Ulasan
My Lovely Journey: Pengingat untuk yang Merasa Hidup Jalan di Tempat
Tidak semua hidup berjalan sesuai target yang kita buat sendiri. Ada orang yang kariernya meleset dari rencana, mimpi yang harus ditinggalkan, atau pencapaian yang rasanya tidak pernah cukup.
Drama Korea My Lovely Journey berangkat dari kegelisahan semacam itu lewat kisah Kang Yeo Reum, perempuan yang perlahan mempertanyakan kembali arti kesuksesan dalam hidupnya.Lewat perjalanan yang dilakukan untuk orang lain, Yeo Reum bertemu dengan berbagai cerita tentang kegagalan, kehilangan, dan pilihan hidup.
Lantas, bagaimana My Lovely Journey mengemas perjalanan tersebut menjadi cerita yang hangat dan bermakna? Simak ulasan lengkapnya.
Perjalanan Yeo Reum Menjadi Cermin Kehidupan
My Lovely Journey mengikuti Kang Yeo Reum (Gong Seung Yeon) yang bekerja sebagai travel reporter untuk sebuah program informasi gaya hidup. Pekerjaannya membuat ia harus melakukan perjalanan yang sebenarnya ditujukan untuk orang lain.
Yeo Reum pernah menjadi idol, tetapi tidak pernah benar-benar merasakan popularitas besar. Setelah menjalani profesi travel reporter, ia menjalani hidup yang tampak baik-baik saja dari luar. Namun, di balik itu, ia menyimpan kecemasan tentang masa depan dan perasaan sebagai seseorang yang tidak pernah menjadi pusat perhatian.
Perjalanan Yeo Reum tidak dibuat dengan berbagai kejadian spektakuler. Ia lebih sering menjadi pengamat yang bertemu dengan orang-orang biasa dan mendengarkan cerita mereka. Setiap pertemuan kemudian meninggalkan sesuatu yang perlahan memengaruhi cara pandangnya terhadap kehidupan.
Buat saya, hal seperti ini membuat My Lovely Journey terasa cukup dekat. Yeo Reum pun masih punya rasa takut, keraguan, dan pertanyaan yang belum selesai. Bedanya, ia mulai belajar bahwa hidup tidak harus langsung punya jawaban hanya karena kita sudah mencapai usia tertentu.
Kehadiran Lee Yeon Seok (Kim Jae Young) juga melengkapi perjalanan tersebut. Setelah meninggalkan pekerjaannya di perusahaan besar demi mengejar impian menjadi sutradara film, Yeon Seok menjadi sosok yang sama-sama sedang mencari jalan hidupnya.
Ukuran Sukses yang Tak Selalu Sama
Yeo Reum bukan karakter yang gagal dalam arti sebenarnya. Ia punya pekerjaan, kemampuan, dan kehidupan yang terus berjalan. Hanya saja, pencapaiannya tidak terlihat seperti gambaran sukses yang selama ini sering kita kenal.
Ada semacam standar tidak tertulis bahwa hidup harus terus bergerak naik. Orang yang jalannya berbeda dari kebanyakan orang kemudian mudah merasa tertinggal, meskipun belum tentu hidupnya benar-benar buruk. Kegelisahan Yeo Reum terasa lahir dari hal ini.
Drama ini juga menarik karena tidak buru-buru menyelesaikan masalah tersebut dengan kalimat motivasi. Yeo Reum tidak tiba-tiba menjadi perempuan yang sepenuhnya percaya diri setelah melakukan beberapa perjalanan. Namun, pengalaman bertemu banyak orang membuatnya punya perspektif baru bahwa setiap orang ternyata sedang berjuang dengan versinya masing-masing.
Drama mengingatkan bahwa pencapaian bukan satu-satunya cara untuk menentukan apakah kehidupan seseorang bernilai. Ada banyak hal yang tidak masuk CV, tidak menjadi berita, dan tidak mendapat tepuk tangan, tetapi tetap punya arti bagi orang yang menjalaninya.
Tidak Banyak Konflik, Tetapi Berkesan
Dari segi penyajian, My Lovely Journey memiliki ritme yang cukup lambat. Buat penonton yang terbiasa dengan drama penuh konflik, tempo seperti ini mungkin membutuhkan sedikit penyesuaian. Ceritanya tidak terus-menerus memberikan kejutan atau membuat kita penasaran dengan konflik besar di episode berikutnya.
Drama ini memberi ruang untuk menikmati pemandangan, percakapan, ekspresi karakter, dan cerita kecil yang mungkin terasa sepele jika dilihat sekilas. Visual berbagai tempat di Korea Selatan juga memperkuat kesan bahwa perjalanan dalam drama ini memang dimaksudkan sebagai ruang untuk berhenti sejenak.
Memang, unsur romansanya tidak menjadi bagian yang dominan. Hubungan Yeo Reum dan Yeon Seok berkembang dengan cukup hati-hati sehingga penonton yang mengharapkan chemistry romantis lebih intens mungkin akan merasa kurang puas.
Secara keseluruhan, My Lovely Journey menjadi drama healing yang hangat dan layak ditonton bagi kamu yang sedang membutuhkan tontonan ringan untuk beristirahat sejenak dari cerita yang penuh konflik.