Hobi
Selisih 18 Poin, Marc Marquez Siap Jadi Kontender Juara Dunia Musim Ini?
Pembalap Ducati pabrikan, Marc Marquez, baru saja meraih kemenangan yang luar biasa di seri GP Jerman 2026. Marc tampil dominan dengan menjadi pole sitter sekaligus pemenang di sesi sprint dan main race.
Bukan sesuatu yang mengejutkan, Marc Marquez memang dikenal sebagai penguasa Sachsenring karena 13 kemenangan yang telah diraihnya di sini. Karakter Sachsenring yang tak searah jarum jam menjadi kekuatan The Baby Alien.
Hasilnya, Marc pun kini semakin kuat berada di posisi 3 klasemen sementara dengan poin sebanyak 190, terpaut 18 angka dari Jorge Martin yang berada di posisi pertama.
Dilihat dari perjalanannya, tahun ini cukup berat bagi Marc. Dia sempat tertinggal 102 poin karena cedera bahu serta kecelakaan yang dialaminya di GP Prancis lalu.
Namun Marc tidak diam saja, di sirkuit-sirkuit yang dia kuasai, dia tampil maksimal sehingga bisa membalikkan keadaan. Kemenangan penuh di GP Ceko dan GP Jerman kemarin berhasil membawanya bangkit. Mungkin, ini adalah strategi yang disiapkan Marc untuk mengejar ketertinggalan.
“Namun, kami mencoba menyerang di area yang saya rasa aman dan berusaha bertahan ketika menghadapi lintasan yang sulit," ujar Marc, dilansir dari laman Crash.
Terkait dengan selisih poin yang hanya 18 angka dari pemimpin klasemen, banyak yang mempertanyakan apakah di paruh kedua musim 2026 ini Marc menargetkan gelar juara dunia lagi?
Namun, kakak kandung Alex Marquez ini sepertinya sangat berhati-hati dalam memutuskan hal tersebut. Ini dikarenakan kondisi fisik yang masih belum stabil sepenuhnya, terutama di bagian bahu dan lengan kanan. Yang jelas, di jeda musim panas ini, Marc akan fokus untuk beristirahat.
“Memang benar bahwa jika kita ingin memperebutkan gelar juara, saya perlu meningkatkan beberapa hal, seperti lengan kanan. Itu satu-satunya hal yang perlu saya perbaiki. Jadi, selama liburan musim panas ini, saya akan beristirahat tentu saja, karena secara mental saya membutuhkannya,' tambahnya.
Lebih lanjut, pembalap berusia 33 tahun tersebut mengatakan apabila masalah pada lengan kanannya tersebut bisa membaik, maka dia bisa mencoba untuk mengejar gelar juara dunia di sisa musim 2026.
“Dan dari titik itu, jika kita bisa melakukannya, maka kita bisa mencoba untuk memperebutkan gelar juara di paruh kedua musim ini," katanya lagi.
Tidak ada yang tidak mungkin di MotoGP, Marc Marquez yang di awal musim mengalami kemunduran performa yang drastis bisa saja menjadi jawara di akhir musim nanti. Meskipun dalam perjalanannya pasti akan terasa lebih berat dari musim lalu.
Selain kendala fisik, Marc tahun ini menghadapi lawan yang bisa dikatakan lebih berat. Dia mungkin menjadi pembalap terkuat di Ducati, tapi Aprilia masih mengancam dan tidak akan membiarkan gelar jatuh ke tangannya dengan mudah.
Mereka masih memiliki 3 pembalap terbaik, Jorge Martin kini berada di puncak klasemen sementara, Ai Ogura yang peformanya belakangan ini semakin menakutkan, serta Marco Bezzecchi yang meskipun mengalami penurunan tapi masih mengancam di belakang.
Jika kondisi fisik Marc bisa pulih atau setidaknya semakin baik, maka kemungkinan dia bisa tampil maksimal di setiap sirkuit, tidak perlu menunggu di sirkuit andalannya. Dengan ini, peluang untuk membalikkan keadaan semakin besar.
Untuk itu, mari kita rehat sejenak dari hiruk pikuk MotoGP selama jeda musim panas, untuk kemudian bertarung lagi di GP Inggris pada tanggal 7-10 Agustus 2026. Menurut kalian, apakah Marc Marquez bisa menjadi calon atau bahkan juara dunia lagi musim ini?