Jejak-jejak peninggalan perang memang selalu menyajikan sebuah sisi mistis yang kuat. Terlebih lagi, bila suatu tempat menjadi titik pusat dari jatuhnya ribuan korban perang, maka tempat tersebut akan terbangun sebuah kepercayaan yang kuat terhadap hal-hal diluar logika. Mau tak mau, setiap kejadian janggal akan selalu dikaitkan dengan kesan mistis yang ada di lingkungan atau tempat yang pada masa lalu menjadi pusat jatuhnya para korban perang. seperti halnya dengan yang dialami oleh Do Woo, dalam film terbaru produksi Korea Selatan berjudul Drown.
Dikisahkan, Do Woo (diperankan oleh Lee Joong Ok) adalah seorang lelaki yang menjadi pengelola sebuah motel tua dengan pemandangan yang lumayan mengesankan. Salah satu sisi menarik dari motel yang dikelola oleh Do Woo adalah bangunan tersebut terletak persis bersebelahan dengan danau yang asri. Namun, satu sisi kelam dari danau tersebut adalah, di dasarnya terdapat ribuan sisa korban perang Korea, sehingga memunculkan berbagai mitos dan juga kesan mistis. Selain mengelola motel, Do Woo juga merawat sang ibu yang menderita demensia.
Konflik dalam film ini mulai terjadi ketika suatu hari, pada musim dingin, sang ibu hilang tanpa jejak. Tentu saja hal tersebut membuat Do Woo kebingungan bukan main. Dan dibantu oleh orang-orang yang yang baik hati, Do Woo mencari keberadaan sang ibu hingga ke berbagai tempat. Namun sayangnya, usaha tersebut tak membuahkan hasil. Belum hilang rasa bingung yang dialami oleh Do Woo, seekor anjing kecul yang lucu muncul, seolah menggantikan keberadaan sang ibu.
Ketika keberadaan sang ibu tak kunjung juga ditemukan, muncul berbagai desas-desus yang berkaitan dengan nasib sang ibu. Bahkan, beberapa orang mencurigai bahwa sang ibu mungkin telah dibunuh oleh Do Woo. Tentu saja hal tersebut membuat Do Woo meragukan dirinya sendiri, dan mulai terbebani secara psikologis. Terlebih lagi ketika dirinya tak mampu mengingat apapun dengan kejadian yang berkaitan dengan sang ibu di hari ketika dia menghilang.
Sebuah film yang menyajikan sebuah drama psikologi tersaji di film yang rilis pada tahun 2022 ini. selain menyajikan misteri hilangnya sang ibu, film ini juga dibumbui dengan berbagai misteri lain yang pasti akan membuat teman-teman turut berfikir, apa yang sebenarnya terjadi dalam motel tersebut. Terlebih lagi, sutradara Drown, Lim Sang Su juga menyatakan bahwa film garapannya ini mengaitkan antara daya Tarik motel dengan keinginan bunuh diri, tokoh-tokoh asing yang berkeliaran, dan juga horror yang mengejutkan. Nah lho, penasaran dengan film Drown ini? Kita tunggu bersama ya teman-teman pecinta film!
Baca Juga
-
Piala Asia U-17 Matchday 1: Pasukan Garuda Muda Berjaya di Tengah Raihan Minor Wakil ASEAN
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Kembali Gendong Marwah Persepakbolaan Asia Tenggara
-
Timnas Indonesia, Gelaran Piala Asia dan Bulan April yang Selalu Memihak Pasukan Garuda
-
4 Skema Warisan STY di Timnas U-17 yang Sukses Jungkalkan Korea Selatan, Apa Saja?
-
Piala Asia U-17: Ketika Anak-Anak Garuda Tak Sengaja Permalukan Pundit Sepak Bola Senior
Artikel Terkait
-
Makin Menua, Potret Jackie Chan di Film Karate Kid: Legends Tuai Sorotan
-
Sinopsis Film 'Virus', Bae Doona Terjangkit Virus yang Bikin Jatuh Cinta
-
Film Tron: Ares - Saat Dunia Digital Bersanding dengan Dunia Nyata
-
Review Film Holland: Misteri yang Gagal Mengembang dan Meledak
-
Maknanya Cukup Dalam, Nino RAN Ternyata Pikirkan Almarhum Ayah Saat Garap Soundtrack Film Jumbo
Entertainment
-
Bangkit dari Kematian, 4 Karakter Anime Ini Jadi Sosok yang Tak Tertandingi
-
Sinopsis Film 'Virus', Bae Doona Terjangkit Virus yang Bikin Jatuh Cinta
-
5 Rekomendasi Anime tentang Karakter Biasa yang Mendadak Jadi Sekuat Dewa
-
Film Tron: Ares - Saat Dunia Digital Bersanding dengan Dunia Nyata
-
4 Drama dan Film China Garapan Sutradara Guo Jingming, Semuanya Booming!
Terkini
-
Timnas Indonesia Disokong Mentalitas 'Anti Banting', Siap Jaya di Piala Asia U-17?
-
Menang 0-1 Atas Korea Selatan, Jadi Modal Penting Bagi Timnas Indonesia U-17
-
Review Pulse: Series Medis Netflix yang Tegang, Seksi, dan Penuh Letupan
-
Tuhan Selalu Ada Bersama Kita dalam Buku "You Are Not Alone"
-
Women in STEM, Mengapa Tidak?