Dunia musik Indonesia kembali berduka. Lucky Widja, vokalis band Element, meninggal dunia pada Minggu 25 Januari 2026 di usia 49 tahun.
Kepergian sosok yang suaranya begitu lekat dengan lagu-lagu populer era akhir 1990-an hingga awal 2000-an ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, rekan musisi, dan para penggemarnya.
Nama Lucky Widja bukanlah figur asing di industri hiburan Tanah Air. Kiprahnya bersama Element telah menemani lintas generasi, mulai dari penikmat musik era 90-an hingga pendengar muda yang tumbuh bersama lagu-lagu band tersebut.
Sosok Lucky Widja di Mata Publik
Lucky Widja memiliki nama lengkap Lucky P Widjadiputra. Ia lahir di Pontianak, Kalimantan Barat, pada 1 September 1976.
Meski dikenal luas sebagai musisi, perjalanan karier Lucky justru bermula dari dunia modeling.
Pada pertengahan 1990-an, Lucky sempat menorehkan prestasi sebagai Top Guest Majalah Aneka pada 1996. Dari panggung mode itulah namanya mulai dikenal publik.
Namun, ketertarikannya pada musik membuat Lucky memilih meninggalkan dunia modeling dan menekuni jalur yang benar-benar ia cintai.
Membentuk Element dan Menjadi Ikon Band Pop
Keputusan besar Lucky untuk banting setir menjadi anak band terwujud pada 1999. Bersama Didi Riyadi dan Ronny Setiawan, ia membentuk band Element.
Langkah ini menjadi titik balik dalam hidupnya, sekaligus awal dari perjalanan panjang di industri musik Indonesia.
Element dengan cepat mencuri perhatian lewat album debut Hanyalah Cinta yang dirilis pada 1999.
Album ini menjadi gerbang kesuksesan dan mengantarkan Element sebagai salah satu band yang diperhitungkan pada masanya.
Kesuksesan itu berlanjut dua tahun kemudian lewat album Kupersembahkan Nirwana pada 2001.
Popularitas Element semakin menguat, menjadikan mereka band papan atas dengan basis penggemar yang solid.
Deretan Album yang Melekat di Ingatan
Tahun 2002 menjadi fase penting lainnya ketika Element merilis album Paradoks. Dari album ini lahir sejumlah lagu yang hingga kini masih dikenang, seperti Rahasia Hati, Cinta Sejati, dan Maaf dari Surga.
Tak berhenti di situ, pada 2004 Element kembali menyapa pendengar melalui album Dialog. Album ini menghadirkan lagu-lagu seperti Satu Cerita Tentang dan Cinta Yang Lain yang menjadi andalan dan mempertegas posisi Element di kancah musik nasional.
Lewat karya-karya tersebut, Lucky Widja dikenal sebagai vokalis dengan karakter suara khas yang mudah dikenali dan emosional.
Perjuangan Panjang Melawan Penyakit
Di balik perjalanan karier yang cemerlang, Lucky Widja harus menghadapi tantangan berat dalam hal kesehatan. Pada 2022, ia didiagnosis mengidap tuberkulosis ginjal. Penyakit ini secara perlahan menggerus kondisi fisiknya.
Berat badan Lucky menurun drastis, membuat penampilannya terlihat jauh lebih kurus dibandingkan sebelumnya. Dalam sejumlah kesempatan, ia mengungkapkan bahwa penyakit tersebut membuatnya kerap kehilangan kesadaran dan harus sering keluar masuk rumah sakit.
Melalui kanal YouTube Ferdy Element, Lucky sempat bercerita bahwa hasil pemeriksaan medis menunjukkan kondisi ginjalnya sudah cukup parah. Salah satu ginjalnya mengalami penyusutan, sementara ginjal lainnya mengalami pembengkakan.
Sejak diagnosis itu, Lucky menjalani pengobatan rutin dan perawatan intensif selama beberapa tahun terakhir demi mempertahankan kondisi kesehatannya.
Kepergian yang Meninggalkan Duka
Upaya dan perjuangan panjang tersebut akhirnya berakhir pada Minggu malam 25 Januari 2026. Lucky Widja dinyatakan meninggal dunia dan meninggalkan duka mendalam bagi orang-orang terdekatnya.
Ia meninggalkan seorang istri, Aleima Sharuna, serta seorang putra bernama Alzion Vardhana Wijadiputra.
Kepergian Lucky bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia musik Indonesia yang pernah dibesarkan oleh karya-karyanya.
Jejak suara dan lagu-lagu yang ditinggalkannya akan terus hidup, menjadi bagian dari kenangan banyak orang yang tumbuh bersama musik Element.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS