Pernah nggak kamu merasa sudah berusaha sedemikian rupa tapi ternyata hidup nggak mengalami peningkatan? Rasanya cuma mentok dan berdiam di suatu tempat terus-menerus. Sudah mencoba berbagai cara untuk membuat perubahan, tapi ternyata hasilnya gitu-gitu aja.
Jika iya, kamu bisa membaca buku berjudul 'Living In Zen' yang ditulis oleh Jazak Yus Afriansyah. Terkait dengan masalah di atas, buku ini menjanjikan beragam inspirasi untuk meraih prestasi dalam karier dan kehidupan.
Dalam hal ini, tujuan dari buku ini adalah bagaimana membawa pembaca pada titik Zen. Hanya saja, penulis tidak menjelaskan lebih lanjut tentang titik Zen itu seperti apa. Hal yang ditekankan lebih ke arah menciptakan perubahan dari kondisi yang stagnan.
Untuk membuat perubahan, ada beberapa poin penting yang perlu diingat. Di antara beberapa hal yang saya garis bawah adalah bagaimana kita sebaiknya memiliki pikiran yang terbuka atas informasi dan pengalaman yang baru. Sebab, kebanyakan orang tidak mengalami peningkatan dalam hidup karena senantiasa terjebak dalam pengalaman dan masa lalu yang menipu.
Barangkali kita memang pernah berhasil dengan melakukan suatu cara tertentu, namun di masa depan, belum tentu cara tersebut selalu berhasil.
Boleh jadi dahulu kita mengalami masa lalu yang sukses, namun ketika terlena dengan kejayaan masa lalu dan tidak mau menambah pengetahuan, hal itu hanya akan membuat kita menjadi yang terbelakang.
Poin selanjutnya yang perlu diingat adalah bagaimana merealisasikan pengetahuan menjadi tindakan nyata. Setelah kita belajar dengan giat, memperluas pengetahuan dan menambah keahlian, maka semua itu harus diupayakan dalam sebuah aksi nyata.
Biarkan diri kita berproses dengan seluruh perjuangan tersebut. Meskipun harus menghadapi tekanan, ujian, atau kritik, yakinlah bahwa semua itu adalah bagian dari takdir perjuangan yang harus dihadapi.
"Memulai dari yang sederhana, yang paling mudah dilakukan saat ini, mana yang paling mungkin, dan tetap harus dimulai dari diri kita sendiri adalah pilihan sikap yang tepat agar impian dan harapan itu mendekat menjadi nyata dalam genggaman" (Halaman 37)
Setelah kerja keras, poin selanjutnya yang dibahas penulis adalah tentang kekuatan berserah diri. Ketika kita sudah berusaha sedemikian rupa, maka kita perlu untuk selalu berprasangka baik dengan semua hasil yang bisa saja terjadi.
Yang jelas, kita sudah bertanggung jawab dengan hal-hal yang berada dalam kendali kita. Untuk hal-hal yang berada di luar kendali, seperti hasil akhirnya, maka biarkan tangan Tuhan yang bekerja. Apapun hasilnya nanti, percayalah bahwa itulah yang terbaik.
Tidak ada usaha yang sia-sia. Kalau pun hasil tidak sesuai ekspektasi, paling tidak proses yang kita jalani telah memberikan kita banyak pengalaman berharga.
Itulah di antara tiga tahap yang harus kita lalui ketika ingin mencapai titik Zen dalam hidup. Mulai dari mengosongkan "cangkir" pengetahuan, menerima inspirasi kemudian bertindak atas inspirasi tersebut, dan selanjutnya berserah diri terhadap apa pun akibat dari tindakan kita yang hakikatnya ialah untuk membuka tabir bentuk takdir kita sendiri.
Secara umum, buku ini cukup inspiratif. Selain memberikan beberapa motivasi, penulis juga menyajikan beberapa contoh kisah yang cukup menarik untuk disimak.
Kekurangannya barangkali terdapat pada penjelasan tentang kondisi Zen sebelumnya yang tidak dijelaskan secara detail oleh penulis. Sebenarnya saya cukup menyayangkan hal ini karena tidak menjawab rasa penasaran terkait Living In Zen sebagaimana judul yang diangkat.
Namun terlepas dari hal tersebut, buku ini lumayan menginspirasi. Jadi, bagi Sobat Yoursay yang butuh asupan motivasi, Living in Zen bisa menjadi rekomendasi bacaan yang menarik untuk disimak!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Buku Ya Tuhan, Desain Grafis, Deadline, Doa: Curhat Absurd Pekerja Kreatif
-
Refleksi Idul Adha dalam Pendidikan Anak di Buku Kiat Menjadi Guru Keluarga
-
Dear You: Antara Cinta, Patah hati, dan Kisah yang Tak Pernah Usai
-
Keyakinan yang Mengubah Realitas dalam Buku Spontaneus Healing of Belief
-
Productivity Hack: 80 Inspirasi untuk Mendongkrak Produktivitas Pribadi
Artikel Terkait
-
Novel Lessons in Chemistry: Perempuan yang Mengubah Cara Pandang Dunia
-
UGM Mendadak Batalkan Peluncuran Buku 'Jokowi's White Paper', AC dan Lampu Mendadak Dimatikan
-
UGM Mendadak Batalkan Peluncuran Buku 'Jokowi's White Paper', Said Didu Curiga Ada Intimidasi
-
Ulasan Novel On The Road: Kisah Dua Pemuda Melintasi Negara Amerika Serikat
-
Ulasan Novel The Gladiator: Mematahkan Kutukan Ribuan Tahun
Ulasan
-
Drama The Scarecrow dan Potret Kegagalan Sistem Hukum dalam Kasus Hwaseong
-
Ulasan Film Killer Whale: Kisah Teror Sang Penguasa Lautan Yang Mencekam!
-
Ulasan Drama Live Up to Your Youth, Ambisi dan Cinta di Kota Beijing Era-90
-
Tarian Bumi: Eksplorasi Nestapa dan Belenggu Kasta Perempuan di Bali
-
Ulasan Novel Rahasia Salinem, Misteri Kotak Kayu dan Masa Lalu Salinem
Terkini
-
Dituding Menunggak Pajak, Agensi Ji Chang Wook Buka Suara
-
Murah tapi Nggak Murahan, Ini Smartwatch Terbaik di Harga Rp2 Jutaan
-
Apocalypse Hotel Raih Best Media dan Best Comic di Seiun Awards ke-57
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Tak Sekadar Game Anak, Roblox Jadi Wadah Kompetisi Musik dan Ruang Berkarya