Lifestyle
5 Hal Pertama yang Dapat Menajamkan Empati
Kemampuan berempati haruslah diasah sejak dini. Kemampuan berempati ini dapat menjadi bekal bagi kita untuk menebar kebaikan dan kebermanfaatan dalam hidup. Empati yang diasah sejak dini akan lebih mudah untuk tertanam dengan kuat sehingga akan terbawa hingga kita dewasa.
Berikut ini adalah lima hal pertama yang dapat kita lakukan untuk melatih kemampuan berempati.
1. Merekam emosi pribadi
Kita perlu untuk merekam semua perasaan dan emosi yang kita rasakan. Emosi tersebut antara lain marah, sedih, senang, kecewa, takut, jijik, dan lain sebagainya. Dengan kita merekam semua emosi tersebut ke dalam memori, maka kita akan dapat dengan mudah memunculkan empati jika suatu saat menjumpai orang lain mendapatkan emosi yang sama. Kita pun dapat dengan mudah tersentuh dan mampu memunculkan respons kebaikan.
2. Perhatikan orang lain
Kita perlu untuk memperhatikan orang-orang di sekitar kita untuk dapat mengantongi informasi-informasi tentang kondisi mereka. Memperhatikan orang lain bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, namun kita perlu mencobanya untuk dapat mengetahui dan memahami orang lain dengan baik, sehingga kita dapat menentukan tindakan.
3. Menjadi pendengar yang baik
Menjadi pendengar yang baik merupakan sebuah kemampuan yang sangat perlu untuk dikembangkan. Dengan menjadi pendengar yang baik, berarti kamu sudah mencoba untuk mengasah kemampuan empatimu. Dengan begitu kamu akan dengan mudah memberikan respons yang positif tanpa menghakimi. Dengan mendengarkan cerita orang lain secara seksama, kamu akan menyelami emosi yang dia rasakan sehingga kamu pun akan merasakan bagaimana perasaannya,
4. Sesekali, posisikan dirimu sebagai orang lain
Bayangkan jika kamu berada di posisi orang yang sedang kesusahan, dengan begitu kamu akan dapat memahami secara mendalam bahwa berada di posisi orang saat itu bukanlah hal yang mudah.
5. Kembangkan perilaku suka membantu
Latihlah kemampuan empatimu dengan memberikan pertolongan walau tak seberapa. Karena uluran tanganmu lebih berarti daripada jumlah yang kamu berikan. Dengan begitu empatimu akan tumbuh dengan sendirinya. Mari, mulai asah empatimu agar hidupmu semakin bermanfaat!