Cak Imin Baca Puisi tentang Orang Baru Patah Hati, Kira-kira Nyindir Siapa Ya?

Candra Kartiko | Budi Prathama
Cak Imin Baca Puisi tentang Orang Baru Patah Hati, Kira-kira Nyindir Siapa Ya?
Cawapres Koalisi Perubahan, Muhaimin Iskandar saat berada di Unisma, Rabu (1/11/2023). [TIMES Indonesia]

Bakal calon wakil presiden (bacawapres) dari Koalisi Perubahan, Muhaimin Iskandar atau yang biasa disapa Cak Imin, membacakan sebuah puisi yang berjudul ‘Kepada Orang yang Baru Patah Hati’ karya seorang stand up comedian Raditya Dika. 

Pembacaan puisi yang dilakukan Cak Imin usai mengakhiri sambutannya dalam acara pembukaan pameran lelang lukisan, dan orasi kebudayaan di Tugu Kunstring, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (26/10/2023) lalu. 

Melalui unggahan akun TikTok @nasdem.abdul.mali, tampak Cak Imin mengenakan baju batik nuansa cokelat membacakan puisi dengan santai dengan penuh penghayatan.   

Seperti diketahui kalau bait dari puisi itu cukup panjang dan Cak Imin pun melakukan itu. Bait dari puisi itu menceritakan mengenai kehidupan orang yang baru patah hati. 

BACA JUGA: Cerita Lengkap Masriah, Bebas dari Penjara Usai Buang Tinja ke Rumah Tetangga, Kini Balik Jadi Tersangka

Kepada orang yang baru patah hati. Persilakan dirimu bersedih. Orang-orang punya pandangan yang aneh tentang bersedih,” kata Cak Imim saat ia membaca puisi tersebut. 

Seakan-akan bersedih adalah hal yang tabu, seakan kamu harus buru-buru tertawa. Setelah hal buruk menimpa, tapi tidak. Seperti hujan di tepi senja, kamu harus membiarkan setiap sendu yang ada,” lanjutnya. 

Kira-kira nyindir siapa ya? 

Setiap gerak-gerik dan ucapan capres-cawapres sekarang ini tentu itu dengan mudah dilirik oleh publik. Sosoknya kini menjadi perhatian dan selalu menjadi perbincangan oleh banyak orang. Pasalnya, salah satu dari tiga pasangan capres dan cawapres hari ini, nantinya akan ada menjadi orang nomor satu dan orang nomor dua di Indonesia. 

Puisi tentang orang yang baru patah hati yang dibacaan Cak Imin, memang tidak salah kalau ada yang menilai kalau itu menyindir orang dari kubu lain sebagai lawan politiknya. 

Jika kita hubungkan dari puisi Cak Imin, seakan menyindir Sandiaga Uno bahkan AHY. Seperti yang banyak digadang-gadang orang dulu, kalau Sandiaga Uno akan dipasangkan dengan Ganjar Pranowo, tetapi hasilnya pun tidak. 

BACA JUGA: Hadir di Banyumas, Prabowo Subianto Bikin Ibu-Ibu Ini Menangis

Jika dimaknai, perasaan Sandiaga Uno bisa saja banyak yang memaknainya sebagai orang yang baru patah hati karena tidak dipilih menjadi cawapres Ganjar Pranowo. Begitupun kasus yang juga menimpa AHY, dalam berbagai survey dirinya juga sering kali masuk dalam bursa cawapres, tetapi ia juga tidak menjadi cawapres untuk Pemilu 2024 mendatang. 

Berdasarkan video dalam TikTok @nasdem.abdul.mali, Cak Imim mengungkapkan kalau puisi yang dibaca itu tidak menyindir siapa-siapa. 

Ngga ada hubungannya. Kebetulan saja. Yang penting menghibur lah,” ungkap Cak Imim seperti dikutip dari akun @nasdem.abdul.mali. 

Entah seperti apa pun alasannya, kita tidak tahu yang sebenarnya seperti apa isi hati seseorang, termasuk apakah betul Cak Imin itu benar-benar tidak ada maksud menyindir siapa pun? Entahlah. Kira-kira kalau menurut kamu bagaimana?     

Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak