selagi itu halal, kerjakanlah dengan sungguh-sungguh. Iringi usaha dengan doa, agar hasilnya bisa maksimal.
Pekerjaan yang halal, akan memberikan keberkahan. Dalam buku ini dijelaskan bahwa jika rezeki yang diperoleh melalui jalan halal maka akan menghasilkan rezeki halal dan dihisab sebagai pahala. Sedangkan rezeki yang diperoleh dari jalan haram maka akan mendapatkan rezeki haram dan dihisab sebagai dosa. Maka menjadi penting untuk memastikan bahwa rezeki yang didapat melalui usaha manusia ini ada di jalan yang halal.
Tak perlu merasa gundah ketika apa yang kita usahakan belum menuai hasil. Apalagi sampai merasa bahwa jalan rezeki kita macet atau telah tertutup rapat. Kita harus yakin dan percaya bahwa pintu atau jalan rezeki itu amatlah banyak dan kita hanya perlu berusaha mencari jalan-jalan rezeki tersebut.
Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah pernah menjelaskan, “Jika Allah—dengan hikmah-Nya—berkehendak menutup salah satu jalan rezekimu, Dia pasti—dengan rahmat-Nya—membuka jalan lain yang lebih bermanfaat bagimu” (hlm. 49).
Buku berjudul ‘Rezekimu Sudah Dijamin’ karya Mifta Novikasari yang diterbitkan oleh Quanta (Jakarta) ini menarik dibaca dan dapat memotivasi kita agar pantang menyerah dalam meraih rezeki-Nya.
Baca Juga
-
Review Buku Fobia Cewek: Kumpulan Kisah Lucu dari Pesantren hingga Jadi Penulis
-
Cinta Itu Fitrah, Tapi Sudahkah Kamu Menaruhnya di Tempat yang Tepat?
-
Berhenti Takut Merasa Sepi! Ini Rahasia Mengubah Kesendirian Menjadi Penyembuhan Diri
-
Menyorot Tradisi Membaca Buku di Negara Jepang di Buku Aneh Tapi Nyata
-
Cintai Diri, Maka Kamu Akan Bahagia: Seni Menjalani Hidup Bahagia
Artikel Terkait
-
Cara Dapat Cek Kesehatan Gratis untuk Bayi Baru Lahir, Mulai Februari 2025!
-
Rocky Gerung: Retorika Antikorupsi Prabowo Perlu Dibuktikan dengan Langkah Nyata
-
Valentine's Day: Mengkritisi Dampak Perayaan Terhadap Identitas Muslim
-
Menyelami Novel Sunset Bersama Rosie, Memahami Arti Cinta, Kehilangan, dan Persahabatan
-
Ulasan Buku Aku Pantang Menyerah, Cara Menyikapi Sebuah Kegagalan
Ulasan
-
Ruang Tenang: Validasi untuk Jiwa yang Lelah dan Hati yang Ingin Rehat
-
Kuroko no Basket: Persahabatan, Persaingan Sehat, Pengakuan, & Bola Basket
-
Sedang Kehilangan Arah? Novel 'Rumah' Karya J.S. Khairen Akan Menemanimu
-
The Manipulated: Saat Korban Terpaksa Menjadi Pelaku untuk Bertahan Hidup
-
Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu: Kemiskinan Tak Selamanya Mematikan Harapan
Terkini
-
Perempuan Bermata Kelam yang Menjanjikan Kemakmuran
-
Sinopsis We Are Worse at Love than Pandas, Drama yang Dibintangi Ikuta Toma
-
Mau Kulit Cerah Merata? 5 Rekomendasi Sabun Batang untuk Atasi Kulit Kusam
-
Setelah 5 Tahun Hiatus, Manga GANGSTA. Lanjutkan Serialisasi Mulai 3 Juli
-
Kerja Iya, Urus Rumah Jalan Terus: Mengapa Beban Perempuan Masih Timpang?