Keputusan mengejutkan datang dari putra bungsu pedangdut senior Iis Dahlia, yakni Devano Danendra yang memilih untuk ubah nama panggungnya. Langkah rebranding ini seketika memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat, mengingat kariernya yang sedang berada di puncak.
Ditemui di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Iis Dahlia akhirnya memberikan klarifikasi. Ia membenarkan bahwa putranya kini lebih memilih dikenal dengan nama singkat, yaitu Devano saja, tanpa embel-embel nama belakangnya.
Iis secara tegas menepis anggapan miring yang menyebutkan bahwa perubahan nama tersebut berkaitan dengan hal-hal klenik. Menurutnya, tidak ada unsur mistis maupun ritual "buang sial" di balik keputusan sang putra yang kini semakin dewasa tersebut.
Alasan sebenarnya ternyata jauh lebih sederhana dan praktis. Iis mengungkapkan bahwa selama ini banyak orang yang sering salah melafalkan nama lengkap putranya, "Danendra," sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi sang artis.
"Enggak lah, enggak (buat buang sial). Karena banyak orang yang suka salah nyebutin nama dia, 'Danendra'-nya ya. Ada yang sebut Danendro, ada Darendra," jelas Iis Dahlia santai kepada awak media, sebagaimana diungkap suara.com pada Selasa (6/1/2026).
Karena seringnya terjadi salah sebut tersebut, Devano akhirnya berdiskusi dengan sang ibunda. Ia menyatakan keinginannya untuk menggunakan nama yang lebih simpel agar lebih mudah diingat dan diucapkan oleh para penggemar maupun kolega di industri hiburan.
Sebagai ibu, Iis Dahlia mengaku sama sekali tidak keberatan dengan pilihan tersebut. Menariknya, Iis justru teringat dengan pengalaman pribadinya saat pertama kali merintis karier di dunia musik dangdut puluhan tahun silam.
Iis menjelaskan bahwa dirinya pun pernah melakukan hal serupa demi memperkuat branding. Nama aslinya, Iis Laeliyah, diubah menjadi Iis Dahlia karena alasan yang hampir sama, yakni demi menghindari kekeliruan penyebutan oleh orang lain.
Perjalanan Karier dan Alasan Profesional di Balik Nama Baru
Sejauh ini, Devano memang dikenal sebagai sosok multitalenta yang sukses meniti karier sejak tahun 2017. Ia memulai langkahnya sebagai penyanyi lewat single duet Always in Love With You bersama kakaknya, Salshadilla Juwita, sebelum akhirnya sukses dengan lagu solo Menyimpan Rasa.
Karier musiknya terus meroket dengan perilisan album Cerita #1 pada 2020 serta deretan single populer seperti Rembulan dan Rasi Bintang. Hingga tahun 2025, ia bahkan masih aktif berkarya dan terlibat dalam proyek besar seperti Pop Art Superhits Collection.
Tak hanya di dunia tarik suara, kemampuan aktingnya pun mendapat pengakuan luas. Debutnya di film Dear Nathan: Hello Salma membuka jalan bagi peran-peran ikonik lainnya dalam film MeloDylan, DoReMi & You, hingga serial My Nerd Girl dan Teluk Alaska.
Bahkan di tahun 2025 ini, kualitas aktingnya semakin diakui lewat proyek Zona Merah dan Gowok: Kamasutra Jawa. Kedua proyek tersebut berhasil membawanya masuk dalam nominasi di ajang bergengsi seperti Festival Film Bandung dan Cinemags Awards 2025.
Melihat transformasi karier yang begitu mulus dari penyanyi remaja hingga menjadi aktor populer, Iis Dahlia menegaskan bahwa perubahan nama ini murni untuk kebutuhan profesional. Secara administratif dan hukum, identitas sang putra tetaplah sama.
"Nama panggung aja. Kalau di KTP mah tetap panjang, tetap," tambah pelantun lagu Payung Hitam tersebut, menegaskan bahwa tidak ada perubahan identitas secara negara pada dokumen resmi putranya.
Perubahan nama panggung ini diharapkan menjadi awal baru yang lebih segar bagi perjalanan karier Devano di masa depan. Dengan nama yang lebih simpel, diharapkan kehadirannya di industri hiburan tanah air semakin kuat dan membekas di hati para penggemarnya.