alexametrics

Jurusan Tata Kelola Seni ISI Yogyakarta Gelar Pameran Seni Rupa 20 Tahun Sebelum Pandemi

Hakim Abi Burachman Hakim
Jurusan Tata Kelola Seni ISI Yogyakarta Gelar Pameran Seni Rupa 20 Tahun Sebelum Pandemi
Poster Pameran Gelar Arsip Pameran (ISI Yogyakarta).

Jurusan Tata Kelola Seni, Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta didukung Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ISI Yogyakarta, Dicti Art Laboratory dan Barokah Jaya Art Handler, menyelenggarakan Gelar Arsip Poster “Pameran Seni Rupa 20 Tahun Sebelum Pandemi”.

Pameran poster ini akan dilaksanakan mulai tanggal 6 September sampai dengan 6 Oktober 2021 bertempat di Jurusan Tata Kelola Seni FSR ISI Yogyakarta, Gedung Seni Murni Lantai 3, Jalan Parangtritis km. 6,5 Sewon Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pameran ini digelar dalam rangka hibah penelitian terapan ISI Yogyakarta 2021. Terfokus tentang model display arsip kertas berupa poster. Riset ini dikembangkan untuk mengetahui dasar dan seluk beluk pemasangan arsip yang selama ini kerap harus disajikan dalam bingkai kaca atau kotak kaca (vitrine).

Eksperimentasi model display semacam ini tentu saja penting. Ini dapat dipakai sebagai bagian dari upaya membuka peluang display yang lebih ekonomis dan mudah dilaksanakan di kalangan studi terkait (seni, museologi, sejarah, sosial, kependidikan, arsip/perpustakaan) dan masyarakat umum.

Adapun dalam aspek materi, 200-an poster yang disajikan terkait dengan peristiwa pameran seni rupa di Indonesia selama 20 tahun terakhir atau sebelum pandemi terjadi.

Tujuannya untuk menukilkan informasi bahwa poster fisik yang ditempel di dinding publik begitu penting. Sayangnya, selama 2 tahun pandemi, poster fisik nyaris hilang, digantikan dengan poster digital atau virtual.

Dengan keberadaan pameran ini, kesatuan antara kajian teknik dalam konteks pengelolaan seni dan kajian seni maupun sosial dapat dirangkum. Suasana pandemi seakan menjadi titik nadir keberadaan arsip fisik berupa kertas (poster).

Akankah ia menghilang selamanya, atau poster-poster ini akan menjadi “karya seni” karena tampil dalam bingkai pameran dokumen yang diolah secara indah dan menarik? Tunggu saja jawabnya, setelah pandemi usai.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak