Novel grafis "Anya's Ghost" karya Vera Brosgol adalah sebuah pencapaian luar biasa dalam genre young adult yang menggabungkan elemen supranatural, komedi gelap, dan drama pencarian jati diri. Sebagai pemenang Eisner Award, buku ini menawarkan lebih dari sekadar cerita hantu konvensional.
Anya Borzakovskaya adalah tokoh protagonis yang jauh dari kata sempurna. Sebagai imigran Rusia di Amerika, ia merasa terjepit di antara dua dunia, tradisi keluarganya yang dianggapnya memalukan dan standar kecantikan serta popularitas sekolah menengah yang tampak mustahil digapai. Anya merokok secara sembunyi-sembunyi, membolos sekolah, dan membenci tubuhnya sendiri.
Konflik dimulai ketika Anya terjatuh ke dalam sebuah sumur tua di hutan. Di dasar sumur yang gelap itu, ia menemukan kerangka manusia dan, yang lebih mengejutkan, hantu dari gadis yang memiliki kerangka tersebut bernama Emily.
Setelah Anya berhasil diselamatkan, ia menyadari bahwa Emily "ikut" bersamanya melalui sepotong tulang jari yang terbawa di tasnya. Awalnya, keberadaan Emily tampak seperti anugerah. Emily menjadi sahabat karib yang selalu ada. Bahkan Emily membantu Anya mencontek saat ujian, memata-matai cowok yang disukai Anya, dan memberikan saran untuk tampil lebih menarik.
Namun, seiring berjalannya cerita, Vera Brosgol secara perlahan mengubah nada cerita dari komedi persahabatan menjadi psychological thriller yang mencekam. Emily bukan hanya sekadar hantu yang kesepian, ia memiliki obsesi tersembunyi. Hubungan mereka menjadi metafora tentang bagaimana keinginan untuk menjadi "sempurna" dapat memberi makan sisi gelap dalam diri seseorang.
Anya adalah karakter yang sangat relatable. Ia tidak digambarkan sebagai pahlawan, melainkan remaja yang penuh dengan kecemburuan dan rasa rendah diri. Brosgol dengan berani menunjukkan sisi egois Anya, yang membuat transformasinya di akhir cerita terasa lebih bermakna. Ketidaksukaannya pada latar belakang Rusianya (seperti saat ia menghindari makanan ibunya atau malu pada logatnya) mencerminkan perjuangan asimilasi yang dialami banyak anak imigran.
Emily berfungsi sebagai cermin gelap bagi Anya. Pada awalnya, Emily terlihat sebagai korban yang malang, namun perlahan terungkap bahwa ia adalah perwujudan dari rasa haus akan perhatian yang tidak terkendali. Melalui Emily, pembaca melihat apa yang terjadi jika seseorang membiarkan kepahitan dan kecemburuan menguasai hidup mereka sepenuhnya.
Salah satu kekuatan utama novel ini adalah gaya visual Vera Brosgol. Ia menggunakan palet warna monokromatik (nuansa ungu keabu-abuan) yang memberikan atmosfer melankolis sekaligus misterius.
Brosgol sangat ahli dalam menangkap nuansa emosional melalui ekspresi wajah yang sederhana namun efektif. Garis-garisnya yang bersih memberikan kesan kartun yang ramah, namun ia mampu menciptakan momen-momen horor yang benar-benar mengerikan saat diperlukan. Sebagai seniman storyboard berpengalaman, Brosgol tahu persis kapan harus memperlambat narasi untuk membangun ketegangan dan kapan harus mempercepatnya dalam adegan aksi.
Anya merasa identitas Rusianya adalah beban. Ia mencoba keras untuk menjadi "Amerika sepenuhnya." Namun, di akhir cerita, ia menyadari bahwa menolak asal-usulnya tidak membuatnya lebih bahagia. Persahabatannya yang canggung dengan Dima (anak laki-laki Rusia lainnya di sekolah) menjadi titik balik penting dalam penerimaan dirinya.
"Anya's Ghost" memberikan kritik keras terhadap obsesi remaja pada penampilan. Anya berpikir bahwa jika ia kurus dan memiliki pacar populer, hidupnya akan sempurna. Namun, ia belajar bahwa orang-orang yang ia anggap "sempurna" di sekolah juga memiliki rahasia dan masalah yang sama besarnya dengan dirinya.
Secara keseluruhan, "Anya's Ghost" adalah novel grafis yang cerdas, gelap, dan sangat emosional. Vera Brosgol berhasil meramu kisah hantu yang unik dengan masalah remaja yang sangat nyata. Buku ini tidak hanya menghibur secara visual, tetapi juga memberikan ruang bagi pembaca untuk merenungkan makna dari identitas dan harga dari sebuah keinginan.
Ini adalah bacaan wajib bagi penggemar novel grafis seperti Coraline karya Neil Gaiman. "Anya's Ghost" mengajarkan kita bahwa terkadang, hal yang paling menakutkan bukanlah hantu yang bersembunyi di dalam sumur, melainkan kebencian pada diri sendiri yang kita biarkan tumbuh di dalam hati.
Identitas Buku
Judul: Anya's Ghost
Penulis: Vera Brosgol
Penerbit: First Second
Tanggal Terbit: 7 Juni 2011
Tebal: 224 Halaman
Sumber:
- Anya's Ghost. 2011. Brosgol Vera