Hobi
Sulap Stadion dalam Hitungan Jam: Rahasia di Balik Megahnya Panggung Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 kini hampir memasuki babak final, acara tersebut nantinya akan menjadi puncak dari pesta sepak bola dunia yang disaksikan jutaan penonton di stadion dan miliaran orang melalui siaran televisi seluruh penjuru dunia.
Namun, melihat megahnya closing atau opening ceremony Piala Dunia, pernahkah kamu bertanya bagaimana pihak panitia mempersiapkan stadion dari yang tadinya lapangan sepak bola menjadi lokasi closing ceremony yang megah.
Nyatanya, tak banyak yang menyadari bahwa setelah peluit panjang dibunyikan, stadion bisa berubah drastis hanya dalam hitungan jam. Bagaimana prosesnya? Berikut penjelasannya.
1. Puluhan Kru Langsung Masuk Lapangan
Begitu pertandingan berakhir dan wasit meniup peluit panjang, puluhan hingga ratusan kru operasional langsung memasuki lapangan. Mereka sudah memiliki tugas masing-masing sehingga proses perubahan stadion bisa berlangsung dengan cepat.
2. Panggung Juara Dipasang dalam Waktu Singkat
Salah satu pekerjaan utama adalah memasang panggung penyerahan trofi. Semua komponen panggung sudah dipersiapkan sejak sebelum pertandingan sehingga tinggal dirakit di titik yang telah ditentukan.
Selain panggung utama, kru juga menyiapkan jalur khusus bagi pemain, tim, dan tamu kehormatan menuju lokasi penyerahan medali dan trofi agar prosesi berjalan lancar.
3. Mengalihkan Sorot Kamera ke Penonton
Sementara tim lapangan menata panggung dan podium, tim penyiaran mengubah posisi beberapa kamera untuk menyorot momen selebrasi pemain atau penonton.
Selain itu, kamera juga perlu ditata kembali agar dapat menampilkan momen pengangkatan trofi dari berbagai sudut.
4. Trofi Dibawa ke Area Panggung
Trofi Piala Dunia yang sebelumnya berada di belakang layar kemudian dibawa menuju panggung oleh petugas. Biasanya, trofi terlebih dahulu dipertujukkan kepada penonton sebelum akhirnya diserahkan kepada pemenang.
Jika upacara penyerahan trofi sudah selesai kru kembali bekerja mengubah sebagian area stadion untuk pertunjukan hiburan. Seluruh proses dilakukan secepat mungkin agar acara dapat dimulai sesuai jadwal.
Perubahan stadion final Piala Dunia dalam waktu singkat bukan terjadi secara spontan, melainkan hasil perencanaan yang sangat matang.
Mulai dari kru lapangan, tim penyiaran, petugas keamanan, hingga panitia FIFA bekerja dan berkoordinasi agar momen penyerahan trofi dan upacara penutupan dapat berlangsung megah tanpa mengganggu jalannya pertandingan.
Lantas, kapan acara ini akan digelar? Melansir dari laman BBC, upacara penutupan Piala Dunia FIFA 2026 akan diselenggarakan pada hari Minggu, 19 Juli 2026, sebelum pertandingan final turnamen di Stadion MetLife, New Jersey.
Pertunjukan pra-pertandingan dijadwalkan dimulai pukul 13.30 waktu setempat, sekitar 90 menit sebelum kick-off. Menutup perhelatan akbar 4 tahunan ini, FIFA dan panitia akan menyelenggarakan closing ceremony yang luar biasa. Persiapan dan rincian upacara tersebut meliputi:
1. Jajaran Pengisi Acara
Acara bertabur bintang ini akan menampilkan pertunjukan dari Robbie Williams, Laura Pausini, Nicole Scherzinger, dan IShowSpeed, serta penampilan khusus lagu kebangsaan Amerika Serikat oleh Jennifer Hudson.
Tak hanya itu, penampilan spesial aktor Hollywood Tom Cruise juga ikut dalam rangkaian acara penutupan Piala Dunia 2026.
2. Jeda Babak Pertama Pertandingan Final Berlangsung Selama 25 Menit
Jeda babak pertama dalam final Piala Dunia hari Minggu diperkirakan akan berlangsung antara 20 hingga 25 menit.
Jeda normal akan berlangsung selama 15 menit, kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan berdurasi 11 menit, yang menampilkan Madonna, Shakira, dan boy band K-pop BTS.
Nah, itu tadi beberapa persiapan closing ceremony Piala Dunia 2026 yang akan dilaksanakan di hari yang sama dengan pertandingan final.
Dini hari tadi (15/7/2026), Timnas Spanyol telah mengalahkan Prancis dan lolos ke babak final. Sekarang, kita tinggal menunggu siapa yang akan menjadi lawan mereka, apakah Inggris atau Argentina? Mari kita nantikan bersama-sama.