Entertainment
Anime Baki-Dou Part 2 Umumkan Tayang 18 Juni, Duel Musashi Makin Brutal
Anime Baki-Dou: The Invincible Samurai akhirnya mengumumkan jadwal penayangan untuk Part 2 yang akan tayang secara global eksklusif di Netflix mulai 18 Juni 2026. Seluruh episode dari Episode 14 hingga Episode 25 akan dirilis sekaligus, melanjutkan pertarungan brutal yang telah menjadi ciri khas franchise Baki selama bertahun-tahun.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui situs resmi anime sekaligus perilisan main visual terbaru yang langsung mencuri perhatian penggemar.
Visual itu menampilkan para petarung terkuat seperti Baki Hanma, Kaoru Hanayama, Izou Motobe, dan Pickle yang berdiri menghadang Miyamoto Musashi. Sementara itu, Musashi terlihat tenang sambil perlahan menarik pedangnya.
Tagline terbaru anime ini juga sukses menarik perhatian penggemar. Kalimat "Slash, slash, and slash my way to the top — that is the solitary way of Musashi" menggambarkan filosofi hidup Musashi yang terus menebas lawan demi mencapai puncak kekuatan tertinggi.
Baki-Dou sendiri merupakan adaptasi manga karya Keisuke Itagaki yang terbit di Weekly Shonen Champion pada 2014 hingga 2018. Seri ini melanjutkan kisah setelah pertarungan legendaris ayah dan anak antara Baki Hanma dan Yujiro Hanma. Dalam cerita terbaru, dunia kembali diguncang dengan kebangkitan pendekar pedang legendaris Jepang, Miyamoto Musashi.
Menurut sinopsis resmi Netflix, cerita bermula dari laboratorium rahasia milik Mitsunari Tokugawa yang berada jauh di bawah Tokyo Skytree. Dengan teknologi ilmiah modern, Tokugawa melakukan eksperimen terlarang untuk mengkloning dan menghidupkan kembali Musashi dari sisa jasadnya.
Kembalinya Musashi yang dikenal sebagai "sword saint" dan petarung terkuat dalam sejarah langsung menciptakan kekacauan besar di Jepang modern. Kehadirannya membuat para petarung bawah tanah, termasuk Baki, Yujiro, dan fighter lain, tertarik untuk menghadapi duel lintas zaman yang sangat berbahaya.
Karakter Miyamoto Musashi dalam anime ini disuarakan oleh Naoya Uchida. Kehadirannya disebut menjadi pusat konflik utama pada Part 2 karena Musashi akan menghadapi beberapa petarung paling kuat di semesta Baki.
Studio TMS Entertainment kembali dipercaya menggarap animasi Baki-Dou setelah sebelumnya sukses menangani Baki dan Baki Hanma. Anime ini disutradarai oleh Toshiki Hirano dengan komposisi seri oleh Tatsuhiko Urahata, desain karakter dari Shingo Ishikawa, dan musik yang dikerjakan Kenji Fujisawa dari Team-MAX.
Part pertama Baki-Dou: The Invincible Samurai sendiri telah tayang di Netflix sejak 26 Februari 2026 dengan total 13 episode yang langsung dirilis sekaligus. Respons penonton terbilang sangat positif. Berdasarkan laporan performa Netflix, anime ini mencatat sekitar 3,4 juta penayangan pada pekan pertama dan tetap stabil di minggu kedua dengan 3,1 juta views.
Meski mengalami penurunan pada minggu ketiga, Baki-Dou tetap dianggap sukses besar. Total penayangannya bahkan telah melampaui 7,7 juta views secara global, membuktikan bahwa franchise Baki masih memiliki basis penggemar yang sangat kuat di seluruh dunia.
Franchise Baki sendiri merupakan salah satu seri martial arts paling legendaris di Jepang. Manga pertamanya, Baki the Grappler, mulai terbit pada 1991 dan berlanjut dengan berbagai sekuel seperti Baki, Baki Hanma, Baki-Dou, Bakidou, hingga seri terbaru Baki Rahen yang masih berlangsung sampai sekarang.
Adaptasi animenya juga terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Netflix memulai era modern franchise ini lewat anime Baki pada 2018, dilanjutkan dengan Baki: Dai Raitaisai-hen pada 2020, lalu Baki Hanma pada 2021. Season kedua Baki Hanma yang menampilkan Tale of Pickle & The Pickle War Saga serta Father VS Son Saga juga sempat menjadi perbincangan besar pada 2023.
Kini, lewat Part 2 Baki-Dou: The Invincible Samurai, penggemar akan kembali disuguhkan pertarungan brutal penuh darah, filosofi kekuatan, dan duel ekstrem yang menjadi identitas utama seri ini. Dengan konflik Musashi yang semakin memanas, banyak penggemar percaya bahwa bagian terbaru ini akan menjadi salah satu arc paling intens dalam sejarah franchise Baki.