Ulasan

Review My Name: Perempuan yang Menghabiskan Hidupnya demi Balas Dendam

Review My Name: Perempuan yang Menghabiskan Hidupnya demi Balas Dendam
My Name (IMDb)

Dendam memang mampu menjaga api semangat tetap menyala. Sayangnya, api yang sama juga perlahan membakar orang yang membawanya. Mungkin kalimat itulah yang tepat untuk menggambarkan sosok Yoon Ji-woo dari drama My Name.

Rasa kehilangan atas sang ayah yang dibunuh di depan matanya sendiri, mengubah Ji-woo menjadi sosok yang dipenuhi dendam. Seluruh hidupnya ia habiskan untuk mencari dalang di balik kasus pembunuhan itu hingga rela mengorbankan segalanya demi menemukan kebenaran.

Sinopsis Drama My Name

Yoon Ji-woo (Han So-hee), seorang gadis yang kehilangan ayahnya setelah pria tersebut ditembak mati tepat di depan rumah mereka. Karena polisi gagal mengungkap pelaku, Ji-woo memutuskan mencari jawaban sendiri.

Pencariannya membawanya bertemu Choi Mu-jin (Park Hee-soon), bos organisasi kriminal Dongcheon sekaligus sahabat ayahnya. Mu-jin kemudian melatih Ji-woo menjadi petarung yang tangguh sebelum memberinya identitas baru, Oh Hye-jin, agar bisa menyusup ke kepolisian.

Sebagai polisi sekaligus mata-mata, Ji-woo harus menjalani kehidupan dengan dua identitas berbeda. Di tengah penyelidikannya, ia mulai menemukan berbagai fakta yang membuatnya mempertanyakan siapa sebenarnya orang yang selama ini ia percayai.

Review Drama My Name

Kesan pertama saya saat menonton drama ini rasanya nggak adil banget jadi Ji-woo di sini. Ketika para polisi terus menerus mengejarnya bahkan sampai ke sekolah karena kesalahan ayahnya. Di sekolah pun, ia dirundung dan diperlakukan tidak adil. Seolah semua penderitaan itu masih belum cukup, ia harus menyaksikan ayahnya ditembak mati di depan matanya.

Tak ada seorang pun yang memihaknya. Polisi yang seharusnya menyelidiki kematian Yoon Dong-hon dan memberikan perlindung justru terkesan menyalahkan Ji-woo karena tak meminta ayahnya menyerahkan diri. Kemarahan terpendam dan keputusasaan itulah yang akhirnya membuat Ji-woo memilih jalan lain untuk menemukan pembunuh ayahnya,

Di drama ini, Han So-hee tampil totalitas. Bukan hanya dari sisi fisik, tetapi juga ekspresi emosinya. Sepanjang cerita, Ji-woo lebih banyak menyimpan kemarahan dan kesedihan dalam diam. Meski jarang menangis atau menunjukkan emosinya secara berlebihan, sorot matanya sudah cukup menggambarkan betapa hancurnya hidup yang ia jalani.

Selain akting luar biasa dari pemeran utamanya, kelebihan drama My Name terletak di adegan aksinya. Pertarungan dilakukan secara brutal, tetapi tetap terasa realistis. Sehingga hampir setiap pertarungan membuat penonton ikut merasakan rasa sakit yang dialami Ji-woo.

Sementara itu, untuk karakter Choi Mu-jin, menurut saya di awal dia memang tampak misterius. Namun, seiring berjalannya cerita, saya semakin dibuat curiga dengan setiap tindakan yang dia lakukan. Terutama yang berkaitan dengan Ji-woo. Kebaikannya pada Ji-woo seolah menyimpan motif lain. Hal itulah yang membuat saya sulit untuk mempercayai karakternya.

Kemudian, bicara soal plot twist, dari awal sebetulnya saya pun sudah menebak pelaku di balik pembunuhan ayah Ji-woo. Namun, hal itu sama sekali tidak mengurangi ketegangan di sepanjang cerita. Karena saya rasa fokus dari cerita ini memang bukan pada misterinya, melainkan menunjukkan pada kita bagaimana dendam dan setiap kebenaran yang terungkap menghancurkan hidup Ji-woo. Dia bahkan kehilangan seluruh masa mudanya, identitasnya, hingga kesempatannnya untuk menjalani hidup normal.

Sayangnya, di episode terakhir, ada adegan intim yang membuat saya merasa kurang nyaman. Sebenarnya, tidak masalah jika memang ingin menyelipkan romansa di tengah alur cerita yang menegangkan. Namun, menurut saya, tanpa adegan tersebut, cerita akan tetap utuh dan sudah cukup menjelaskan premis utamanya.

Melalui My Name, saya kembali diingatkan bahwa dendam mungkin mampu membuat seseorang terus bertahan hidup, tetapi tidak pernah benar-benar menyembuhkan luka. Sebab setelah semua tujuan itu tercapai, sering kali yang tersisa hanyalah kehampaan dan penyesalan yang tidak bisa diputar kembali.

Buat pecinta drama aksi dengan adegan pertarungan brutal, konflik kriminal yang intens, dan karakter utama perempuan yang kuat, My Name layak masuk watchlist. Namun, yang perlu diingat: drama ini mengandung banyak adegan kekerasan yang mungkin terasa kurang nyaman bagi sebagian penonton. Selain itu, rating usia untuk drama ini di 18+, ya. Jadi harap bijak memilih tontonan. 

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda