Hobi

Selalu Kena Apes, Marc Marquez Mengaku Waspadai Sirkuit Mandalika

Selalu Kena Apes, Marc Marquez Mengaku Waspadai Sirkuit Mandalika
Marc Marquez (Instagram/marcmarquez93)

Marc Marquez mengakui bahwa Sirkuit Mandalika yang akan menjadi tempat dilaksanakannya GP Indonesia masuk ke dalam sirkuit yang dia waspadai musim ini.

Pembalap Ducati tersebut baru saja memenangkan GP Aragon dengan 2 kali naik podium teratas, yakni di hari Sabtu dan Minggu.

Dengan ini, Marc berhasil mengumpulkan poin maksimal dan memangkas jarak antara dirinya dengan pemuncak klasemen yang sebelumnya 40 poin menjadi hanya 19 poin saja.

Seperti yang dikatakan sebelumnya, Marc fokus memaksimalkan performanya di sirkuit-sirkuit yang menjadi kekuatannya, seperti Hungaria, Jerman, dan kemarin Aragon untuk meraih poin penuh.

Seperti yang saya katakan, jika kita ingin memiliki peluang minimal untuk memperebutkan kejuaraan, di sirkuit yang bagus bagi kita, kita tidak boleh kehilangan poin. Jadi, itulah yang kami lakukan akhir pekan ini. Sirkuitnya bagus, kami mencapai hasil terbaik, meskipun Martin sedikit kesulitan akhir pekan ini," ujar Marc, dilansir dari laman Crash.

Selain itu, dia juga sambil meminimalisir kesalahan di sirkuit tempat di mana dia biasa kesulitan. Setidaknya jika tidak jatuh, dia tidak sampai kehilangan poin karena berapapun jumlahnya, angka tersebut sangat berharga mengingat ketatnya persaingan untuk kejuaraan musim ini.

The Baby Alien sempat mengungkapkan sirkuit yang dia waspadai musim ini, yakni Mandalika. Hal tersebut dikarenakan Marc hampir selalu mengalami kegagalan di balapan hari Minggu mulai tahun pertama GP Indonesia digelar.

Marc absen dari Grand Prix Indonesia musim 2022 setelah mengalami gegar otak akibat kecelakaan hebat saat sesi pemanasan.

Kemudian, di tahun 2023 mengalami kecelakaan dan tersingkir dari balapan. Musim berikutnya saat sudah beralih ke Ducati (Gresini), Marc mengalami masalah teknis yang menyebabkan gagal finis alias DNF.

Terakhir, tahun lalu dia tersingkir dari sesi balap utama akibat tabrakan dengan Marco Bezzecchi yang menyebabkannya mengalami patah tulang bahu yang cukup parah.

Cedera baru yang didapat Marc di Mandalika tersebut malah berdampak pada performanya musim ini sehingga kurang maksimal.

Dari segi sejarah, Indonesia adalah yang terburuk (bagi saya), karena setiap tahun saya punya kenangan buruk dari sana. Namun selain itu, di sirkuit-sirkuit lainnya saya merasa baik-baik saja. Jadi, balapan demi balapan. Sekarang, pulih dari balapan ini dan berkonsentrasi pada Misano," tambahnya.

Dengan kenangan-kenangan buruk di Indonesia ini Marc perlu sangat berhati-hati saat menjalani GP Indonesia nanti. Ini juga membuat target Marc di Mandalika kemungkinan tidak sekadar mengejar kemenangan.

Jika Ducati miliknya tidak cukup kompetitif untuk bersaing di posisi terdepan, finis dengan poin berapapun justru bisa menjadi pilihan yang lebih masuk akal.

Lebih-lebih sekarang dirinya sudah berada di posisi 2 klasemen sementara dan asa untuk meraih gelar kesembilan masih ada. Jika terjadi kesalahan kecil saja dia bisa kehilangan kesempatan untuk menjadi juara dunia musim ini.

Tidak jauh-jauh dulu ke Mandalika, seri berikutnya yakni Misano sudah menunggu. Dalam balapan tahun lalu, Marc berhasil menyapu bersih kemenangan di sirkuit kebangaan warga Italia tersebut. Lantas, apakah musim ini dia bisa mengulang kembali kesuksesannya?

Ini masih menjadi pertanyaan karena Aprilia bisa tiba-tiba menyerang, tapi setidaknya dengan memiliki modal tersebut, Marc bisa termotivasi untuk tampil maksimal.

Jika mampu menang lagi di Misano, Marc bisa menambah poin bahkan berkesempatan menggeser Jorge Martin dari puncak klasemen. Namun, perlu diingat bahwa tantangannya bukan hanya soal menang, tapi juga bagaimana menjaga motor tetap aman hingga melintasi garis finis.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda