Hobi
Nyesek! Fabio Quartararo Ternyata Bukan Pilihan Utama Honda untuk Direkrut
Kepindahan pembalap Yamaha, Fabio Quartararo, ke pabrikan Honda pada tahun 2027 menjadi salah satu kabar transfer yang paling heboh musim ini.
Pasalnya, Yamaha telah menjadi rumah bagi Fabio sejak kali pertama menginjakkan kaki di kelas premier. Selama 8 tahun, kerja sama ini telah menghasilkan banyak pencapaian, termasuk juara dunia tahun 2021 yang menjadi satu-satunya bagi Fabio sekaligus Yamaha dalam satu dekade terakhir.
Namun sayang, keduanya harus berpisah di akhir tahun 2026 ini setelah pembalap asal Prancis tersebut memutuskan untuk memilih Honda sebagai rumahnya musim depan.
Keputusan ini dinilai kurang menguntungkan bagi Fabio karena saat ini Honda masih menjadi tim di papan bawah di MotoGP, jika tujuannya adalah kembali kompetitif, Fabio diasumsikan memilih tim yang performanya kini lebih baik, seperti Ducati atau Aprilia.
Akan tetapi, perubahan regulasi di tahun 2027 menyisakan secercah harapan bagi Fabio Quartararo karena ada banyak hal di MotoGP yang akan di-reset. Asumsinya, Honda yang memiliki riwayat sebagai tim paling sukses di MotoGP akan kembali mendulang prestasi.
Di samping itu, ada hal yang menarik untuk dibicarakan. Hal ini terkait dengan keputusan Honda merekrut Fabio Quartararo yang ternyata bukan merupakan opsi pertama.
Sebelumnya, Honda digosipkan masih ingin mendatangkan lagi pembalap terbaik mereka, Marc Marquez, untuk musim 2027.
Sebelum menandatangani kontrak barunya dengan Ducati, Marc Marquez mengakui telah melakukan pembicaraan dengan Honda tentang kemungkinan kembali ke tim tersebut.
Namun, dia juga menyatakan bahwa tidak pernah ada percakapan 'formal' karena dia tetap tertarik pada Ducati.
“Jadi, ada percakapan informal, tetapi saya langsung menyatakan bahwa saya ingin mendengarkan Ducati terlebih dahulu. Kami langsung cocok dengan Ducati sejak awal, dan itu adalah hal yang paling penting," ujar Marc, dilansir dari laman MotoGP News.
Honda mungkin ingin mengulang kesuksesannya bersama Marc Marquez yang mereka raih di masa lalu. Selama satu dekade bersama, Marc dan Honda telah mencapai banyak prestasi dan memecahkan berbagai rekor.
Sayangnya, kenangan indah tersebut tidak membuat Marc Marquez sedikitpun ingin berpaling dari Ducati. The Baby Alien masih optimis bisa meraih hasil terbaik lagi bersama pabrikan asal Borgo Panigale tersebut.
Tak sampai di situ saja, Honda juga dilaporkan pernah mendekati calon rekan setim Marc Marquez musim depan, Pedro Acosta. Mereka siap menawarkan kontrak senilai €30 juta (£26 juta) kepada pembalap asal Spanyol tersebut.
Namun, sumber yang sama menyebutkan bahwa Acosta menegaskan dengan sangat jelas bahwa dia ingin balapan untuk tim yang sama dengan Marc Marquez, agar dapat menguji dirinya sendiri melawan pembalap terbaik dalam tim yang sama. Dan itulah yang menjadi alasan Pedro memilih Ducati sebagai timnya mulai tahun 2027.
Dengan demikian, kemungkinan besar Fabio Quartararo adalah pilihan ketiga atau rencana C bagi Honda untuk direkrut musim depan.
Terlepas dari pilihan ke berapa, tidak ada yang keliru dengan hal tersebut. Meskipun performa Honda kini masih jauh dari kata baik, bukan berarti mereka akan selalu berada di posisi yang sama.
Seperti yang dijelaskan tadi, bahwa saat dimulainya regulasi baru tahun 2027 semua tim akan memulai dari posisi yang sama, sehingga semua memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi yang terbaik.
Fabio kini masih menjadi satu-satunya pembalap yang disahkan oleh Honda untuk musim depan dan masih akan menunggu 3 pembalap lagi yang akan menjadi rekan setimnya dan rekan di tim satelit.
Lantas, jika menurut kalian, akan seperti apa performa Fabio Quartararo di Honda musim depan?