Sarjana Misterius merupakan seri ke-11 dari petualangan Lima Sekawan karya Enid Blyton. Novel ringan ini kembali menghadirkan kisah seru tentang George, Dick, Anne, Julian, serta anjing kesayangan mereka, Timmy, yang selalu menghabiskan liburan bersama dan selalu berujung pada petualangan berbahaya.
Sinopsis
Liburan kali ini diawali dengan masalah: George sedang sakit flu, sehingga ayahnya, Paman Quentin, melarangnya ikut berlibur. Setelah terjadi adu mulut dan perdebatan panjang, akhirnya George diizinkan ikut, meski dengan banyak syarat.
Kelima sekawan kemudian berkemah di sebuah lapangan dekat Puri Faynights, menggunakan dua karavan pinjaman dari teman sekolah. Namun, suasana liburan mereka tidak sepenuhnya menyenangkan karena mereka harus berbagi area dengan rombongan pasar malam yang dikenal kasar dan tidak ramah pada anak-anak. Di antara rombongan itu ada Pak Karet, Paman Alfredo sang penelan api, serta Paman Buffalo.
Di tengah liburan, mereka membaca berita koran tentang hilangnya dua sarjana, Derek Terry-Kane dan Jeffrey Pottersham. Keduanya diduga kabur dan berkhianat kepada negara karena akan menjual informasi penting kepada pihak asing. Foto di koran menunjukkan ciri khas salah satu dari mereka: alis tebal dan dahi yang sangat menonjol. Awalnya berita itu terasa jauh dari kehidupan mereka. Namun perlahan, semuanya mulai berhubungan.
Suatu hari, ketika Lima Sekawan pergi berlayar, Pak Josef. Salah satu anggota pasar malam memindahkan karavan mereka ke lapangan milik peternak sapi karena tidak suka anak-anak. Sayangnya, tindakan itu membuat mereka hampir diusir oleh pemilik lahan.
Di saat genting, muncul seorang anak bernama Jo, teman lama dari petualangan mereka sebelumnya. Jo ternyata adalah keponakan Paman Alfredo. Kehadirannya membuat hubungan Lima Sekawan dengan rombongan pasar malam menjadi sedikit lebih hangat.
Ketegangan meningkat saat suatu hari mereka menggunakan teropong untuk mengamati Puri Faynights. Dari salah satu jendela, mereka melihat bayangan wajah seseorang dengan mata yang sangat jelas—wajah itu mirip dengan foto sarjana yang ada di koran. George bahkan sempat menulis surat kepada ibunya karena merasa curiga melihat “dua wajah” di jendela puri. Sementara itu, ayah George pergi ke London untuk memberi kesaksian bahwa rekannya tidak mungkin berkhianat.
Lima Sekawan tidak akan tinggal diam. Mereka mulai menyelidiki puri tersebut.Mereka memasuki puri ditemani seorang nenek penjaga, tetapi Timmy tidak diizinkan masuk. Saat mereka berkeliling di area yang diperbolehkan, Timmy tiba-tiba muncul melalui sebuah lorong rahasia. Hal ini membuat mereka yakin bahwa puri menyimpan sesuatu.
Mereka pun mengikuti lorong rahasia yang sempit dan gelap. Di dalamnya terdapat jejak orang yang baru saja lewat. Dari dalam puri terdengar suara dengkuran, dan ternyata dua sarjana yang hilang berada di sana dalam keadaan terikat dan disekap.
Situasi berubah semakin menegangkan ketika mereka berhasil melepaskan ikatan salah satu sarjana, tetapi tiba-tiba Pottersham datang bersama kawannya yang membawa senjata.
Di luar puri, Jo yang sebelumnya diikat berhasil membebaskan diri dengan teknik khas orang pasar malam. Jo menolak melapor polisi karena takut pada masa lalunya, sehingga ia memilih mengajak rombongan pasar malam untuk membantu menyelamatkan anak-anak yang kini disekap di menara.
Pak Karet, Pak Slither, Paman Alfredo, dan Paman Buffalo pun terlibat. Mereka sempat berdebat bagaimana cara masuk ke menara, sementara Jo menyelinap melalui lorong bawah tanah bersama “temannya” yang mengerikan: seekor ular sanca jinak.
Berkat kemampuan tali-temali, mereka berhasil masuk ke menara tepat saat Pottersham menyandera anak-anak. Perkelahian sengit terjadi, bahkan pistol nyaris meletus. Namun pada akhirnya Paman Bufflo berhasil membalikkan keadaan.
Terungkap bahwa Pottersham adalah pengkhianat sebenarnya. Ia menculik temannya sendiri demi menjual informasi penelitian kepada negara lain. Pottersham dan kawannya mencoba kabur melalui lorong rahasia, tetapi Jo sudah menunggu di sana bersama ular sanca. Karena ketakutan, para penjahat akhirnya kembali ke menara kosong, dan Jo segera mengunci mereka dari luar.
Ketika situasi mulai aman, mereka terkejut karena orang yang mereka tangkap ternyata adalah Paman Quentin sendiri, ayah George. Namun semuanya akhirnya diselesaikan setelah polisi datang dan menangkap para penjahat yang sebenarnya. Liburan pun berakhir dengan suasana lega dan bahagia. Nama Derek Terry-Kane terbukti bersih, dan ia tidak bersalah.
Kesan dan Penilaian
Seperti seri Lima Sekawan pada umumnya, novel ini menawarkan petualangan segar dengan misteri yang mudah diikuti. Nilai-nilai yang ditonjolkan juga positif: persahabatan, keberanian, integritas, serta sikap tidak membeda-bedakan orang berdasarkan latar belakang atau warna kulit.
Namun, bagian awal cerita terasa agak panjang karena terlalu banyak pengantar sebelum konflik utama tentang “sarjana misterius” benar-benar dimulai. Meski begitu, setelah memasuki bagian penyelidikan di puri, cerita menjadi semakin cepat, menegangkan, dan sulit berhenti dibaca.
Identitas Buku
Judul: Lima Sekawan: Sarjana Misterius
Penulis: Enid Blyton
Alih Bahasa: Agus Setiadi
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: ke-28, Maret 2025
ISBN: 978602061978
Jumlah Halaman: 256
Baca Juga
-
Narasi Pertobatan dan Kritik Pacaran dalam Tuhan Maafkan Masa Laluku
-
Sianida di Balik Topeng Kesopanan Bangsawan Inggris dalam An English Murder
-
Jeng Yah dan Perlawanan Sunyi Merebut Ruang Sejarah dalam 'Gadis Kretek'
-
Mengenang Penyintas PD II dan Tenggelamnya Gustloff dalam Salt to The Sea
-
Jejak Majapahit dan Aroma yang Menjerat Keserakahan dalam Aroma Karsa
Artikel Terkait
Ulasan
-
Narasi Pertobatan dan Kritik Pacaran dalam Tuhan Maafkan Masa Laluku
-
Di Balik Lampion Merah: Asal-usul Imlek yang Penuh Makna
-
Seni Bertahan Hidup Ala Sandwich Generation di Buku From Zero to Survive
-
Eksotika dan Keseruan Glamping di Lembah Bromo Malang
-
Realitas dan Mitos: Menyusuri Narasi Jawa dalam Novel Kereta Semar Lembu
Terkini
-
Influencer Sebagai Standar Moral Baru di Era Mabuk Digital
-
Krisis Air Bersih di Indonesia: Masalah Tahunan yang Belum Usai
-
Sinopsis O' Romeo, Film Aksi India Terbaru Shahid Kapoor dan Triptii Dimri
-
5 Digicam Terbaik 2026 Harga Rp23 Jutaan, Cocok untuk Foto Estetik
-
4 Cleansing Oil LHA, Angkat Makeup Waterproof hingga Komedo Tanpa Iritasi