Persaingan chipset atau prosesor untuk smartphone semakin ketat di tahun 2026. Dua nama terbesar, Qualcomm Snapdragon dan MediaTek Dimensity, kembali memimpin pasar dengan performa yang terus meningkat. Banyak pengguna masih mempertanyakan mana yang lebih unggul untuk kebutuhan gaming, multitasking, hingga fotografi.
Untuk beberapa waktu, seri Snapdragon dari Qualcomm adalah pilihan utama untuk smartphone android kelas atas. Namun belakangan ini telah bergeser dengan chip pesaingnya, MediaTek, yang mendominasi setiap segmen. Meskipun Snapdragon sering ditemukan di smartphone kelas atas, model premium terbaru bahkan menggunakan SoC Dimensity terbaru.
Jadi, bagi Sahabat Yoursay yang mengincar ponsel android kelas atas, perlu mengetahui 5 perbedaan Snapdragon vs Dimensity berdasarkan laman Gizmochina ini, untuk menjadi bahan pertimbangan.
1. Performa CPU
Chipset Snapdragon seri 8 Gen terbaru menunjukkan stabilitas tinggi dalam penggunaan berat. Kinerja multi-core lebih unggul, sementara efisiensi baterai tetap terjaga bahkan saat menjalankan game dan multitasking intens.
Di sisi lain, Dimensity seri 8000-9000 hadir dengan performa single-core yang semakin cepat, ideal untuk penggunaan aplikasi harian yang mengutamakan responsivitas.
2. Gaming
GPU Adreno generasi terbaru pada Snapdragon memberikan frame rate yang lebih stabil serta kontrol suhu lebih efektif ketika menjalankan game grafis tinggi.
Dimensity tetap tampil kompetitif, terutama seri 9200 dan 9300 ke atas, namun cenderung mengalami penurunan performa lebih cepat ketika dipakai untuk gaming berat dalam durasi panjang.
3. Kamera
Pada sektor kamera, Snapdragon masih menjadi pilihan utama produsen flagship. Proses warna lebih natural, stabilisasi lebih halus, serta kinerja foto malam yang lebih bersih membuatnya unggul untuk fotografi mobile.
Dimensity menawarkan peningkatan pada AI kamera, terutama di kelas mid-range, dengan pemrosesan cepat dan efisien.
4. Konektivitas
Untuk urusan jaringan, Snapdragon unggul dalam stabilitas modem dan jangkauan sinyal. Sementara Dimensity memberikan keunggulan pada efisiensi daya penting untuk pengguna yang berada di jaringan 5G sepanjang hari.
5. Harga dan Perangkat
Snapdragon umumnya digunakan pada perangkat flagship atau kelas menengah atas dengan harga lebih premium. Dimensity menghadirkan performa setara flagship namun dengan harga lebih terjangkau, menjadikannya pilihan populer untuk segmen mid-range dan upper mid-range.
Jadi kesimpulannya, kedua chipset ini menawarkan performa unggul di kelasnya masing-masing, sehingga pemilihan bergantung pada kebutuhan pengguna. Smartphone yang akan dirilis tahun 2026 ini diprediksi akan semakin memperkuat kompetisi antara dua raksasa chipset tersebut.