Sebagai seorang penakut akut tapi doyan nonton film atau drama berbau horor, aku senang banget saat menemukan genre horor komedi. Nggak melulu seram tapi ada ngakaknya. Dan hal itu berhasil disajikan oleh drama Bring it On, Ghost.
Melansir Mydramalist, Bring it On, Ghost merupakan drama yang diadaptasi dari webtoon berjudul sama karya Iminsu. Dramanya sendiri menyuguhkan genre horor komedi utama dengan percikan romansa dan misteri yang kelam. Iya, ada bumbu misteri yang mengiringi plot, dan menjadi magnet rasa penasaran penonton.
Drama ini resmi tayang di saluran tvN sejak 11 Juli 2016 - 30 Agustus 2016 dibawah arahan sutradara Park Joon Hwa.
Jadi Pengusir Hantu Demi Duit, Eh Kejebak Sikon Absurd
Bring it On, Ghost menceritakan kisah Park Bong Pal (Ok Taec Yeon) seorang mahasiswa yang memiliki kemampuan indigo. Dia bisa melihat hantu bahkan memukul mereka, sehingga sekelebat ide pun muncul di kepalanya. Bong Pal kemudian membuka jasa layanan pengusiran hantu dengan tarif tertentu tergantung kasta para hantu. Asli ngabrutlah!
Suatu malam, Bong Pal diminta untuk mengusir hantu di sebuah bangunan SMA yang konon angker. Alih-alih eksistensi si hantu mengerikan sebagaimana lainnya, Bong Pal justru terpana. Hantu tersebut berwujud siswi SMA manis rupawan bernama Kim Hyeon Ji (Kim So Hyun), yang nggak mau diusir dari SMA tersebut.
Sejak saat itulah, Hyeon Ji selalu mengikuti Bong Pal ke mana pun, termasuk membantunya melakukan pengusiran hantu. Bersama dengan Choi Cun Sang (Kang Ki Young) dan Kim In Rang (Lee David) yang merupakan senior Bong Pal, mereka mendirikan tim resmi Ghostnet untuk layanan pengusiran hantu lebih luas.
Lalu, kemunculan profesor Ju Hyeseong (Kwon Yul) mulai membunuh kedamaian mereka dengan segala teror, sampai pada misteri Kim Hyeon Ji yang nggak diduga. Akankah misterinya berhasil dipecahkan oleh Bong Pal cs?
Karena Fokus Romansa Bongpal - Hyeon Ji, Sampai Lupa Musuh Utama
Jujur, dari episode pertama aku suka petualangan Bong Pal yang seru. Meski dia harus menghadapi dedemit aneka wujud, tapi semangatnya demi duit itu relate banget. Berasa nemu kawan pemberani supaya dapur tetap ngebul. Pun saat Hyeon Ji jadi rekan setia, penonton betul-betul dibikin baper oleh mereka.
Ok Taec Yeon dan Kim So Hyun beneran merepresentasikan peribahasa witing tresno jalaran saka kulino, dengan komposisi warna yang hangat. Sekalipun Hyeon Ji adalah hantu, tapi nyaris nggak ada horor-horornya sama sekali.
Hal inilah yang membuat penonton sampai nggak bisa menebak plot lanjutan. Bahkan saat villain utamanya muncul, hampir nggak ada yang tahu. Sebab Kwon Yul beneran setenang musim semi alih-alih aliran sungai Brantas. Dia juga didukung oleh pergantian komposisi warna dalam sinematografi yang dingin, karena background karakternya yang kejam punya.
Hantu Bukanlah Entitas yang Bisa Diajak Berteman
Dalam drama, aku pribadi nggak ambil pusing soal adanya friendship manusia dan hantu. Toh, ini cuman drama semata. Namun, jangan pernah melakukan ini di real life karena hantu bukanlah entitas yang bisa diajak berteman. Alih-alih dapat horor romantis macam Bong Bal dan Hyeon Ji, bisa-bisa kita dapat teror macam Haesoo dan Eunha dari webtoon Classmate.
Kendati demikian, drama ini juga menyajikan fakta pahit bahwa entitas terjahat justru adalah manusia itu sendiri. Hal ini terbukti atas latar belakang profesor Hyeseong yang pernah jadi samsak hidup ayahnya. Lantas disusupi oleh hantu jahat yang mengendalikan.
Mau diromantisasi seperti apa pun, kendali manusia ada pada nuraninya. Walau hampir semua orang memiliki trauma, tapi bukan berarti harus balas dendam dengan membabi buta begitu ya.
Terlalu Pekat, Tapi Dieksekusi Seringan Awan
Bring it On, Ghost memang menyuguhkan konflik yang lebih kompleks ketimbang sekadar horor komedi semata. Plotnya lebih nyentuh, walau ada beberapa jalan yang bisa ditebak-tebak sendiri. Meski demikian, Park Joon Hwa nggak serta merta memberikan trauma menonton kok. Dia justru mencoba menyajikan drama yang ringan, tetapi membekas di hati.
Aku salut dengan bagaimana drama ini terasa hidup, lucu, dan nyentrik, tetapi bisa juga terasa kosong dan dominasi pedih. Para penonton juga diajak menerka-nerka misteri terselubung, pun mencoba memancing pemikiran kita terhadap entitas lain.
Karenanya, drama ini bisalah ditonton untuk usia 15 tahun ke atas. Nyaris nggak ada scene berat, kecuali benang-benang merah yang memang didesain bak puzzle. So, aku memberikan nilai 8/10 untuk Bring it On, Ghost.
Identitas Drama
Judul: Bring it On, Ghost
Judul Alternatif: Let’s Fight, Ghost
Adaptasi: Webtoon Bring it On, Ghost karya Iminsu
Sutradara: Park Joon Hwa
Genre: drama, horor, komedi, misteri, psychological
Rilis: 11 Juli 2016 - 30 Agustus 2016
Jaringan: tvN
Negara Asal: Korea Selatan
Bahasa: Bahasa Korea
Jumlah Episode: 16
Baca Juga
-
Menyoal Tulisan di Bak Belakang Truk: Viral, Vulgar, Atau Puitis Saja Sih?
-
Our Generation: Setting Lokasi Cakep dan Nuansa Psikologis Menggigit Abis!
-
Rutinitas Ngopi: Mood Booster dan Hangatnya Kebersamaan Bareng Keluarga
-
Siapakah Dua Bocah yang Bermain di Kuburan Tua Dini Hari itu?
-
What's Wrong With Secretary Kim: Sinematografi Romansa dan Misteri Menyatu
Artikel Terkait
-
Bentuk Entitled Parent pada Karakter Lee Ji Young di Teach You a Lesson
-
Ulasan Serial Zomvivor: Drama Horor Thriller dengan Efek Visual Luar Biasa!
-
Our Generation: Setting Lokasi Cakep dan Nuansa Psikologis Menggigit Abis!
-
Teach You a Lesson dan 'Bahasa Cinta' Seorang Guru untuk Anak Didiknya
-
Rayakan 10 Tahun Tayang, Drakor Love in the Moonlight Siapkan Acara Spesial
Ulasan
-
Gus Dur dalam Lensa Greg Barton: Potret Utuh Presiden Keempat Indonesia
-
Ulasan Serial Zomvivor: Drama Horor Thriller dengan Efek Visual Luar Biasa!
-
Our Generation: Setting Lokasi Cakep dan Nuansa Psikologis Menggigit Abis!
-
Bentuk Entitled Parent pada Karakter Lee Ji Young di Teach You a Lesson
-
Film Hokum: Menelisik Mitos yang Turun-temurun Hidup dalam Ingatan Kolektif
Terkini
-
Tayang 1 Juli di Netflix, Millie Bobby Brown Siap Kembali di Enola Holmes 3
-
Prancis vs Senegal: Tuntasnya Dendam Kekalahan 24 Tahun yang Sempat Bikin FIFA Ubah Regulasi
-
Seni Menolak Keinginan Anak Tanpa Harus Bikin Dompet Emak Ikut Menangis
-
3 Tahun Kabar Terdepan: Merajut Keberagaman, Mengawal Kebenaran
-
Resmi Disetujui DPR, Mengapa PSSI Ngotot Naturalisasi Pemain Liga Amatir?