Sekolah Mutiara Persada yang sukses membongkar pakem dan membawa pengalaman sekolah langsung ke tengah keramaian mal melalui Open House dengan tema "Exploria: Explore the Extraordinary". Acara yang digelar selama 3 hari pada 23-25 Januari 2026 di Plaza Ambarukmo ini sukses memikat animo pengunjung.
Pada Open House 2026 ini, Mutiara Persada memilih pendekatan yang unik. Alih-alih mengundang publik datang ke sekolah, mereka justru memboyong seluruh ekosistem pendidikannya ke tempat umum. Mulai dari panggung pertunjukan, area workshop, dan zona informasi, semua tersedia di open house kali ini.
Membongkar Dinding Sekolah: Konsep Unik Open House
Ide untuk menggelar acara di mal tentu bukan tanpa alasan. Miss Suci, S.S., selaku Ketua Acara, menjelaskan bahwa ini adalah langkah sadar untuk menjangkau masyarakat dengan cara yang lebih santai dan mudah diakses.
"Open house kali ini yang berbeda adalah adanya acara tambahan yang digelar di Plaza Ambarrukmo. Jadi, tidak hanya trial kelas seperti tahun-tahun sebelumnya," ungkap Miss Suci. "Tujuan utamanya adalah untuk memperkenalkan Sekolah Mutiara Persada, tapi dengan cara yang lebih menyenangkan. Kami ingin menunjukkan langsung hasil pembelajaran di sekolah kepada masyarakat luas."
![Keseruan lomba-lomba di acara open house Mutiara Persada tahun 2026.[Hikmawan/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/24/17140-keseruan-lomba-lomba-di-acara-open-house-mutiara-persada-tahun-2026hikmawansuaracom.jpg)
Panggung utama seolah tak pernah berhenti berdenyut. Dari kelincahan tarian siswa-siswi playgroup, harmoni alunan angklung, hingga penampilan seni lainnya, semua tampil silih berganti.
"Kami ingin memberikan pengalaman lebih kepada siswa-siswi kami dengan tampil di tempat umum, bertemu dengan banyak orang, dan mendapatkan pengalaman belajar tidak hanya di dalam sekolah, tetapi juga di luar sekolah," tambah Miss Suci.
Ajang Eksplorasi Kreativitas untuk Semua
Daya tarik "Exploria" tidak hanya berhenti di panggung utama. Di sekelilingnya, berbagai booth interaktif dirancang untuk memancing rasa penasaran pengunjung, terutama anak-anak.
Di salah satu sudut, booth entrepreneurship tak pernah sepi. Anak-anak tampak asyik merangkai gantungan kunci, mencoba eksperimen sains sederhana, hingga wajah mereka dihias dengan face painting.
Bagi para orang tua yang ingin tahu lebih dalam, tersedia booth khusus yang menjelaskan kurikulum Cambridge, serta booth CBCD yang melayani konsultasi psikologi.
![Keseruan face painting di open house Mutiara Persada tahun 2026.[Hikmawan/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/24/19356-keseruan-face-painting-di-open-house-mutiara-persada-tahun-2026hikmawansuaracom.jpg)
Christa Nastasia, Kepala Sekolah Playgroup, merasakan langsung antusiasme yang luar biasa, terutama dari para orang tua murid. "Tanggapan saya, open house tahun ini kegiatannya lebih beragam. Antusiasme anak-anak dan orang tua sangat besar karena semangat mengantar anak-anaknya ketika tampil," ujarnya.
Baginya, momen ini lebih dari sekadar pentas. "Dengan ikut pentas ini, berarti mereka sudah belajar untuk tidak malu, bisa mengikuti instruksi, dan meregulasi diri sendiri. Harapannya, siswa-siswi kami semakin percaya diri serta semakin mandiri," jelas Miss Christa. Ia juga menekankan bahwa kegiatan seperti ini turut menanamkan nilai fundamental sekolah, yaitu respect atau rasa hormat.
Selama tiga hari, "Exploria" berhasil mengubah persepsi tentang acara sekolah. Ini bukan lagi soal brosur dan meja pendaftaran, melainkan tentang pengalaman, interaksi, dan pembuktian bahwa belajar bisa terjadi di mana saja, bahkan di tengah riuhnya pusat perbelanjaan. Sebuah eksplorasi luar biasa yang sukses meninggalkan kesan mendalam bagi siapa pun yang menyaksikannya.