Film The Darkest Minds merupakan film bergenre sci-fi (fiksi ilmiah) yang dirilis pada tahun 2018 dan dibintangi oleh Amandla Stenberg sebagai tokoh utama, Ruby Daly.
Cerita dimulai dari kemunculan virus misterius bernama IAAN (Idiopathic Adolescent Acute Neurodegeneration) yang menyerang anak-anak di Amerika. Virus ini menyebabkan sebagian besar anak meninggal, sementara yang selamat justru mengembangkan kemampuan supranatural. Bukannya dilindungi, mereka malah dianggap ancaman dan diburu oleh pemerintah, lalu dikurung dalam kamp-kamp khusus.
Di dalam kamp, anak-anak ini diklasifikasikan berdasarkan kekuatan mereka dengan kode warna: hijau (kecerdasan tinggi), biru (telekinesis), kuning (listrik), oranye (pengendali pikiran), dan merah (kekuatan destruktif). Semakin berbahaya warnanya, semakin besar risiko mereka untuk “dihilangkan”.
Ruby Daly sendiri adalah anak kategori oranye, yang memiliki kemampuan mengendalikan pikiran, termasuk menghapus dan memanipulasi ingatan. Demi bertahan hidup, ia menyembunyikan identitasnya dengan berpura-pura sebagai anak hijau. Namun, saat rahasianya hampir terbongkar, ia berhasil kabur dari kamp berkat bantuan seorang wanita bernama Cate.
Dalam pelariannya, Ruby kemudian ditolong oleh Clay, anggota kelompok perlawanan yang ingin menyelamatkan anak-anak seperti dirinya. Bersama Clay, Ruby bergabung dalam perjalanan menuju tempat aman yang dikenal sebagai East River—sebuah kamp perlindungan yang diyakini menjadi harapan terakhir.
Di perjalanan, Ruby bertemu dengan Liam, Zu, dan Chubs. Mereka menjadi teman seperjuangan yang saling menguatkan di tengah dunia yang penuh ancaman. Hubungan Ruby dan Liam pun berkembang menjadi kisah cinta yang hangat, memberikan sisi emosional di tengah konflik yang keras.
Namun, harapan mereka runtuh ketika tempat yang mereka tuju tidak sepenuhnya aman. Terjadi pengkhianatan di dalam kamp, memicu kekacauan dan pertempuran yang memaksa mereka kembali berjuang untuk bertahan hidup. Di sinilah kepercayaan benar-benar diuji.
Puncak cerita terjadi saat Ruby harus mengambil keputusan paling menyakitkan: demi melindungi Liam dari bahaya yang berkaitan dengan dirinya, ia memilih untuk menghapus ingatan Liam tentang dirinya. Pengorbanan ini menjadi momen emosional yang kuat, karena ia harus melepaskan orang yang ia cintai.
Pada akhirnya, Ruby memilih untuk terus berjuang bersama anak-anak lain yang masih tertindas. Film ini tidak hanya menghadirkan aksi dan kekuatan super, tetapi juga menggambarkan perjuangan, kehilangan, identitas, serta pengorbanan dalam menghadapi dunia yang tidak adil.
Menurut saya pribadi, film The Darkest Minds memang terasa seperti baru setengah cerita. Ending-nya sengaja dibuat menggantung, terutama setelah keputusan besar Ruby menghapus ingatan Liam yang otomatis meninggalkan pertanyaan besar: apakah mereka akan dipertemukan kembali?
Rasa penasaran itu wajar, karena hubungan Ruby dan Liam jadi salah satu inti emosional film ini. Pengorbanan Ruby terasa sangat “belum selesai”, apalagi masih ada potensi besar dari dunia yang sudah dibangun mulai dari perlawanan anak-anak, konflik dengan pemerintah, hingga perkembangan kekuatan Ruby sendiri yang belum sepenuhnya tergali.
Kalau melihat sumber aslinya (novel series), sebenarnya cerita mereka masih berlanjut cukup panjang. Artinya, secara materi, film ini punya peluang besar untuk dikembangkan ke sekuel atau “musim kedua”. Sayangnya, hingga sekarang, belum ada kelanjutan resmi untuk filmnya.
Identitas Film:
Tahun rilis: 2018
Genre: Sci-fi, dystopian
Sutradara: Jennifer Yuh Nelson
Pemeran utama:
- Amandla Stenberg (Ruby)
- Harris Dickinson (Liam)
- Miya Cech (Zu)
- Skylan Brooks (Chubs)
Durasi: ±104 menit
Baca Juga
-
Kopdes Merah Putih: Niat Mulia Memutus Rantai Tengkulak atau Proyek Ambisius yang Terburu-buru?
-
Yang Datang Setelah Menggosipkan Orang
-
Beruang Kutub Dulu Putih Kini Kelabu: Tanda Alam yang Terabaikan dari Krisis Iklim Global
-
Ternyata Kita Salah, 19 Juta Lapangan Pekerjaan Itu untuk TNI dan Polisi
-
Kisah Dua Sisi di Lembah Hijau: Rahasia di Balik Rumah Busuk
Artikel Terkait
-
Sinopsis Assi, Film India yang Dibintangi Taapse Pannu dan Kani Kusruti
-
Jadwal Tayang Film Spesial Lebaran di TV, Paling Banyak Trans 7
-
Novel Broken Strings Karya Aurelie Moeremans Resmi Diadaptasi Jadi Film
-
Broken Strings Cerita Aurelie Moeremans Jadi Korban Child Grooming Diangkat ke Layar Lebar
-
4 Drama dan Film Sageuk Park Ji-hoon, Terbaru Ada The King's Warden
Ulasan
-
Novel Haru-Biru, Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan
-
Ulasan Novel Katri, di Balik Senyum Tenang yang Menyimpan Seribu Rahasia
-
Review The Motorcycle Diaries: Awal Mula Lahirnya Sang Che Guevara
-
Review Buku "Tentang Dewasa": Teman Renungan dalam Menjalani Kehidupan
-
Dunia yang Menghakimi Sebelum Memahami: Pelajaran Berharga dari Film Saat Aku Bersuara
Terkini
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?
-
Rapi dan Effortless! Intip 4 Inspo OOTD Smart Casual ala Nam Joo Hyuk
-
Fokus Pemulihan Kesehatan, Moka ILLIT Kembali Hiatus dari Kegiatan Grup
-
Fakta Menarik Trofi Emas Piala Dunia: Pernah Dicuri, Bukan Milik Sang Juara
-
Tecno Spark 50 Pro Hadir Bawa Sensor Sony LYTIA 600, Siap Gebrak Pasar Indonesia