alexametrics

Biar Enggak Emosi, Lakukan 4 Hal Ini Saat Hadapi Orang yang Keras Kepala

Reza Hour
Biar Enggak Emosi, Lakukan 4 Hal Ini Saat Hadapi Orang yang Keras Kepala
Ilustrasi bertengkar. (pexels.com/Liza Summer)

Pada saat berhadapan dengan orang yang keras kepala, memang cenderung kerap kali lebih mementingkan dirinya sendiri dan tidak menghargai perasaan orang lain. Hal inilah yang bisa membuat emosimu meninggi kalau sudah ada persoalan dengannya.

Makanya, kamu perlu cara yang tepat untuk bisa menghadapinya tanpa mengeluarkan emosi yang berlebihan. Maka dari itu, lakukan 4 hal ini saat hadapi orang yang keras kepala.

1. Jangan mudah menerima setiap perkataannya

Terkadang berhadapan dengan orang yang keras kepala bisa menguras perasaan. Maka dari itu, jangan terlalu mudah menerima setiap perkataannya. Sudah sepatutnya kamu harus mengdengar secara lebih jelas lagi apa maksu dan tujuan yang dia inginkan.

Supaya kamu tidak tersulut emosi, sudah sebaiknya tidak harus menggubris setiap perkataannya yang membuat perasaanmu tersakiti. Sebab, orang yang keras kepala memang pada dasarnya memiliki pendirian yang kokoh.

2. Mendahulukan emosi bukan cara yang tepat untuk menyelesaikan masalah

Jika dia memperlakukanmu sudah kelewatan batas, jangan sampai kamu menyikapinya dengan cara mendahulukan emosi dibandingkan akal sehatmu. Sebab, hal ini justru membuat situasi makin rumit dan semakin sulit diselesaikan masalahnya.

Maka dari itu, ada baiknya kamu bisa tenang untuk menghadapinya. Selain itu, bertindak lebih bijak darinya akan lebih baik dibandingkan kamu malah tersulut emosi hingga meledak-ledak.

3. Jangan memaksanya untuk menyetujui pendapatmu

Pada dasarnya, orang yang keras kepala memiliki pendirian yang kuat, sehingga sulit untuk dinasihati. Maka dari itu, jangan memaksanya untuk menyetujui pendapatmu. Sebab, akan menjadi sia-sia dan juga membuang waktumu begitu saja.

Kalau ingin dia menyetujui pendapatmu, sudah sepatutnya kamu harus bisa membaca suasana hatinya. Tidak masalah kalau kamu sedikit merendahkan egomu, lambat laun pun dia tidak mempertahankan argumennya.

4. Ikuti alurnya untuk bisa meluluhkan hatinya

Berhadapan dengan orang yang keras kepala memang kamu harus jauh lebih tenang dan kesabaran untuk menanggapinya. Supaya bisa mengubah argumentasinya untuk menyetujui argumenmu.

Hal ini bisa terjadi kalau awalnya kamu harus mengikuti alur yang dia inginkan terlebih dahulu. Tidak masalah hal ini dilakukan, jika ingin meluluhkan hatinya. Alhasil, dia pun mengikuti apa yang kamu inginkan.

Berdasarkan ulasan di atas, menghadapi orang yang keras kepala memang perlu ketenangan dan kesabaran supaya tidak mudah tersulut emosimu.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak