Bunda, seringkali karena keterbatasan bahasa yang dikuasai, anak jadi bingung bagaimana cara mengekspresikan keinginannya. Tak pelak, anak hanya bisa mengekspresikan dengan cara merontak, menangis, berteriak, dan sebagainya.
Inilah yang disebut dengan tantrum pada anak. Dirangkum dari berbagai sumber, begini cara menghadapi tantrum pada anak.
1. Tenang dan Kendalikan Emosi
Saat anak mengalami tantrum, sangat penting bagi bunda untuk tetap tenang dan kendalikan emosi. Jangan panik apalagi malah sampai membentak atau berteriak pada anak.
2. Ajak Si Kecil untuk Berkomunikasi
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, anak mengalami tantrum karena ketidakmampuannya mengekspresikan keinginannya. Bunda bisa mengajaknya berkomunikasi. Misalnya dengan menanyakan langsung apakah anak lapar, mengantuk, atau bosan. Dengan melakukan ini, anak akan mulai belajar bagaimana sebaiknya mengkomunikasikan keinginannya.
3. Jangan Pakai Kekerasan
Mungkin ada sebagian dari orangtua yang masih memakai cara kekerasan untuk mendiamkan anaknya yang sedang tantrum. Bunda perlu menghindari cara seperti ini ya. Kekerasan hanya akan mengajarkan pada anak untuk melakukan kekerasan pula dalam mengekspresikan kemauannya. Ingat, anak itu adalah peniru yang ulung.
4. Alihkan Perhatian
Cara selanjutnya yang bisa bunda lakukan adalah dengan mengalihkan perhatian si kecil. Misalnya saja ajaklah ia bermain atau memberikan cemilan yang ia suka.
5. Jauhkan Benda Berbahaya
Saat anak tantrum, bunda harus menjauhkan segala benda-benda berbahaya dari jangkauan anak. Jangan sampai anak malah mengalami kecelakaan saat sedang tantrum.
6. Berikan Sentuhan Kasih Sayang
Poin yang tidak kalah pentingnya yaitu berikan sentuhan kasih sayang. Bunda bisa memberikan pelukan hangat atau ciuman kasih sayang saat si kecil sedang tantrum. Ini dilakukan selain memberikan ketenangan, anak akan sadar bahwa bunda peduli dengannya.
7. Jangan terburu-buru Mengikuti Semua Kemauan Anak
Terakhir yang perlu bunda perhatikan adalah jangan terburu-buru menuruti semua kemauan anak. Misalnya jika anak meronta karena ingin main gadget padahal menurut bunda sudah cukup, maka bunda tidak perlu menurutinya. Hal ini dilakukan agar anak belajar akan disiplin.
Tantrum pada anak memanglah hal yang wajar. Yang terpenting adalah bagaimana cara orangtua mengatasinya dengan tepat. Dengan menerapkan 7 langkah di atas secara disiplin, lambat laun tantrum pada anak akan hilang. Selamat mencoba!