Entertainment
Intip Trailer Film The Uprising, Andrew Garfield Pimpin Pemberontakan Besar
Andrew Garfield sukses membuat pangling penonton dalam film terbarunya, The Uprising. Ia kini memerankan seorang petani abad pertengahan yang memimpin pemberontakan besar melawan kekuasaan Raja Richard II dalam trailer perdana yang baru dirilis.
Dalam cuplikan tersebut, Andrew Garfield memerankan Wat Tyler, tokoh legendaris yang memimpin Pemberontakan Petani Inggris (Peasants' Revolt) tahun 1381.
Ia mengumpulkan pasukan rakyat jelata untuk melawan penindasan kerajaan demi memperjuangkan keadilan dan kebebasan.
Trailer The Uprising menampilkan transformasi fisik Andrew Garfield yang nyaris tak dikenali. Wajahnya tampak lebih kusam dengan rambut dan janggut panjang, menggambarkan kehidupan keras seorang petani di Inggris pada abad ke-14.
Film ini juga dipenuhi adegan aksi berskala besar, mulai dari duel pedang, hujan anak panah, hingga pertempuran jarak dekat yang brutal.
The Uprising mengisahkan Wat Tyler, seorang petani yang bangkit memimpin pemberontakan rakyat melawan tirani Raja Richard II.
Di tengah perang yang melanda Inggris, Tyler membentuk pasukan dari kalangan rakyat biasa untuk menghadapi kekuatan kerajaan dalam perjuangan mempertahankan keadilan dan kelangsungan hidup mereka.
Paul Greengrass selaku sutradara mengatakan ia sengaja menghadirkan The Uprising dari sudut pandang rakyat biasa, bukan para raja atau bangsawan seperti yang lazim ditemui dalam film sejarah.
"Yang menarik bagi saya adalah sifat universal dari kisah ini. Ini merupakan salah satu momen pertama dalam sejarah ketika rakyat biasa benar-benar menjadi pusat perhatian. Sejarah tidak lagi hanya tentang raja, ratu, atau orang-orang kaya dan berkuasa, tetapi tentang apa yang diinginkan rakyat, keluhan mereka, serta harapan dan impian mereka," tutur Paul Greengrass pada PEOPLE (People Magazine), dikutip pada Minggu (19/7/2026).
Paul Greengrass juga mengungkap bahwa saat menulis naskah, ia merasa tema yang diangkat dalam The Uprising terasa sangat relevan dengan kondisi dunia saat ini.
"Saya tidak sedang menyampaikan pandangan politik atau mendukung pihak tertentu. Yang ingin saya gambarkan adalah perasaan yang kita pahami bersama. Di berbagai negara, baik di tempat saya, tempat Anda, maupun di seluruh dunia, ada kemarahan dan ketidakpuasan yang terus bergolak. Saya rasa itu muncul karena ada sesuatu yang sedang berjuang untuk lahir," kata Paul Greengrass.
Pengembangan The Uprising telah berlangsung selama beberapa tahun dan sempat mengalami sejumlah perubahan besar.
Pada Mei 2022, proyek ini pertama kali diumumkan dengan judul The Hood. Saat itu, Paul Greengrass telah ditunjuk sebagai penulis sekaligus sutradara, sementara Benedict Cumberbatch dipilih sebagai pemeran utama.
Namun, proyek tersebut sempat lama tanpa kabar hingga Februari 2025, ketika film berganti judul menjadi The Rage dan Matthew McConaughey mengambil alih peran utama.
Pada tahap ini, Jason Blum juga bergabung sebagai produser melalui kolaborasi Blumhouse dan Atomic Monster.
Beberapa bulan kemudian, Matthew McConaughey memutuskan mundur dari proyek. Posisi pemeran utama kemudian diisi oleh Andrew Garfield, sementara Focus Features memperoleh hak distribusi film untuk wilayah Amerika Serikat.
Seiring berjalannya produksi, jajaran pemeran terus bertambah. Thomasin McKenzie bergabung pada Juni 2025, disusul Katherine Waterston pada September.
Sebulan kemudian, film resmi berganti judul menjadi The Uprising, bersamaan dengan pengumuman bergabungnya Jamie Bell, Cosmo Jarvis, Jonny Lee Miller, Woody Norman, Stephen Dillane, Tom Hollander, Stanley Townsend, dan Sky Yang.
Proses syuting dimulai pada September tahun lalu di sejumlah lokasi di kawasan Franconia, Bavaria, termasuk Nuremberg dan Penzing Studios dekat Munich, Jerman. The Uprising akan mulai menghiasi layar bioskop pada 11 September 2026.