Suka Pamrih, Ini 4 Tanda Seseorang Tidak Tulus Menolong

Munirah | Rizki Putra
Suka Pamrih, Ini 4 Tanda Seseorang Tidak Tulus Menolong
Ilustrasi bully. (pexels.com/Keira Burton)

Hidup berdampingan dengan orang lain, memang sudah seharusnya kita bisa saling membantu ketika orang lain dalam kesulitan. Kalau kamu kerap kali sering menolong orang lain, pasti orang sekitarmu mau untuk melakukan hal yang sama juga.

Namun, hal yang menyakitkan ketika orang lain tidak tulus, apalagi pamrih untuk menolong. Maka dari itu, simak 4 tanda seseorang tidak tulus menolong.

1. Selalu bersikap pamrih

Hal yang ini memang wajar terjadi dalam suatu pergaulan. Namun, tipe orang yang seperti ini cenderung meminta balasan yang setimpal atas pertolong yang sudah dia berikan.

Kalau sudah menemukan orang yang seperti ini di kehidupanmu, sebaiknya pikir-pikir terlebih dahulu kalau ingin meminta pertolongan padanya. Terkadang dia malah menganggap kamu mempunyai utang budi dengannya.

2. Sering mengungkit persoalan masa lalu ketika bertemu

Meski bantuannya terlihat kecil maupun besar, akan cenderung selalu mengungkit persoalan masa lalu seputar pertolongannya ketika bertemu denganmu. Tentu kamu akan kehilangan respect dengannya, lantaran kerap kali mengungkit permasalahan yang sudah dilewati. Namun, bukan maksudnya melupakan bantuan yang telah diberikannya, tapi tidak seharusnya melakukan hal tersebut yang sudah selesai permasalahannya.

3. Bantuannya dijadikan bahan pencitraan di depan orang lain

Ketika kamu pernah diberi bantuan oleh temanmu, tapi dijadikan bahan pembicaraan d depan orang lain, dan dikejadian itu ada kehadiranmu. Meski kamu tidk paham maksud dari tujuannya, tapi itu perlakuan yang tidak baik kalau harus diungkit di depan orang lain.

Tentu saja akan mempermalukanmu, tapi kamu harus lebih bersabar menghadapinya. Namun, bukan kamu saja yang kesal atas sikap, orang lain pun akan kehilangan respect terhadapnya, lantaran bantuannya hanya sebagai bahan pencitraan.

4. Pura-pura tulus di depanmu

Di depanmu dia memang terlihat tulus ingin membantumu, tapi di belakangmu dia menceritakan keberatan atau kamu sungguh merepotkan baginya. Hal ini bisa dibilang tipe orang yang bermuka dua.

Pada dasarnya, dia memang keberatan untuk mau menolongmu, namun dia segan kalau menolak untuk menolongmu. Tentu saja hal ini sudah banyak terjadi dalam suatu lingkungan, entah dalam pertemanan, rekan kerja, atau bahkan orang terdekat.

Tentu saja sangat menyakitkan kalau 4 hal di atas telah terjadi dalam kehidupanmu. Maka dari itu, kita semua paham bahwa lebih baik menolong seseorang harus tulus tanpa ada niatan pamrih, atau ingin menjatuhkannya.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak