Lifestyle

Bukan Hanya di Lapangan, Ini Cara Komunitas Digital Rayakan 17-an

Bukan Hanya di Lapangan, Ini Cara Komunitas Digital Rayakan 17-an
Ilustrasi Bermain HP (Pixabay/soyvanden)

Dulu, tanda bahwa 17 Agustus sudah dekat mungkin cukup sederhana. Jalan kampung mulai dihias merah putih, tiang bambu dipasang untuk lomba panjat pinang, sementara anak-anak sibuk mendaftar lomba makan kerupuk atau memasukkan pensil ke botol. Namun, cara orang merayakan kemerdekaan perlahan ikut berubah. Bagi sebagian anak muda yang sehari-hari hidup di ruang digital, perayaan 17-an tidak selalu membutuhkan lapangan atau halaman rumah. Internet pun bisa menjadi tempat berkumpul.

Salah satu contohnya dilakukan Cetta Virtual Society (CVS), komunitas virtual yang mempertemukan pegiat pembelajaran bahasa dari berbagai daerah dan negara. Dalam acara "Merdeka Bersama CVS" pada Agustus 2025 lalu, perayaan dilakukan secara offline sekaligus online.

Menariknya, peserta online justru mencapai lebih dari 120 orang, sedangkan kegiatan offline diikuti lebih dari 50 peserta. Dilansir dari situs Cetta, anggota CVS mengikuti berbagai kompetisi digital seperti Mobile Legends, Roblox, Gartic, catur, dan minigames.

Menariknya, format tersebut tidak sekadar memindahkan acara 17-an ke Zoom. Kompetisi digital membuat para anggota yang berada di tempat berbeda tetap dapat bermain dan berinteraksi dalam satu kegiatan.

Bagi komunitas yang sejak awal terbentuk secara virtual, cara seperti ini terasa cukup masuk akal. Mereka memang bertemu melalui layar dalam kesehariannya, sehingga layar pula yang kemudian menjadi salah satu ruang untuk merayakan kemerdekaan.

Fenomena serupa juga mulai terlihat dalam apa yang disebut sebagai "kampung digital". Dilansir dari situs Antara pada Agustus 2025 menyoroti bagaimana perayaan kemerdekaan tidak hanya berlangsung di kampung secara fisik, tetapi juga di ruang digital.

Berbagai kegiatan di kampung nyata kemudian diunggah ke media sosial, sementara sebagian perayaan memang sejak awal berbentuk kreasi digital. Dengan begitu, media sosial bukan hanya menjadi tempat mendokumentasikan perayaan, tetapi ikut menjadi ruang berlangsungnya perayaan itu sendiri.

Bentuknya pun tidak harus berupa lomba. Tahun ini, misalnya, Mata Garuda LPDP menggelar Scholarship Run, sebuah kegiatan lari virtual dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI. Peserta dapat mengikuti kegiatan dari lokasi masing-masing pada 17 hingga 30 Agustus. Menurut laman penyelenggara, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian The Future Festival 2026 dan dirancang untuk menghubungkan aktivitas olahraga dengan kontribusi terhadap masa depan pendidikan Indonesia.

Ada pula bentuk partisipasi digital yang bahkan datang dari pemerintah. Tahun ini, masyarakat untuk pertama kalinya dilibatkan dalam pemilihan logo resmi HUT ke-81 RI melalui polling publik. Lima desain finalis dipilih dari 124 peserta sayembara, kemudian masyarakat diberikan kesempatan menentukan desain yang akan menjadi identitas visual resmi kemerdekaan. Kementerian Ekonomi Kreatif menyebut mekanisme tersebut sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam menentukan logo HUT RI.

Dari sini terlihat bahwa teknologi sebenarnya tidak serta-merta menghilangkan tradisi berkumpul dalam perayaan kemerdekaan. Ia hanya mengubah tempat dan bentuknya. Kalau dulu anak-anak bertemu di lapangan untuk lomba makan kerupuk, sekarang sebagian anak muda bisa bertemu di server gim. Kalau dulu warga berkumpul di kampung, sekarang komunitas yang anggotanya tersebar di berbagai kota bahkan negara bisa bertemu melalui layar.

Tentu saja, bukan berarti lomba fisik dan perayaan di kampung menjadi tidak relevan. Justru keduanya masih menjadi bagian penting dari perayaan 17-an. Hanya saja, di tengah kehidupan yang semakin digital, semangat kemerdekaan ternyata bisa menemukan ruang baru. Bentuk perayaannya boleh berubah, tetapi kebutuhan manusia untuk berkumpul, bermain, berbagi cerita, dan merasa menjadi bagian dari sesuatu tampaknya masih sama.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda