Suka Traveling dan Rekam Momen? DJI Osmo Pocket 3 Bisa Jadi Kamera Andalan

Hayuning Ratri Hapsari | Leonardus Aji Wibowo
Suka Traveling dan Rekam Momen? DJI Osmo Pocket 3 Bisa Jadi Kamera Andalan
DJI Osmo Pocket 3 (dji.com)

Suka traveling dan suka mengabadikan momen selama perjalanan? Momen seperti pemandangan indah, suasana kota baru, hingga perjalanan spontan bersama teman sering kali terasa sayang jika hanya lewat begitu saja.

Banyak orang kini memilih merekam perjalanan mereka agar bisa dikenang kembali atau dibagikan di media sosial. Namun membawa kamera besar saat traveling tidak selalu praktis. Di sinilah kamera kecil seperti DJI Osmo Pocket 3 menjadi pilihan menarik bagi kamu yang ingin merekam momen perjalanan dengan lebih simpel.

Ukurannya yang ringkas membuat kamera ini mudah dimasukkan ke dalam tas kecil bahkan kantong. Hal tersebut membuatnya cocok untuk traveler yang ingin tetap bisa membuat konten tanpa harus membawa banyak peralatan.

DJI Osmo Pocket 3 merupakan kamera pocket dengan gimbal stabilizer tiga sumbu yang sudah terintegrasi. Teknologi ini membantu menjaga video tetap stabil meski pengguna berjalan atau merekam sambil bergerak, sehingga hasil video terlihat lebih halus.

Salah satu peningkatan paling signifikan dari generasi ini adalah penggunaan sensor CMOS berukuran 1 inci. Sensor yang lebih besar memungkinkan kamera menangkap cahaya lebih banyak, sehingga hasil video terlihat lebih tajam dan detail, termasuk saat kondisi pencahayaan tidak terlalu terang.

Untuk kemampuan perekaman, kamera ini mampu merekam video hingga resolusi 4K 60fps dengan dukungan warna 10-bit. DJI juga menghadirkan mode slow motion hingga 4K 120fps yang memungkinkan pengguna membuat video perjalanan dengan efek yang lebih dramatis.

Dari sisi lensa, DJI Osmo Pocket 3 menggunakan lensa dengan focal length setara 20mm dan aperture f/2.0. Sudut pandang yang cukup lebar membuatnya nyaman digunakan untuk vlogging karena wajah pengguna dan latar belakang tetap bisa masuk dalam satu frame.

Kamera ini juga dibekali layar sentuh berukuran 2 inci yang dapat diputar. Pengguna cukup memutar layar untuk menyalakan kamera dan langsung mulai merekam, sehingga proses pengoperasiannya terasa cepat dan praktis.

Selain itu, DJI juga menyematkan berbagai fitur pintar seperti ActiveTrack 6.0 yang mampu mengikuti wajah secara otomatis. Dengan fitur ini, kamera dapat mengunci subjek sehingga pengguna tetap berada di tengah frame meskipun sedang bergerak.

DJI Osmo Pocket 3 juga mendukung beberapa mode warna seperti Normal, HLG, dan D-Log M 10-bit. Mode D-Log M biasanya dimanfaatkan oleh kreator video karena memberikan fleksibilitas lebih saat proses color grading pada tahap editing.

Untuk daya tahan baterai, kamera ini dibekali kapasitas sekitar 1300 mAh. Dalam penggunaan perekaman video 4K 60fps, kamera ini mampu digunakan hingga sekitar 116 menit, serta mendukung fast charging yang dapat mengisi hingga 80 persen baterai dalam waktu sekitar 16 menit menggunakan charger 65W.

DJI juga menyediakan paket Creator Combo yang sudah termasuk mikrofon wireless DJI Mic 2, mini tripod, baterai grip tambahan, dan beberapa aksesori lainnya. Paket ini biasanya dipilih oleh kreator konten karena lebih lengkap untuk kebutuhan produksi video.

Di Indonesia, DJI Osmo Pocket 3 dijual dengan harga mulai sekitar Rp8,2 juta untuk versi standar. Sementara versi Creator Combo dibanderol sekitar Rp10,5 juta dengan berbagai aksesori tambahan yang membuatnya lebih siap digunakan untuk membuat konten.

Dengan ukuran yang kecil, kualitas video tinggi, serta stabilisasi gimbal bawaan, kamera ini bisa menjadi pilihan menarik bagi kamu yang suka traveling dan ingin merekam setiap momen perjalanan tanpa harus membawa kamera besar.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak