Ulasan
Review Moving: Hadir dengan Kekuatan Super yang Membawa Makna Humanis
Moving adalah serial Korea Selatan bergenre action-fantasy-thriller yang tayang perdana di Disney+ pada 9 Agustus 2023. Dibuat berdasarkan Webtoon karya Kang Full, serial ini terdiri dari 20 episode dan disutradarai oleh Park In-je serta Park Yoon-seo.
Dengan ensemble cast kelas atas seperti Ryu Seung-ryong, Han Hyo-joo, Zo In-sung, Ryoo Seung-bum, dan aktor muda berbakat Lee Jung-ha, Go Youn-jung, serta Kim Do-hoon, Moving berhasil menjadi salah satu original Korea paling sukses di Disney+. Dalam waktu singkat setelah rilis, serial ini menjadi yang paling banyak ditonton secara global di platform tersebut.
Kisah Keluarga dengan Kekuatan yang Luar Biasa

Cerita Moving mengisahkan tentang keluarga-keluarga dengan kemampuan superhuman yang tersembunyi. Fokus utama berada pada tiga siswa SMA: Kim Bong-seok (Lee Jung-ha) yang mewarisi kemampuan terbang dan indra super dari orang tuanya, Jang Hui-soo (Go Youn-jung) dengan kemampuan regenerasi, serta Lee Gang-hoon (Kim Do-hoon) yang memiliki kekuatan dan kecepatan luar biasa.
Melalui perspektif remaja ini, serial mengeksplorasi tema keluarga, pengorbanan, identitas, dan perjuangan melawan organisasi yang memburu mereka. Latar belakang masa lalu orang tua mereka—mantan agen rahasia Korea Selatan—terungkap secara bertahap melalui flashback yang padat dan emosional.
Review Serial Moving

Serial ini tersedia untuk streaming di Disney+ sejak 9 Agustus 2023. Tujuh episode pertama dirilis sekaligus, diikuti dua episode per minggu, hingga episode terakhir pada 20 September 2023. Hingga saat ini, Season 1 masih dapat ditonton lengkap di Disney+. Produksi Season 2 telah dimulai dan ditargetkan rilis sekitar tahun 2026.
Salah satu kekuatan terbesar Moving adalah perpaduan sempurna antara aksi intens, drama keluarga yang menyentuh, dan elemen romansa remaja yang tulus. Serial ini tidak sekadar menampilkan kekuatan super sebagai alat hiburan; ia menggunakan kemampuan tersebut untuk mendalami karakter.
Bong-seok yang pemalu dan berusaha menyembunyikan kekuatannya, Hui-soo yang tegar meski sering terluka, serta Gang-hoon yang ambisius, menciptakan dinamika remaja yang relatable. Sementara itu, orang tua mereka—seperti Jang Ju-won (Ryu Seung-ryong) yang kuat namun penuh penyesalan, dan Lee Mi-hyun (Han Hyo-joo) dengan indra super—memberikan lapisan emosional yang mendalam tentang pengorbanan demi anak.
Moving dikenal dengan koreografi aksi yang sinematik dan brutal. Adegan-adegan kekerasan sering disajikan dengan detail grafis, termasuk darah dan cedera, yang menegangkan sekaligus realistis dalam konteks kekuatan super. Salah satu adegan paling ikonik dan mendebarkan adalah pertarungan Jang Ju-won melawan puluhan gangster.
Dengan kekuatan super dan regenerasi, ia menjadi monster yang tak terhentikan. Adegan ini mengingatkan pada Oldboy, penuh kekerasan mentah, pukulan menghancurkan tulang, dan Ju-won yang terus bangkit meski terluka parah. Intensitasnya membuatku tegang sepanjang adegan, sekaligus kagum pada akting Ryu Seung-ryong.
Adegan regenerasi Hui-soo juga sangat berkesan. Ketika ia melawan 17 siswi yang membully temannya, Hui-soo menerima pukulan brutal dengan bat, tapi lukanya sembuh dengan cepat. Adegan ini tidak hanya menunjukkan kekuatannya, tapi juga konsekuensi sosial yang ia hadapi, termasuk keluarga yang harus membayar ganti rugi. Aku pun merasakan ketegangan campur kekaguman saat melihat ketahanannya.
Pertarungan melibatkan Frank (Ryoo Seung-bum), pembunuh bayaran dengan kemampuan healing, juga tak terlupakan. Pertarungan sengit antara kekuatan super melawan kemampuan regenerasi ini dipenuhi aksi melesat cepat, baku tembak, serta pemulihan tubuh yang mengerikan, bahkan saat harus berhadapan dengan agen-agen lainnya Adegan di sekolah, di mana Bong-seok akhirnya terbang untuk menyelamatkan Hui-soo, menjadi momen klimaks emosional dan visual.
Ia menerobos jendela gym, menangkap Hui-soo dalam pelukan, dan terbang sambil menghadapi ancaman—campuran sempurna antara aksi dan romansa yang mengharukan. Adegan tak kalah mencekam hadir melalui kilas balik perseteruan para orang tua. Di dalamnya, aku pun disuguhkan misi terselubung Kim Doo-sik (Zo In-sung) serta duel maut menghadapi agen luar negeri.
Koreografi yang halus, penggunaan slow-motion, dan suara yang imersif membuat setiap ledakan kekuatan terasa nyata dan berbahaya. Kekerasan di sini bukan sekadar sensasi; ia melayani narasi tentang biaya dari kekuatan super dan trauma yang ditimbulkannya.
Jadi kesimpulannya, Moving adalah mahakarya yang menggabungkan elemen blockbuster Hollywood dengan kedalaman cerita K-drama. Produksi berkualitas tinggi, efek visual memukau, dan akting luar biasa—khususnya Ryu Seung-ryong yang meraih banyak penghargaan—membuatnya layak ditonton berulang.
Meski beberapa adegan kekerasan cukup berat, ia tetap menyisakan pesan humanis tentang empati, keluarga, dan penerimaan diri. Serial ini tidak hanya menghibur, tapi juga menyentuh hati. Dengan rating tinggi di berbagai platform dan dampak signifikan terhadap Disney+, Moving patut menjadi rekomendasi utama bagi penggemar action-fantasy berkualitas. Rating pribadi: 9/10.