"Walaupun kita mengalami banyak kesulitan dalam hidup, selama kita memiliki impian, kita akan menang. Tetapi jika kita tidak memiliki tujuan hidup, kita hanya akan berjalan berputar-putar tanpa tujuan. Impianlah yang membuat kita memiliki tujuan hidup.”
Buku dengan genre fantasi sekaligus self improvement ini ditulis oleh Suyong Kim. Diterbitkan Gramedia Pustaka Utama dengan total 190 halaman.
Fantasi yang hidup berkelindan dengan ilustrasi yang cantik, itulah sebaris kalimat yang bisa menggambarkan isi buku ini. Mengisahkan Di-ah, seorang anak SD yang awalnya merasa tidak percaya diri dengan penampilannya sendiri. Di-ah juga tidak memiliki impian.
Hingga suatu hari ia menemukan sebuah kafe ajaib nan misterius bernama Bumi Bermimpi milik seorang wanita yang dipanggil Gadis Kaya Impian. Perjalanan ajaib Di-ah dimulai dari sini.
Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Ulasan Kafe Ajaib yang Memasak Impian
Aku pribadi sangat suka dengan ide cerita yang memadukan "resep makanan" dengan impian. Sama seperti momen ketika ingin memasak sesuatu, kita harus mempersiapkan beberapa hal. Salah satunya menu yang akan dimasak, bahan apa saja yang diperlukan, dan bagaimana cara memasaknya; impian juga demikian.
Hidup tanpa impian akan terasa hampa. Untuk merumuskan impian, kita harus mengenal diri sendiri terlebih dulu. Kita juga harus "membersihkan jiwa" agar impian yang kita miliki bisa terjuwudkan.
"Walaupun kita memiliki bahan-bahan makanan terbaik di dunia, memasak di dapur yang kotor bisa merusak makanan itu. Jadi, walaupun kau memiliki impian-impian yang luar biasa, semua itu tidak ada gunanya jika kau tidak yakin bahwa kau bisa mewujudkan impian-impian itu. Karena itu, kau bisa dengan mudah melepaskan impianmu hanya karena seorang teman mengatakan sesuatu secara sambil lalu."
Gadis Kaya Impian juga mengajarkan untuk berpikir seperti orang-orang yang kaya impian. Orang-orang biasanya cenderung merasa puas dengan apa yang mereka miliki dan menganggap hal lain hanya sebatas angan dan tidak mungkin dicapai. Orang-orang inilah yang disebut Gadis Kaya Impian sebagai orang-orang yang miskin impian.
"Orang-orang biasanya hanya berpikir tentang apa yang sudah mereka miliki. Jadi jika mereka menginginkan sesuatu, mereka akan merasa mereka tidak akan berhasil mewujudkan impian mereka karena mereka tidak memiliki uang, waktu, bakat, pengalaman, dan pendidikan yang cukup. Itu adalah cara berpikir orang-orang yang miskin impian. Karena mereka berpikir hidup mereka akan seperti ini selamanya."
Overthinking hanya akan menghambat kita menuju impian. Terlalu banyak berpikir justru menghabiskan energi kita tanpa menghasilkan apapun. Aku suka sekali dengan ide penulis menjadikan "tombol START" sebagai pemicu agar kita mulai melakukan sesuatu.
- S: Stop
- T: Thinking
- A: Act to
- R: Realize your
- T: True dreams
"Terlalu banyak berpikir bisa menghalangi impian. Jika kau ingin mewujudkan impianmu, berhentilah merasa cemas dan lakukan saja. Sehingga kalian bisa mewujudkan impian kalian yang sejati! Ini adalah nasihat dan hadiah terakhir yang bisa ku-berikan kepadamu."
Secara keseluruhan, aku suka dengan ide penulis yang cukup unik dan segar, mengombinasikan proses memasak dengan mengejar impian. Aku juga suka karakter Gadis Kaya Impian yang ajaib, misterius, dan terlihat luar biasa. Karakter Na Di-ah juga tidak kalah menarik. Tiap karakter memiliki peran yang kuat.
Selain diselipi beberapa ilustrasi cantik, buku ini juga menyuguhkan berbagai resep lengkap dengan bahan-bahan dan cara membuat makanan serta minuman ajaib yang sempat disinggung di sepanjang cerita!
Buku ini cocok dibaca oleh remaja awal yang terombang-ambing dan tidak tahu apa impian serta tujuan hidupnya. Buku ini juga pas dibaca ketika sedang kehilangan motivasi saat meraih impian.
Sayangnya, mungkin karena sudah dewasa dan tahu bahwa impian tidak semudah itu untuk diwujudkan, aku merasa cerita di buku ini terlalu too good to be true. Fantasinya menarik, tapi ketika melihat realita yang ada, rasanya imajinasiku mulai disusupi kenyataan pahit, tidak semurni dulu saat masih anak-anak.
Meski demikian, tidak ada salahnya untuk kembali membuka portal fantasi dan menyerahkan imajinasi kita sejenak lewat perjalanan ajaib Gadis Kaya Impian dan Na Di-ah yang seru ini!
Baca Juga
-
Bosan Parfum Cepat Hilang? Ini 5 Rekomendasinya yang Tahan 24 Jam
-
Bye Minyak Berlebih! 5 Rekomendasi Micellar Water Bikin Muka Matte Seharian
-
5 Sepatu Bola Terbaik 2026: Harga Mulai 100 Ribuan, Kualitas Nggak Main-Main
-
Membongkar Perempuan di Titik Nol: Kisah Nyata yang Lebih Ngilu dari Fiksi
-
Laptop Berat dan Susah Dibawa? Ini 5 Rekomendasi Paling Tipis dan Ringan!
Artikel Terkait
-
Membongkar Perempuan di Titik Nol: Kisah Nyata yang Lebih Ngilu dari Fiksi
-
Ulasan Novel Counterattacks at Thirty: Keberanian Melawan Dunia Kerja Toxic
-
Menjadi 'Pemantik Api' Diri Sendiri dalam Buku The Fire Starter Sessions
-
Mengintip Isi Buku 'Sorry, My Younger Self' Karya Alvi Syahrin yang Bikin Nyesek tapi Menenangkan
-
Buku Ada Kalanya: Catatan Menemukan Diri dari Kedai Kopi
Ulasan
-
Review Toko Buku Gerbang Kota: Ketika Buku Menjadi Penyembuh Kesepian
-
Review Film Obsession: Suguhkan Horor Psikologis tentang Obsesi Berbahaya
-
Review Viral Hit: Perjalanan Heroik Remaja Melawan Bullying secara Live
-
Pramoedya di Mata Adiknya: Inilah Sisi Maestro yang Tak Pernah Terungkap!
-
Notes from the Last Row: Drama Thriller yang Menipu Penonton Sampai Akhir
Terkini
-
Sinopsis Archives: The Nanyang Mystery, Drama Zhang Xin Cheng di iQIYI
-
Token Telat Diputus, tapi Listrik Mati Sesuka Hati Tanpa Pengumuman
-
Piala Dunia 2026: 7 Wakil Asia Pulang Kampung, Qatar Harusnya Jadi yang Paling Malu!
-
Drakor Speaking Dead Tampil di BIFAN, Ungkap Misteri Kasus yang Terkubur
-
The Ogre's Bride Tayang 4 Juli, Hadirkan Kisah Cinta Manusia dan Ayakashi