Entertainment

Warner Bros Garap Ulang Film Free Willy, Russo Brothers Jadi Produser

Warner Bros Garap Ulang Film Free Willy, Russo Brothers Jadi Produser
Film Free Willy (Warner Bros.)

Warner Bros. bersiap menghidupkan kembali salah satu film klasik era 1990-an. Studio tersebut dikabarkan tengah mengembangkan versi baru Free Willy yang sukses mencuri sorotan para penonton di seluruh dunia lebih dari tiga dekade lalu.

Proyek ini akan diproduksi oleh rumah produksi AGBO milik Russo Brothers (Anthony Russo dan Joe Russo), duo sutradara di balik sejumlah film Marvel. Sementara naskahnya akan ditulis oleh Mary-Margaret Kunze dan Jade Halley Bartlett.

Hingga kini Warner Bros. belum mengungkap detail cerita versi terbaru Free Willy. Namun, film tersebut disebut sebagai sebuah reimajining atau interpretasi baru dari kisah klasik yang pertama kali dirilis pada 1993.

Versi terbaru Free Willy diproduseri Angela Russo-Otstot, Michael Disco, dan Kassee Whiting dari AGBO. Anthony Russo, Joe Russo, serta Lauren Shuler Donner, yang telah terlibat sejak film pertama, turut bertindak sebagai produser eksekutif. Sementara Courtney Baker bergabung sebagai co-producer.

Free Willy menjadi salah satu film keluarga paling ikonik pada era 1990-an. Sinema garapan sutradara Simon Wincer ini tidak hanya sukses secara komersial, tetapi juga berhasil berkembang menjadi sebuah waralaba yang melampaui kesuksesan film pertamanya.

Dirilis pada 1993, film ini mengisahkan tentang Jesse, seorang anak yatim piatu yang kerap bermasalah dengan hukum.

Saat menjalani hukuman kerja sosial di sebuah taman hiburan laut, Jesse bertemu dengan Willy, seekor paus orca yang hidup dalam penangkaran. Pertemuan tersebut perlahan berkembang menjadi persahabatan erat yang mengubah hidup keduanya.

Seiring berjalannya waktu, Jesse mengetahui bahwa pemilik taman hiburan lebih mementingkan keuntungan finansial dibanding kesejahteraan Willy.

Demi menyelamatkan sahabatnya, Jesse menyusun rencana berani untuk membebaskan paus orca tersebut agar bisa kembali ke habitat aslinya di lautan lepas.

Secara finansial, Free Willy mencatatkan sukses besar dengan meraup pendapatan sekitar US153,7 juta dari anggaran produksi yang hanya berkisar US20 juta.

Kesuksesan film ini juga didorong oleh lagu legendaris Will You Be There yang dibawakan oleh Michael Jackson. Lagu tersebut menjadi hit global dan berhasil menembus posisi 10 besar tangga lagu Billboard Hot 100.

Di luar pencapaian box office, penayangan film Free Willy berhasil mengubah paradigma publik terhadap paus orca yang selama ini kerap di stereotipkan sebagai predator buas.

Dampak paling signifikan terlihat dari kisah nyata Keiko, paus orca yang memerankan tokoh Willy. Popularitas film ini memicu gerakan internasional berskala besar untuk membebaskan Keiko dari penangkaran.

Melalui kampanye global tersebut, Keiko akhirnya berhasil dilepasliarkan kembali ke perairan Islandia pada awal dekade 2000-an. 

Keberhasilan film pertama kemudian melahirkan waralaba yang terus berkembang di berbagai medium. Warner Bros. merilis Free Willy 2: The Adventure Home pada 1995 yang menyoroti kembali petualangan Jesse saat bertemu lagi dengan Willy dan upayanya membantu kawanan paus bertahan dari bencana tumpahan minyak.

Dua tahun kemudian, Free Willy 3: The Rescue (1997) hadir dengan menampilkan Jesse yang telah dewasa dan bekerja di pusat konservasi paus untuk menghentikan aksi perburuan ilegal terhadap Willy beserta kelompoknya.

Selain trilogi tersebut, popularitas cerita ini juga meluas ke layar kaca melalui serial animasi yang mengudara pada 1994 hingga 1995.

Hingga pada 2010, Warner Bros. kembali menghidupkan waralaba ini lewat Free Willy: Escape from Pirate's Cove. Kisahnya tentang seorang gadis bernama Kirra yang berusaha menyelamatkan bayi paus orca yang terdampar di pesisir Afrika Selatan.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda