Lifestyle
Lebih Sehat dan Aman di Perut, Ini 4 Macam Ragi Alami untuk Membuat Roti
Zaman dulu, orang gak bikin roti dari ragi instan dalam kemasan sachet seperti yang kita kenal sekarang. Mereka membuat ragi alami dari bahan-bahan makanan yang ada. Lebih ribet? Pasti! Tapi ada banyak poin plus lain, seperti punya aroma khas, teksturnya unik, dan lebih nyaman di lambung karena proses fermentasi alami. Penasaran? Yuk, cari tahu 4 ragi alami untuk baking di sini!
1. Sourdough Starter

Saat ini, roti sourdough pamornya lagi naik daun di kalangan pecinta roti dan orang dengan gaya hidup sehat. Roti sourdough dibuat hanya dengan starter atau biang dari campuran air dan tepung terigu.
Eits, jangan terkecoh dengan bahannya yang mudah. Membuat sourdough starter ini agak sedikit tricky dan butuh kesabaran ekstra. Kamu harus feeding atau memberi 'makan' starter agar tidak mati dengan air dan tepung yang baru. Ini harus kamu lakukan selama kurang lebih 7 hari hingga starter mulai berbuih dan mengeluarkan aroma asam fermentasi.
2. Fruit Yeast atau Ragi Air Buah

Karena berbahan dasar buah, ragi ini akan memberikan aroma khas buah saat roti selesai dipanggang. Teksturnya pun mirip dengan sourdough, tetapi roti dengan ragi buah sedikit lebih lembut. Kamu bisa pakai beberapa macam buah, seperti apel, kismis, anggur, atau nanas untuk membuat fruit yeast. Setiap buah memiliki karakteristiknya masing-masing. Anggur akan memberikan sedikit aroma wine pada roti, apel memberikan rasa dan aroma segar yang ringan, sedangkan nanas akan memberikan rasa khas tropikal yang segar.
Fruit yeast ini terfermentasi secara alami karena kandungan gula alami dari buah keluar. Cara membuatnya hampir mirip dengan sourdough starter, tapi kamu tidak perlu melakukan feeding. Campuran air dan buah hanya perlu dikocok dan dibuka sedikit tutupnya setiap hari agar gas tidak berkumpul di wadah. Setelah beberapa hari, buah akan mengambang yang artinya fermentasi berhasil dan ragi buah siap digunakan.
3. Tape

Tape, makanan fermentasi tradisional Indonesia, ternyata juga bisa sebagai ragi alami roti. Pati singkong pada tape bisa membuat hasil roti lebih lembut. Aroma yang dihasilkan pun manis fermentasi khas tape singkong.
Kalau kamu ingin membuat roti pakai tape, tinggal haluskan saja tape lalu campur dengan tepung, susu, dan bahan-bahan lain. Karena tape secara alami sudah manis, kamu bisa sesuaikan takaran gula pada adonan. Salah satu makanan khas Indonesia dengan campuran tape sebagai bahan pengembangnya adalah apem.
4. Yoghurt

Yoghurt adalah makanan fermentasi dari susu. Yoghurt juga sudah sejak lama digunakan sebagai bahan alami membuat roti. Beberapa macam roti yang memakai yoghurt biasanya roti khas Timur Tengah, seperti roti pita atau naan.
Yoghurt ini bisa menjadi dua peran, yaitu sebagai ragi sekaligus susu. Rasa yang dihasilkan dari ragi yoghurt ini juga unik, ada hint rasa asam yang segar tetapi tetap creamy khas susu.
Itu dia beberapa macam ragi alami untuk membuat roti dari bahan-bahan di sekitar kita. Roti yang dibuat dari ragi alami punya rasa khas dan aroma wangi yang menguar saat roti dipanggang. Selain itu, ragi alami juga lebih sehat. Jadi, gak ada drama perut kembung setelah makan roti, deh! Yuk, mulai sekarang bikin roti dari ragi alami!