Hobi
Tertarik Jadi Volunteer Piala Dunia Edisi Berikutnya? Perhatikan 6 Hal Ini!
Piala Dunia adalah salah satu kompetisi paling bergengsi bagi para pemain terbaik dunia, tak heran setiap edisinya turnamen satu ini selalu digelar megah dan disambut meriah oleh para pencinta sepak bola.
Lancarnya setiap acara Piala Dunia yang diselenggarakan lebih dari satu bulan, melibatkan ribuan volunteer atau relawan yang ikut serta didalamnya.
Mereka bertugas di berbagai bidang, mulai dari menyambut penonton, membantu media, mendampingi tim, hingga memberikan informasi kepada pengunjung.
Mengikuti program volunteer untuk ajang Piala Dunia tentu bisa menjadi pengalaman berharga bagi pencinta sepak bola. Setelah menyaksikan Piala Dunia 2026 ini apakah kamu jadi tertarik untuk menjadi volunteer pada edisi berikutnya?
Melansir dari situs resmi FIFA, erikut ini ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum mendaftar.
1. Pahami Alur Pendaftaran
Jika kamu tertarik untuk mendaftar, kamu harus terlebih dahulu mendaftar ke FIFA Volunteer Community. Setelah menjadi anggota FIFA Volunteer Community, baca dan pahami persyaratan program, kemudian isi formulir aplikasi, dan selesaikan penilaian daring.
Rangkaian seleksi tersebut meliputi pendaftaran dan penyelesaian penilaian daring singkat, mengikuti seleksi tim sukarelawan, pengumuman lolos, menyelesaikan pelatihan, mengambil kartu akreditasi, dan seragam.
2. Syarat
Untuk bergabung menjadi volunteer Piala Dunia FIFA, kamu harus memenuhi kriteria berikut:
- Berusia 18 tahun atau lebih pada saat pendaftaran (tidak ada batasan usia atas).
- Memenuhi syarat untuk menjadi relawan di negara tuan rumah dan memenuhi kriteria kelayakan lainnya.
- Berkomitmen untuk minimal delapan shift selama turnamen, harap dicatat bahwa beberapa shift mungkin berlangsung sebelum tanggal mulai resmi turnamen.
- Memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik. Pengetahuan bahasa tambahan merupakan nilai tambah, untuk relawan di Kanada, bahasa Prancis Kanada dan bahasa lainnya merupakan nilai tambah. Kemudian, untuk relawan di Meksiko, bahasa Spanyol sangat diperhitungkan.
- Menyelesaikan seluruh proses seleksi menjadi volunteer agar bisa lolos, termasuk mengikuti pelatihan.
3. Pilih Posisi yang Sesuai
Di dalam program volunteer terdapat banyak divisi yang bisa dipilih sesuai dengan keahlian dan minat kamu, seperti petugas yang menangani penonton, media, transportasi, operasional stadion, hingga layanan VIP.
Pilih posisi yang sesuai dengan kemampuan dan pengalaman agar lebih nyaman menjalankan saat tugas. Namun, FIFA sendiri tidak mengharuskan peserta seleksi memiliki pengalaman menjadi volunteer sebelumnya.
4. Ketahui Bahwa Volunteer Tidak Digaji
Salah satu hal yang sering disalahpahami adalah volunteer bukan pekerjaan berbayar. Volunteer Piala Dunia tidak menerima gaji, tetapi memperoleh pelatihan, seragam resmi, konsumsi saat bertugas, sertifikat, dan pengalaman bekerja di ajang olahraga terbesar di dunia.
5. Siapkan Dokumen Perjalanan
Selain tidak digaji, FIFA tidak dapat membantu para volunteer mendapatkan visa. Mereka harus mengikuti persyaratan masuk negara tuan rumah. Jika Piala Dunia digelar di luar negeri, pastikan paspor masih berlaku. Selain itu, pelajari persyaratan visa atau izin masuk ke negara tuan rumah jauh sebelum keberangkatan agar tidak terkendala administrasi.
6. Daftar Hanya Melalui Jalur Resmi
Pastikan mendaftar melalui situs resmi FIFA atau panitia penyelenggara. Hindari tawaran dari pihak yang meminta biaya pendaftaran atau menjanjikan kelulusan, karena proses rekrutmen volunteer FIFA tidak dipungut biaya.
Menjadi volunteer Piala Dunia bukan sekadar kesempatan untuk menyaksikan turnamen sepak bola terbesar di dunia dari dekat.
Pengalaman ini juga menjadi ajang belajar, memperluas relasi internasional, dan mengembangkan kemampuan bekerja dalam tim.
Dengan memahami persyaratan, menyiapkan dokumen mulai sekarang, serta mendaftar melalui jalur resmi, peluang untuk menjadi bagian dari penyelenggaraan Piala Dunia edisi berikutnya bisa semakin terbuka.