Hobi

Pantang Menyerah! Pedro Acosta Berusaha Raih Kemenangan Pertama Bersama KTM

Pantang Menyerah! Pedro Acosta Berusaha Raih Kemenangan Pertama Bersama KTM
Pedro Acosta (Instagram/37pedroacosta)

Pedro Acosta baru-baru ini menyatakan semangatnya untuk tetap mengincar kemenangan pertama bersama KTM di sisa musim 2026 ini, sebelum pindah ke Ducati di tahun 2027.

Pembalap asal Spanyol itu memiliki hubungan yang sangat baik dengan KTM. Dia pernah meraih gelar juara Red Bull MotoGP Rookies Cup (2020), kemudian keluar sebagai juara dunia Moto3 di musim debutnya (rookie) tahun 2021 bersama Red Bull KTM Ajo.

Kemudian, saat kali pertama naik ke kelas premier, Acosta juga langsung bekerjasama dengan KTM, awalnya di tim satelit mereka, Tech3.

Setelah menunjukkan performa yang menjanjikan, Acosta lalu promosi ke Red Bull KTM Factory Racing. Dia beberapa kali naik podium, termasuk meraih kemenangan sprint MotoGP pertamanya di GP Thailand 2026.

Kendati demikian, Acosta dan KTM masih belum berhasil meraih kemenangan pertama mereka di sesi balap utama MotoGP setelah hampir 3 musim bersama.

Inilah yang kemudian membuat The Baby Shark bertekad untuk mencetak kenangan manis bersama tim yang telah membesarkan namanya sebelum berpisah di akhir musim nanti.

Sampai akhir tahun, saya berada di KTM. Saya akan memberikan semua yang saya miliki untuk meraih kemenangan pertama ini,” kata Acosta, dilansir dari laman Motorsport.

MotoGP musim 2026 telah berjalan separuh, tapi performa para pembalap KTM masih belum menunjukkan hasil yang impresif. Fakta bahwa RC16 milik mereka masih kalah dari GP26 milkl Ducati dan RS-GP milik Aprilia menjadi faktor yang harus diperbaiki.

Saat ini, situasinya cukup sulit. Kami memiliki empat Aprilia yang sangat kuat, dan lima atau enam Ducati yang kuat di sekitar sini," katanya.

Kendati demikian, Acosta mengincar beberapa sirkuit di paruh kedua musim ini untuk bisa memaksimalkan penampilannya, seperti di GP Austria, GP Misano, dan juga beberapa seri Asia.

Masih banyak balapan yang harus dilalui. Kita akan memiliki trek yang jauh lebih baik (dalam beberapa bulan mendatang) daripada di bagian pertama musim ini karena biasanya ketika kita pergi ke Austria, Misano, dan juga Asia, kita membuat kemajuan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Acosta mengakui bahwa untuk saat ini situasinya masih sulit untuk mengejar ketertinggalan, tapi target yang diingin diraih cukup berat.

Selain berusaha meraih kemenangan pertama, dia juga berusaha lebih dekat dengan pembalap top 3. Artinya, sebelum benar-benar pergi dari KTM, Acosta berusaha membawa timnya mendekat ke papan atas.

Saat ini, cukup sulit untuk meraih kemenangan. Saya berharap kesempatan itu datang sebelum akhir tahun, tetapi meskipun tidak, saya akan sangat senang jika kami bisa memperkecil jarak dengan tiga besar klasemen kejuaraan," akunya.

Salah satu faktor kecil yang dia sadari harus mulai ditingkatkan adalah meminimalisir masalah teknis yang masih sering mengganggu, seperti di Brno dan di Barcelona beberapa waktu lalu.

Jika masalah tersebut bisa diatasi maka peluang untuk meraih kemenangan akan semakin besar.

Memang benar, seperti yang saya katakan, jika di paruh kedua musim ini kita berusaha untuk tidak mengalami masalah teknis, mungkin kita bisa mencoba untuk kembali bersaing memperebutkan posisi teratas di kejuaraan," pungkasnya.

Dengan waktu yang semakin menipis sebelum meninggalkan KTM, Acosta tentu ingin menutup perjalanannya bersama tim tersebut dengan prestasi. Menarik untuk melihat apakah Acosta mampu mewujudkan ambisinya di paruh kedua musim 2026.

Dengan beberapa sirkuit yang diyakini lebih cocok untuk KTM, The Baby Shark masih memiliki cukup banyak kesempatan untuk memberikan kemenangan yang selama ini belum berhasil diraih sekaligus meninggalkan KTM dengan kenangan manis.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda