Lifestyle
iPad Mini 7 Berasa Jadul? Huawei MatePad Mini Datang Bawa Layar OLED 120Hz
Pasar tablet mini kembali memanas setelah kemunculan Huawei MatePad Mini. Perangkat ini ramai diperbincangkan karena membawa spesifikasi premium yang membuat banyak orang mulai membandingkannya dengan iPad Mini 7.
Di atas kertas, Huawei MatePad Mini datang dengan desain super tipis, layar OLED 120Hz, konektivitas 5G, hingga performa kencang. Tak sedikit yang menilai iPad Mini 7 mulai terlihat tertinggal di beberapa sektor.
Dari sisi desain, MatePad Mini punya bodi sangat tipis hanya 5,1 mm dengan bobot sekitar 260 gram. Angka itu bahkan lebih ringan dari iPad Mini 7 yang berada di kisaran 293 gram untuk versi Wi-Fi dan sekitar 297 gram untuk model seluler.
Saat digenggam, tablet ini disebut terasa ringan dan nyaman dipakai satu tangan. Desain sudut yang lebih membulat juga memberi kesan modern dan premium.
Bagian paling mencuri perhatian ada pada layar. Huawei MatePad Mini memakai panel flexible OLED berukuran 8,8 inci dengan resolusi 2.5K, refresh rate 120Hz, kerapatan 343 ppi, dan tingkat kecerahan hingga 1.800 nits.
Bandingkan dengan iPad Mini 7 yang masih menggunakan panel IPS LCD 8,3 inci. Karena itu, banyak pengguna menilai tampilan Huawei lebih unggul untuk menonton, membaca, maupun bermain gim.
Menariknya lagi, varian Reading Edition hadir dengan lapisan layar anti refleksi menyerupai tekstur kertas. Fitur ini membuat pengalaman membaca terasa lebih nyaman, terutama di bawah cahaya terang.
Untuk performa, Huawei MatePad Mini ditenagai chipset Kirin 9010B. Perangkat ini hadir dengan pilihan RAM hingga 16 GB dan penyimpanan internal sampai 1 TB.
Huawei juga menyematkan kamera yang terbilang mewah untuk ukuran tablet mini. Di belakang terdapat kamera utama 50 MP dan kamera ultrawide 8 MP.
Sementara kamera depan memakai sensor 32 MP model punch hole. Kamera belakangnya bahkan mendukung perekaman video hingga 4K 30 fps.
Soal konektivitas, MatePad Mini mendukung slot SIM card dengan jaringan 5G. Tablet ini juga bisa dipakai telepon dan SMS, sesuatu yang jarang ditemui di tablet premium mini.
Selain itu, perangkat sudah mendukung WiFi 7, sensor sidik jari di tombol daya, stylus, keyboard tambahan, serta fitur multitasking seperti split screen dan floating window.
Untuk daya tahan, Huawei menanam baterai 6.400 mAh dengan pengisian cepat 66W. Pengisian 30 menit diklaim bisa mencapai sekitar 60 persen, sedangkan penuh dalam 55 menit.
Soal harga, unit yang beredar di China untuk varian RAM 12 GB dan storage 256 GB disebut berada di kisaran Rp9 juta hingga Rp10 jutaan, tergantung kurs dan toko.
Sementara di pasar Indonesia, perangkat impor atau grey market diperkirakan dijual mulai Rp11 juta hingga Rp13 jutaan. Harga bisa berubah tergantung pajak impor, garansi distributor, dan kelangkaan stok.
Meski begitu, ada satu catatan penting. Versi China masih memakai HarmonyOS dengan layanan Google yang belum tersedia secara native, sehingga sebagian pengguna mungkin perlu penyesuaian aplikasi.
Jika masuk resmi ke Indonesia dengan dukungan penuh aplikasi global, Huawei MatePad Mini berpotensi menjadi salah satu tablet mini paling menarik tahun ini. Dengan layar OLED 120Hz, desain tipis, dan fitur lengkap, tak heran jika banyak yang mulai melirik perangkat ini sebagai rival serius iPad Mini 7.