Fakta-fakta Film Miracle in Cell No 7, Film Korea yang Diremake Indonesia

Hikmawan Firdaus | M. Fuad S. T.
Fakta-fakta Film Miracle in Cell No 7, Film Korea yang Diremake Indonesia
Film Miracle in Cell No 7 (dok. asianwiki)

Belakangan ini, para sineas Indonesia sepertinya memulai sebuah tren baru di industri perfilman negeri ini, yakni dengan melakukan remake atau membuat versi lokal dari film-film hits Korea Selatan. Setelah beberapa tahun lalu sukses dengan film Bebas yang merupakan remake dari film Sunny, tahun ini setidaknya dua film hasil remake box office Korea Selatan terkonfirmasi versi Indonesianya, yakni My Sassy Girl dan juga Miracle in Cell No 7.

Nah, kali ini kita akan membahas mengenai fakta-fakta film Miracle in Cell No 7 versi Korea Selatan yang memang bergelimang dengan berbagai kesuksesan. Apa saja ya fakta yang menyelimuti film ini? Ayuk kita bahas bersama!

1. Proses Syuting

Proses syuting film Miracle in Cell No. 7 ini dimulai pada bulan Juni 2012, dan berakhir pada bulan Oktober 2012. Dengan demikian, durasi waktu yang dibutuhkan oleh hanya 4 bulan untuk proses pengambilan gambar. Namun jangan salah, dengan penggarapan yang serius, film ini pada akhirnya menjadi salah satu film terbaik yang pernah dibuat.

2. Judul Film

Tahukah teman-teman, jika ternyata judul awal dari film ini bukanlah Miracle in Cell No 7? Iya, disadur dari laman Asianwiki, awalnya, film ini berjudul “12 Wol 23 II” atau “December 23”. Namun karena dinilai kurang menggigit dan demi menarik atensi para penonton, pada akhirnya judul film ini dirubah menjadi Miracle in Cell No 7.

3. Hanya Butuh Waktu Singkat untuk Menjadi Salah Satu Film Terlaris Korea

Iya, kita memang tahu bahwa film Miracle in Cell No 7 merupakan salah satu film Korea Selatan yang paling laris. Namun tahukah teman-teman, ternyata film ini membutuhkan waktu tak lebih dari dua bulan untuk menjadi salah satu film tersukses di Korea Selatan lho. Disadur dari laman hancinema, pada 23 Februari 2013, film ini sudah menembus 9 besar film terlairs Korea Selatan dengan lebih dari 10 juta penonton. Kemudian pada 1 Maret 2013, naik ke peringkat 8 dengan 11 juta penonton, 9 Maret 2013 menjadi peringkat ke 6 dengan 12 juta penonton, dan 15 Maret 2013 naik ke peringkat 4 sebagai film terlaris di Korea Selatan sepanjang masa dengan 12,32 juta penonton.

4. Panen Penghargaan

Kesuksesan film Miracle in Cell No 7 juga diikuti dengan berbagai penghargaan yang diraih, baik individu maupun untuk filmnya lho. Seperti contoh, di 2013 (50th) Daejong Film Awards, mereka berhasil menggondol tiga penghargaan sekaligus melalui Ryoo Seung Ryong sebagai aktor terbaik, Lee Hwan Kyung di kategori best screenplay, dan Kal Wo Won di kategori Special Jury Award

Pun demikian dengan Park Shin Hye yang meraih titel Most Popular Actress di 2013 (49th) BaekSang Arts Awards, dan Best Supporting Actress di 2013 (33rd) Korean Association of Film Critics Awards. Selain itu, film ini juga dinobatkan sebagai pemenang kategori Audience Choice Award for Most Popular Movie dalam 2013 (34th) Blue Dragon Film Awards.

Nah, melihat berbagai pencapaian yang diraih oleh film asli Miracle in Cell No 7 ini, sebuah beban berat gak sih untuk yang versi remake Indonesia-nya? Para penonton sudah tentu akan memiliki ekspektasi yang tinggi karena film aslinya begitu membekas di benak yang pernah menontonnya.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak