"B.J. Habibie: The Power of Ideas" adalah sebuah biografi intelektual yang ditulis oleh jurnalis senior Andi Makmur Makka. Buku ini tidak hanya memotret kehidupan pribadi dan karier B.J. Habibie, tetapi juga mencoba mengurai kekuatan gagasan-gagasannya yang telah memberikan pengaruh besar terhadap Indonesia, baik dalam bidang teknologi, politik, maupun nilai-nilai kepemimpinan.
Buku ini mengusung gaya penulisan naratif-ekspositori yang kaya informasi dan penuh kutipan dari tokoh-tokoh yang mengenal Habibie secara langsung. Dengan menggunakan pendekatan tematik dan kronologis, Makka menampilkan Habibie bukan hanya sebagai figur publik, melainkan juga sebagai pribadi yang kompleks.
Sesuai dengan judulnya, buku ini menekankan pada kekuatan ide Habibie, terutama yang berkaitan dengan teknologi dan pembangunan sumber daya manusia. Penulis menyajikan bagaimana ide Habibie menjadi penggerak utama dalam pengembangan industri pesawat terbang nasional melalui IPTN.
Buku ini juga menyajikan kisah masa kecil Habibie di Parepare, Sulawesi Selatan, serta pengaruh dari sang ibu yang mendorongnya menjadi pribadi yang mandiri dan intelektual. Latar pendidikan Habibie di Jerman Barat sangat ditekankan sebagai fondasi pembentukan pola pikirnya yang rasional, terstruktur, dan futuristik.
Andi Makmur Makka memaparkan perjalanan karier Habibie di perusahaan penerbangan Messerschmitt-Bölkow-Blohm (MBB) di Jerman. Di sinilah Habibie dikenal sebagai ilmuwan dan insinyur kelas dunia, mengembangkan teori “crack propagation” yang menjadi landasan penting dalam dunia teknik penerbangan.
Salah satu momen penting yang diangkat dalam buku ini adalah ketika Presiden Soeharto memanggil Habibie pulang ke Indonesia pada 1974. Habibie meninggalkan karier gemilang di Eropa dan memilih mengabdi untuk membangun kemandirian teknologi bangsa.
Buku ini juga mengulas peran Habibie sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi selama lebih dari dua dekade. Ia memperkenalkan konsep link and match antara pendidikan dan industri, serta mendorong terciptanya SDM unggul melalui program beasiswa ke luar negeri.
Bab khusus membahas kiprah Habibie dalam mendirikan Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) dan pengembangan pesawat N-250, simbol kejayaan teknologi Indonesia pada masanya. Di sini terlihat betapa ide besar Habibie sangat terintegrasi dengan langkah-langkah nyata pembangunan nasional.
Buku ini juga menampilkan Habibie sebagai sosok presiden yang menjabat di masa krisis, tepat setelah runtuhnya Orde Baru. Dengan gaya kepemimpinan yang demokratis, Habibie membuat sejumlah keputusan penting seperti kebebasan pers, pembebasan tahanan politik, dan referendum Timor Timur.
Sebagai Presiden ketiga RI, Habibie memperkenalkan berbagai ide untuk memperbaiki sistem politik yang selama ini sentralistik. Ia membuktikan bahwa pemimpin teknokrat pun mampu mengelola transisi demokrasi dengan stabil, meski dalam waktu yang sangat singkat.
Penulis menekankan pentingnya gagasan Habibie tentang pembangunan manusia sebagai aset utama bangsa. Ia percaya bahwa investasi terbesar bangsa bukan pada infrastruktur fisik, tetapi pada pendidikan dan ilmu pengetahuan.
Buku ini juga mengulas karakter Habibie sebagai pemimpin yang berintegritas tinggi, jujur, dan memiliki semangat kerja keras. Kepemimpinannya yang humanis dan berbasis nilai menjadi contoh langka dalam politik Indonesia.
Tak luput pula kisah cintanya dengan sang istri, Hasri Ainun Besari, yang menjadi kekuatan batin dan sumber keteguhan hidupnya. Buku ini menyentuh sisi personal Habibie, menjadikannya lebih dekat dan menginspirasi pembaca dari berbagai latar belakang.
Andi Makmur Makka menyimpulkan bahwa warisan Habibie bukan hanya pada benda atau jabatan, tetapi pada ide-ide besar yang terus hidup dalam sistem pendidikan, teknologi, dan cara berpikir masyarakat Indonesia.
Secara keseluruhan, "B.J. Habibie: The Power of Ideas" bukan hanya bacaan biografis, tetapi juga buku motivasi, refleksi, dan dokumentasi sejarah. Buku ini sangat cocok bagi siapa saja yang ingin belajar tentang arti perjuangan, integritas, dan pentingnya memelihara ide besar untuk perubahan bangsa.
Identitas Buku
Judul: B. L. Habiebie: The Power of Ideas
Penulis: Andi Makmur Makka
Penerbit: Republika
Tanggal Terbit: 1 Agustus 2018
Tebal: 288 Halaman
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Review Novel The Great Gatsby: Sisi Gelap American Dream
-
Novel Paya Nie, Perlawanan Perempuan Aceh terhadap Penindasan Patriarki
-
Novel The Lost Apothecary, Misteri Toko Obat Tersembunyi di London
-
Novel Saman: Pendobrakan Tabu Sosial di Tengah Politik Indonesia
-
Membedah Sisi Gelap Keadilan Manusia di Ulasan Novel The Hellbound
Artikel Terkait
-
Menyusuri Lorong Ilmu! Buku Perpustakaan vs Jurnal Akademik
-
Sudah Baca Buku Self-Improvement, Tapi Kenapa Hidup Masih Berantakan?
-
Ulasan Novel The Three Lives of Cate Kay: Antara Karier dan Keluarga
-
BRI Liga 1: PSBS Biak Siap Ladeni Dewa United dengan Motivasi Berlipat
-
Ulasan Novel Good Bad Girl: Empat Perempuan dan Satu Misteri Kematian
Ulasan
-
Keteguhan Perempuan dalam Sunyi: Membaca Realisme Sosial dalam Novel Mirah
-
Sianida di Balik Topeng Kesopanan Bangsawan Inggris dalam An English Murder
-
Jeng Yah dan Perlawanan Sunyi Merebut Ruang Sejarah dalam 'Gadis Kretek'
-
Terluka Bertubi-tubi di Novel Asavella Karya Alfida Nurhayati Adiana
-
Film Jangan Seperti Bapak: Drama Aksi yang Sarat Pesan Keluarga