Menjaga kesehatan badan merupakan investasi masa depan untuk meningkatkan produktivitas dalam kegiatan manusia. Dengan menjaga kesehatan badan, memelihara kebersihan tangan juga merupakan hal yang sangat penting. Saat beraktivitas di luar ruangan, tangan sering kali terkontaminasi kuman, sehingga bisa menjadi perantara masuknya kuman ke dalam tubuh kita.
Jadi, salah satu cara menjaga kebersihan tangan adalah dengan membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer. Menjaga kebersihan tangan adalah langkah paling tepat untuk mencegah penyebaran kuman.
Kebiasaan mencuci tangan haruslah diterapkan sejak dini, guna meningkatkan imunitas tubuh. dr. Aila Karyus, M.Kes mengatakan “walaupun terkesan sederhana, kebiasaan mencuci tangan dengan sabun merupakan investasi kesehatan jangka panjang yang dapat mengurangi penularan penyakit".
Lalu, bagaimanakah mencuci tangan yang benar ?
Berikut langkah-langkah mencuci tangan yang benar :
- Basahi kedua tangan terlebih dahulu, dan gunakan sabun secukupnya
- Ratakan sabun dengan menggosok kedua telapak tangan
- Gosok kedua punggung tangan secara bergantian
- Gosok sela-sela jari tangan
- Gosok bagian dalam jari dengan posisi jari tangan saling mengunci
- Gosok dan putar ibu jari bergantian
- Gosok memutar ujung jari tangan secara bergantian
- Bilas dengan air mengalir
- Keringkan dengan tisu atau handuk
Lakukan langkah-langkah mencuci tangan di atas selama 40–60 detik jika menggunakan air dan lakukan selama 20–30 detik jika menggunakan hand sanitizer.
Rajinlah mencuci tangan ketika sebelum atau sesudah melakukan aktivitas. Contohnya saja makan, sebelum makan kita haruslah mencuci tangan. Selain terkena diare, jika malas mencuci tangan juga dapat beresiko kecacingan karena terkontaminasinya kuman pada makanan yang akan masuk ke tubuh kita.
Hasil penelitian dari Pusat Penelitian Ekologi Kesehatan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Depkes RI menyebutkan bahwa jika tangannya kotor maka prevalensi kecacingan akan lebih tinggi (21,1%) daripada yang tangannya bersih (13,8%). Hal ini membuktikan apabila kita tidak membiasakan mencuci tangan sangat merugikan diri kita sendiri.
Maka dari itu, sebagai calon penerus bangsa haruslah investasi kesehatan guna memperbaiki SDM bangsa Indonesia dengan membiasakan mencuci tangan dari sekarang.