Pepatah mengatakan bahwa menuntut ilmu bisa dilakukan kapan saja, di mana saja, dan juga tak memandang usia. Bahkan, dalam dunia Islam dikenal sebuah kalimat motivasi bagi mereka yang menuntut ilmu, yang berbunyi “tuntutlah ilmu dari bayi hingga mati” atau “tuntutlah ilmu hingga ke liang lahat.”
Pepatah di atas mencerminkan tak adanya batasan waktu dalam belajar. Itulah yang dilakukan oleh Lastri, yang ingin melanjutkan perkuliahan ketika usianya sudah tak muda lagi.
Lastri (diperankan oleh Widyawati) merupakan seorang nenek yang tentu saja usianya sudah tak muda lagi. Namun, meskipun sudah tergolong berusia lanjut, keinginan Lastri untuk menuntut ilmu masih membara.
Oleh sebab itu, pada akhirnya dia memutuskan untuk mendaftar di sebuah perguruan tinggi. Sebagaimana mahasiswa baru di kampus lainnya, Lastri yang diterima untuk berkuliah pun menjalani ospek. Di sinilah semua bermula.
Kejadian-kejadian kocak penuh dengan kesalahpahaman terjadi semenjak awal dirinya masuk. Namun di sinilah Lastri menemukan anak-anak muda yang mengerti kondisinya, dan menjadi teman baik baginya.
Di kampus tersebut, Lastri bertemu dengan Danny (diperankan oleh Morgan Oey), Sarah (diperankan oleh Mikha Tambayong), Erfan (diperankan oleh Umay Shahab), dan Reva (diperankan oleh Sonia Alyssa). Mereka berlima pada akhirnya menjadi dekat dan membentuk sebuah geng, yang sayangnya sering membuat kehebohan di kampus.
Karena kehebohan-kehebohan yang dibuat oleh mereka tersebut, pihak kampus pada akhirnya membuat anak Lastri, Anna (diperankan oleh Karina Suwandi) turut pusing karena sang ibu dinilai ikut-ikutan bandel.
Memang sebuah hal yang beralasan, karena setelah kuliah, Lastri seringkali pulang larut malam, dan juga keluyuran bersama dengan teman-temannya tersebut.
Masalah bertambah runyam ketika Pak Chaerul (diperankan oleh Slamet Rahardjo), dekan fakultas tempat Lastri kuliah menilai bahwa Lastri tak pantas melanjutkan pendidikannya karena berbagai keonaran yang dilakukannya.
Tentu saja hal ini membuat Lastri kecewa. Namun, dengan dibantu teman-temannya, Lastri berusaha untuk membuktikan bahwa Pak Chaerul salah dalam menilai dirinya.
Kira-kira, apa yang akan dilakukan oleh Lastri dan kawan-kawannya ya? Bagi yang ingin mengetahui perjuangan Lastri mempertahankan keinginannya berkuliah, silakan menyaksikan film berjudul Mahasiswi Baru ini ya!
Selain menampilkan berbagai kesulitan para penuntut ilmu yang berusia senja, film ini juga menampilkan berbagai macam karakter anak-anak kampus sebagaimana yang banyak kita lihat di dunia perkuliahan. Jadi, selamat menyaksikan!
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
-
Pelajar Wajib Tahu, Ini 4 Manfaat Belajar dengan Sungguh-sungguh
-
Belajar Bahasa Jepang yang Asik ala Sunwoo The Boyz
-
Doa Sebelum Belajar dan Setelahnya, Agar Ilmu yang Didapat Lebih Berkah
-
4 Hal yang Bisa Kamu Lakukan untuk Menghentikan Kebiasaan Sering Mengeluh
-
3 Tips agar Tidak Bosan di Kelas Waktu Pembelajaran, Bisa Coba Diterapkan!
Entertainment
-
The Record of a Fallen Vampire Tayang 2027, Angkat Konflik Vampir-Damphir
-
Berhenti Sebut Kampungan: Menyoal Arogansi Kota Lewat Kasus Omakase Tepe
-
Dari Slasher hingga Thriller, Ini 8 Film Horor Netflix di Bulan Halloween
-
Kim Hye Yoon Gabung Hwang Minhyun dalam Diskusi Bintangi Iseop's Romance
-
Lee Bo Young dan Kang Tae Oh Bintangi Divorce Investigator Hong Mal Geum
Terkini
-
Saat Minta Maaf Diremehkan: Bahaya Emotional Invalidation dalam Pertemanan
-
Anggaran Perpusnas Dipangkas, tapi Target Literasi Harus Naik: Masuk Akal?
-
Bukan Cuma RGB, Headset Gaming Terbaru iQOO Ini Punya Fitur Mengejutkan
-
Memahami Takdir, Keberanian, dan Kebijakan dalam Novel 'The Alchemist'
-
Review Djamin Setia Selamanya: Saat Kesetiaan Mengalahkan Ego Sendiri