Kolom

Lebaran Bukan Fashion Week: Mending Hati yang Glow Up daripada Pamer Gamis Baru

Lebaran Bukan Fashion Week: Mending Hati yang Glow Up daripada Pamer Gamis Baru
Ilustrasi baju baru lebaran (Pixabay/Pexels)

Lebaran selalu identik dengan banyak hal yang menyenangkan. Mulai dari makanan khas yang hanya muncul setahun sekali, kumpul keluarga besar, hingga tradisi mengenakan baju baru. Namun, di balik kemeriahan itu, ada satu fenomena yang sering muncul tanpa kita sadari: gengsi outfit Lebaran.

Bagi sebagian orang, baju Lebaran bukan sekadar pakaian untuk merayakan hari kemenangan. Ia berubah menjadi semacam simbol status, ajang pamer diri, bahkan kadang menjadi sumber tekanan sosial.

Kini Baju Lebaran Tak Lagi Sekadar Baju

Dulu, baju baru saat Lebaran punya makna sederhana. Orang tua membelikan pakaian baru sebagai bentuk kebahagiaan setelah menjalani sebulan penuh berpuasa. Rasanya istimewa, walaupun modelnya sederhana dan harganya tidak mahal.

Sekarang, situasinya terasa sedikit berbeda. Outfit Lebaran sering kali dipikirkan jauh-jauh hari. Harus serasi dengan keluarga, harus mengikuti tren, bahkan harus terlihat “layak tampil” di foto media sosial.

Tanpa sadar, banyak orang mulai merasa tidak percaya diri jika tidak memiliki pakaian baru yang terlihat mewah atau kekinian. Padahal, esensi Lebaran sendiri sebenarnya tidak pernah berbicara soal itu.

Media Sosial Ikut Memanaskan Situasi

Kita tidak bisa menutup mata bahwa media sosial punya pengaruh besar dalam urusan outfit Lebaran. Timeline biasanya dipenuhi foto keluarga dengan busana seragam, OOTD di rumah nenek, atau pose rapi sebelum berangkat salat Id.

Semua terlihat indah dan sempurna.

Masalahnya, tidak semua orang berada dalam kondisi yang sama. Ketika terlalu sering melihat standar yang tampak “wah”, sebagian orang jadi merasa perlu mengikuti pola tersebut. Akhirnya, baju Lebaran bukan lagi kebutuhan, tetapi perlombaan yang tidak pernah diumumkan.

Ada yang rela menghabiskan banyak uang, bahkan sampai memaksakan kondisi keuangan, hanya demi terlihat pantas di Hari Raya.

Gengsi yang Diam-Diam Melelahkan

Yang menarik, fenomena ini sering terjadi secara halus. Tidak ada yang benar-benar memaksa, tetapi tekanan sosial terasa ada.

Misalnya, saat berkumpul keluarga, obrolan ringan kerap terjadi seperti ini:

“Bajunya beli di mana?”
“Wah, tahun ini pakai brand ini ya?”
“Seragam satu keluarga lagi?”

Pertanyaan seperti itu sebenarnya biasa saja, tetapi bagi sebagian orang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Apalagi jika kondisi keuangan sedang tidak memungkinkan untuk ikut “meramaikan” tren.

Pada titik tertentu, gengsi outfit Lebaran justru bisa membuat orang lupa bahwa Hari Raya seharusnya menjadi momen yang menenangkan, bukan membebani.

Kembali ke Makna yang Lebih Sederhana

Menurut saya, tidak ada yang salah dengan membeli baju baru saat Lebaran. Itu tradisi yang indah dan menyenangkan, apalagi jika dilakukan dengan penuh rasa syukur dan sesuai kemampuan.

Namun, akan jauh lebih baik jika kita tidak menjadikannya sebagai standar kebahagiaan.

Lebaran seharusnya lebih tentang memaafkan, memperbaiki hubungan, dan menikmati waktu bersama keluarga. Baju yang kita kenakan hanyalah pelengkap, bukan inti dari perayaan itu sendiri.

Bahkan, kadang kebahagiaan Lebaran justru terasa lebih hangat ketika semuanya dijalani dengan sederhana.

Ada satu pemikiran yang mungkin menarik untuk dipertimbangkan: Lebaran tidak selalu harus identik dengan sesuatu yang baru secara materi. Yang benar-benar baru seharusnya adalah hati kita. Hati yang lebih lapang, hubungan yang kembali hangat, dan cara pandang yang lebih sederhana terhadap hidup.

Kalau outfit Lebaran kita sederhana tetapi hati terasa ringan, rasanya justru jauh lebih nikmat dibanding harus tampil mewah tetapi penuh tekanan.

Pendek kata, Lebaran bukan panggung fashion. Namun, ia adalah ruang untuk kembali menjadi manusia yang lebih tulus.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda