Entertainment

Film Salmokji Tembus 1 Juta Penonton di Bawah 10 Hari, Rekor Horor Tercepat

Film Salmokji Tembus 1 Juta Penonton di Bawah 10 Hari, Rekor Horor Tercepat
Salmokji: Whispering Water (allkpop.com)

Film horor Korea Salmokji: Whispering Water mencatatkan pencapaian impresif di box office sejak penayangannya pada 8 April. Film ini berhasil mempertahankan posisi puncak box office Korea Selatan selama sembilan hari berturut-turut, sekaligus menembus lebih dari 1 juta penonton dalam waktu kurang dari 10 hari. Pencapaian ini menjadikannya sebagai film horor tercepat yang mencapai angka tersebut sejak film Metamorphosis pada 2019.

Data dari Korean Film Council mencatat bahwa jumlah penonton film ini telah melampaui 1,04 juta pada pertengahan April, sekaligus melewati titik impas (break-even point) dalam waktu singkat. Hal ini menandakan bahwa film tersebut telah meraih keuntungan secara komersial.

Film ini dibintangi oleh Kim Hye Yoon dan Lee Jong Won, yang berhasil menghadirkan performa kuat dan atmosfer mencekam sepanjang cerita. Kim Hye Yoon bahkan disebut-sebut sebagai "rising horror queen" berkat keberhasilannya memimpin film ini menuju kesuksesan besar, terutama setelah sebelumnya mengalami tantangan melalui proyek drama yang kurang mendapat respons positif.

Cerita Salmokji: Whispering Water berpusat pada sebuah kru produksi yang kembali ke sebuah waduk terpencil bernama Salmokji untuk melakukan pengambilan gambar ulang. Keputusan tersebut diambil setelah rekaman awal mereka menampilkan sosok misterius yang tidak dapat dijelaskan. Namun, perjalanan tersebut justru membawa mereka pada pengalaman yang jauh lebih mengerikan, ketika mereka menemukan kehadiran entitas tak dikenal yang bersembunyi di kedalaman air gelap.

Tokoh utama Soo In, yang diperankan oleh Kim Hye Yoon, memimpin tim dalam menyelesaikan proyek di bawah tekanan waktu. Seiring berjalannya proses syuting, kejanggalan demi kejanggalan mulai muncul, mengaburkan batas antara gangguan teknis dan fenomena supranatural. Ketegangan semakin meningkat ketika kru menyadari bahwa lokasi tersebut mungkin menyimpan rahasia kelam yang belum terungkap.

Menariknya, latar cerita film ini diambil dari lokasi nyata, yaitu Waduk Salmokji di Yesan, Provinsi Chungcheong Selatan. Waduk yang dibangun pada 1982 untuk keperluan irigasi ini telah lama dikenal di kalangan masyarakat lokal sebagai tempat dengan aura mistis dan sering dikaitkan dengan cerita penampakan. Popularitas film ini bahkan memicu meningkatnya kunjungan wisatawan ke lokasi tersebut, terutama dari kalangan pecinta horor dan fenomena supranatural.

Kesuksesan film ini juga didorong oleh respons positif dari penonton. Mengutip Allkpop, banyak yang mengaku tetap merasakan ketegangan meski menonton lebih dari satu kali. Beberapa komentar menyebutkan bahwa setiap penayangan memberikan pengalaman baru, dengan detail cerita yang semakin terasa mendalam.

Dominasi Salmokji: Whispering Water di box office juga terlihat dari tingginya tingkat reservasi tiket, yang sempat mencapai lebih dari 20 persen, mengungguli film lain yang tayang pada periode yang sama. Pencapaian ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu film horor paling sukses dalam beberapa tahun terakhir di Korea Selatan.

Tak menunggu lama, film ini dipastikan akan tayang di Indonesia. Sejumlah jaringan bioskop besar telah mengumumkan rencana penayangannya, yang disambut antusias oleh penggemar film Korea di Tanah Air.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda